
Hujan yang mulai turun tidak membuat yeni pergi dari taman itu, ia tetap duduk di kursi
menangis sekencang kencang nya, ia mengeluarkan semua rasa sesak didadanya, hari ini hatinya hancur, ia terluka suaminya membentak dirinya "apa ini karna untuk ya Allah" Teriak yeni...
sedangkan di pintu masuk taman ada fadil yang berdiri, ia seperti tertampar mendengar semua ocehan istrinya, ia telah begitu dalam menyakiti istrinya itu, seketika semua perlakuan dan sikap dingin nya pada istrinya kembali berputar dalam pikiran fadil....
ternyata selama ini, istrinya menderita, ternyata istrinya merindukan perhatian dan belaiannya, tapi selama ini ia seperti orang bodoh yang tidak peka, mana ketika yeni memeluknya, ia mala melepas pelukan itu....
yeni duduk menangis dengan posisi memeluk lututnya, ia tak menyangka rumah tangga yang ia perjuangan kan beberapa bulan ini akan berakhir, ia berusaha bersikap biasa agar bisa membuat fadil nyaman dan betah dirumah ternyata hanya sia-sia....
"sayang...... " panggil fadil
yeni seketika membeku ditempat, ia tak berani menatap orang yang telah menyapanya....
"apa aku mimpi, apa aku menghayal" batin yeni
"maaf..... " fadil
yeni kembali dibuat membisu, betul ka orang yang berdiri didepan nya ini adalah suaminya....
tapi bagaimana mungkin, bukan dia telah pergi meninggalkan yeni...
fadil yang melihat yeni diam, langsung berjongkok dan memeluk yeni dengan erat.
"maafin mas sayang..... " fadil
yeni memilih diam, ia enggan membalas pelukan fadil. Sedangkan fadil yang tidak mendapatkan respon dari yeni berulang kali mengucap kata maaf...
fadil membawah yeni masuk kedalam mobil lalu membawanya pulang kerumah, sampai disana semua orang sudah tidur, fadil mengangkat yeni yang juga tertidur
ia mengganti pakaian yeni lalu membaringkan yeni diatas kasur, setelah itu fadil mengganti pakaiannya dengan baju tidur lalu ikut naik ke atas kasur dan tidur memeluk yeni....
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Ke esokan harinya, zahidah bangun dan memasak sarapan didapur, setelah masak ia masuk ke dalam kamar reza, reza masih nyenyak tidurnya, zahidah membangunkan nya lalu menyuruh nya mandi.....
setelah mandi, mereka berdua makan dimeja makan dengan tenang, hari ini reza tidak sekolah karena hari minggu, setelah sarapan zahidah dan reza duduk di teras rumah, zahidah duduk menemani reza bermain.....
sekitar satu jam mereka main di teras, Tiba-tiba ada mobil putih dan hitam masuk kedalam halaman rumah...
turun lah mama yeni dan keluarga mas reyhan yang lainnya, zahidah yang melihat itu langsung berdiri dan meyambut mereka dengan mempersilahkan mereka masuk kedalam.....
setelah mereka duduk disofa, zahidah meminta bibi untuk membuatkan mereka minum, lalu zahidah dan reza ikut duduk disofa...
" Kami datang kemari ingin berbicara dengan kamu za'... " jawab mama yeni
"mau bicara apa ya..?
" Sebelum nya kamu pasti sudah tau bagaimana bencinya kami padamu, bagaimana kami menghina dan mencacimu, tapi kami melakukan itu semua bukan tanpa alasan, dan kami juga datang kemari karena sebuah alasan, ya itu kami semua ingin minta maaf sama kamu dan reza, kami ingin memperbaiki kesalahan kami, maka dari itu kami datang kemari.Jika berkenan maafkan kami... "ucap mama yeni dengan mata berkaca-kaca mewakili yang lainnya
zahidah tersenyum " Saya sudah memaafkan tante dan yang lainnya, jauh sebelum tante dan yang lain meminta maaf... "
mama yeni yang mendengar Jawaban zahidah tidak dapat membendung air matanya, ia berdiri dan memeluk zahidah...
"Terima kasih telah mengajar kami banyak hal.... "
sepupu Reyhan yang lain ikut memeluk zahidah...
__ADS_1
setelah saling memaafkan, mereka kembali pamit pulang, zahidah mengantar mereka ke depan, setelah mereka keluar dari gerbang, zahidah kembali masuk kedalam rumah dan bersiap untuk sholat dzuhur...
mereka berdua sholat dzuhur bersama, setelah sholat zahidah dan reza makan berdua dimeja makan, setelah makan reza langsung masuk kedalam kamarnya, begitu juga dengan zahidah...
zahidah yang sedang berbaring di atas kasur langsung bangun saat mendengar suara nada dering HP nya berbunyi
zahidah melihat panggilan dari nomor yang tidak dikenal, zahidah mengangkat nya dan tersenyum saat orang disana memperkenalkan dirinya
orang yang menelpon adalah teman lama zahidah dikampung yang bernama arif, zahidah tidak menyangka jika arif juga berada di kota yang sama dengan zahidah..
lama mereka berbincang, hingga akhirnya zahidah mengakhiri pembicaraan mereka di telpon...
zahidah tidur siang, setelah masuk waktu sholat ashar, zahidah dan reza bangun, mereka kembali sholat berjamaah, setelah sholat zahidah mengajak reza untuk kesalah satu kafe yang akan zahidah tempati bertemu dengan arif, ya arif tadi mengajak zahidah ketemuan disalah satu kafe....
arif adalah teman lama zahidah dikampung dulu, arif menyukai zahidah dari zahidah duduk di bangku smk dulu, tapi zahidah tidak pernah membalas perasaan cinta arif, karena zahidah tidak perna mau berpacaran, hingga saat lulus SMA arif dibawah orang tuanya ke kota untuk melanjutkan pendidikannya di bangku perkuliahan.....
hingga sampai saat ini, arif masih menyukai zahidah, beberapa tahun yang lalu, arif sempat kecewa karena zahidah telah menikah dengan laki-laki lain, tapi beberapa hari yang lalu ia mendapat kabar, jika zahidah dan suaminya sedang ribut, bahkan mungkin akan bercerai, kesempatan ini dimanfaatkan arif untuk mendekati zahidah, ia akan membuat zahidah merasa nyaman berada di samping nya, agar nanti zahidah mengajukan permohonan cerai pada Reyhan, sebagai yang dijanjikan Reyhan, jika ia akan menceraikan zahidah apa bila zahidah telah menemukan orang yang bisa membuat nya nyaman, dan pasti nya atas permintaan zahidah sendiri juga....
setelah sampai di kafe zahidah langsung masuk, ia tersenyum melihat arif yang sudah duduk di salah satu meja yang letaknya di bagian paling pojok...
zahidah berjalan kemeja itu dan mengucapkan salam, arif menjawab salam zahidah dan reza dengan tersenyum, arif semakin takjub dengan zahidah yang terlihat lebih cantik dari yang dulunya...
ia semakin bersemangat untuk merebut zahidah dari suaminya, ia akan berusaha membuat zahidah jatuh cinta padanya....
.
.
.
.
.
__ADS_1
.