
Fadil melihat jam ditangannya sudah jam satu, waktunya Adit pulang, Fadil menelpon supir agar tidak perlu menjemput Adit, nanti ia yang akan menjemput nya...
Fadil kembali ke ruangan, sudah tidak ada sarah, ia mengambil kunci mobilnya dan langsung menuju ke sekolah Adit, ia akan pulang, ia akan memperbaiki hubungan nya dengan yeni, akhir akhir ini yeni memang banyak berubah, yeni saat awal ia keluar dari rumah sakit nampak lengket terus dan manja padanya namun kemarin Fadil melihat yeni mulai mengikis jarak dengan nya.....
sampai disekolah Adit langsung masuk kedalam mobil, ia sangat senang bisa dijemput papanya, mereka langsung menuju kerumah, sampai dirumah, Fadil dan meminta Adit agar segera ganti baju dan istrahat..
sedangkan Fadil langsung berlari menuju kamar, ia yakin jika disana ada yeni, namun saat masuk kedalam kamar, kamarnya kosong tidak ada orang, fadil berjalan ke arah balkon tapi juga kosong, tak sengaja mata Fadil mengarah ke taman samping rumah, disana ia melihat yeni duduk.......
Fadil langsung berlari turun dan berjalan menuju ke taman, dilihatnya yeni duduk digazebo tempat bersantai jika lagi dirumah, ia perlahan mendekat dan melihat yeni yang sedang melihat poto pernikahan mereka dulu lewat galeri HP nya.....
Fadil berdiri tepat dibelakang yeni duduk..
"assalamu'alaikum...... " salam Fadil
"wa'alaikumussalam.eh mas kok ada disini, bukan nya belum jam pulang kantor ya...? jawab yeni
fadil mendekat lalu dipeluk la tubuh yeni yang terlihat tegar, namun Fadil tau jika hatinya menangis....
" maaf kan aku yen.. jika sikapku menyakiti mu. Dan kamu lihat dikantor tadi itu tidak seperti yang kamu pikirkan, aku dan sarah hanya makan siang bersama, sarah datang membawa makan siang, sekaligus mengucapkan selamat karena sudah kembali menjadi ceo.aku tidak bisa menolaknya karena ia sudah membeli makanan terlebih dahulu baru ke ruangan aku... "terang Fadil.
yeni melepaskan pelukan nya dan tersenyum.
" Kenapa minta maaf mas, aku nggak marah atau apa lah itu mas, itu hak mas, tugasku hanya mempercayai mas. Karena aku tidak ingin dimasa depan nanti aku mengulang kesalahan yang sama, yaitu menyiksa suami ku sendiri. Tentang sikap mas yang dingin sama aku, aku berusaha menerima itu, mungkin itu karma bagiku. Mulai sekarang aku nggak akan mepet-mepet terus sama mas, aku akan berusaha bersikap sebagaimana yang bisa membuat mas merasa nyaman ada disekitar aku... "ucap yeni lirih.
Fadil diam menunduk,dia bukan tidak nyaman dengan sikap yeni, tapi ia hanya merasa canggung, setelah lima tahun hubungan mereka renggang, lalu tiba-tiba membaik kembali, jujur Fadil merasa harus mengulang pengenalan mereka satu sama lain kembali......
" Aku masuk dulu ya mas... "ucap yeni
" ah iya yen.... "Fadil
yeni tersenyum getir, bahkan panggilan sayang tidak lagi yeni dengar, Fadil sekarang memanggil ia dengan sebutan nama bukan lagi sebutan sayang....
__ADS_1
yeni masuk dan berjalan menuju ke ruang tengah disana ada Adit, Fadil juga menyusul kesana..
" Hai sayang lagi apa....? tanya yeni
"lagi main mah... " Adit
"mau nggak main sama mama? yeni
" nggak ah, adit mau main sama papa aja deh, lebih asik main sama papa... "Adit
" ummmm ya uda" yeni
Fadil sedikit bingung, harus bagaimana, Fadil ingin mengajak yeni untuk main bersama saja, tapi Fadil tidak berani...
saat mereka berdua berlalu menuju ke teras yeni langsung mbanting tubuhnya ke sofa. "kenapa mereka semua menghindari ku" batin yeni. yeni terisak ia merasa ke sekian tak ada teman curhat, teman bercerita.......
Sedangkan di pelosok desa, zahidah dan reza sedang bersantai di warung nya, karena sudah tidak ada pelanggan lagi, saat mereka berdua tengah asik bersendau gurau, ada beberapa orang yang datang,semua menggunkan pakaian serba hitam dan menggunakan topi serta masker hitam...
"Mohon maaf Pak, mau pesan apa...? tanya zahidah saat mereka semua sudah duduk..
" za... ini aku... "Reyhan
" tu... tu. an Reyhan...... "zahidah
" ia ini aku Reyhan... "
zahidah langsung melepaskan pelukan nya dan mengikis jarak diantara mereka
"tuan mau apa kemari....?
" mau jemput kamu sama anak kita.. "
__ADS_1
"anak kita.... ?
" iya za anak kita... "
"maaf tuan kita tidak punya anak bersama, saya menang memiliki anak, tapi ia tidak punya bapak... " jawab zahidah terisak.
"maafkan saya zahidah, saya sudah tau semua kebenarannya, saya sudah tau jika kamu hanya difitnah... "
"baru tau kata tuan, lalu selama ini yang saya jelaskan apa, tuang anggap apa.. " teriak zahidah emosi.
"maaf kan saya... "
"kenapa baru sekarang, kemana tuan selama ini, setelah saya dan anak saya mulai tenang hidup di sini, kenapa anda harus datang mengganggu hidup kami
.. " zahidah
"saya datang karena saya ingin memperbaiki kesalahan saya, saya berjanji setelah ini saya akan menggantikan rasa sakit itu dengan kebahagiaan. aku mohon za beri saya kesempatan, ayah sudah meninggal satu bulan yang lalu, ayah yang menemukan bukti bukti kebenaran kalian, setelah itu ayah sakit keras karena terus memikirkan kamu dan husna serta cucunya yang ia telantar kan..."
"apa ayah sudah meninggal.. innalillahi wa inna ilaihi rojiun"
"ia ayah meninggal karena kami sudah mencari kamu sama husna tapi tidak ketemu, akhirnya ayah jatuh sakit, dan pesan terakhir ayah adalah harus mencari kalian dan membawah kalian kembali kerumah, jika tidak ayah tidak akan tenang.. "
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.