Kisah Zahidah

Kisah Zahidah
60.....


__ADS_3

Sepuluh bulan kemudian.....


saat ini rayhan dan zahidah telah menempati rumah mereka yang sudah selesai proses pembangunan nya.....


Dalam rumah telah terisi semua dari peralatan sampai ke hal-hal lainnya. zahidah dan rayhan tinggal pindah dan menempati rumah baru itu, tanpa harus susah payah memindahkan peralatan mereka dari apartemen, mereka hanya membawah pakaian mereka saja.....


satu minggu dirumah itu. zahidah berniat untuk pulang kampung, menjemput ibu untuk datang kerumah jika ibu mau..


Rupanya setelah menyampaikan niatnya itu pada rayhan, rayhan juga ingin ikut dan mengambil cuti selama beberapa hari...


ke esokan harinya...


Bunda setelah sholat subuh langsung berangkat ke rumah rayhan bersama ayah, bunda membawah beberapa masakannya untuk bekal rayhan dan zahidah dijalan nanti...


rayhan dan zahidah, setelah sholat subuh zahidah langsung menyiapkan sarapan, tapi sebelum menyiapkan sarapan bunda sudah datang dan melarang zahidah untuk memasak karena sudah ada masakan bunda yang di bawah dari rumah....


zahidah langsung kekamar dan menyuruh rayhan untuk ke bawah menemani ayah dan bunda yang sudah datang.


zahidah menyiapkan semua pakaian dan kebutuhan yang akan mereka bawah. zahidah sengaja tidak memberitahu ibu dan ayah kalau dia akan kekampung bersama rayhan...


setelah semuanya selesai. bunda manggil mereka untuk sarapan bersama, dengan masakan bunda..


"kalian berapa lama di kampung...... (bunda)

__ADS_1


" sebentar aja bund. cumn mau jemput ibu aja siapa tau mau ikut kesini.... (zahidah)


"wah.... Mudah-mudahan berhasil ya bawah ibu kesini... "


"iya bund.... "


setelah sarapan mereka siap-siap untuk berangkat, saat zahidah sementara mandi, rayhan menyalakan mobil dan memanaskan mesinnya, bunda membersihkan ruang dapur..


setelah itu zahidah dan rayhan pamit pada bunda dan ayah. Bunda titip sesuatu untuk ibu yang ada dalam boks entah apa isinya..


setelah mereka pergi, bunda kembali pamit pada pak satpam yang ditugaskan kan rayhan menjaga rumahnya selama iya pergi...


setelah menempuh perjalanan sekitar 12 jam, kini mereka sampai di samarinda. rayhan terlebih dahulu menitipkan mobilnya pada temannya yang ada di kota samarinda, karena setelah ini mereka akan naik pesawat.


pesawat mereka lepas landas jam 10 pagi. karena masih ada waktu, mereka berdua mencari tempat makan terlebih dahulu. karena mereka belum sarapan.


sekitar jam sepuluh, mereka lepas landas menuju ke kota makassar. sekitar jam 12 mereka mendarat di bandara makassar. Karena bis yang akan mereka tumpangi nanti berangkat malam, mereka berdua menitipkan barangnya ke sopir bus dan setelah itu mereka jalan-jalan sekitar kota makassar. sekalian membeli kan oleh-oleh untuk keluarga dikampung..


setelah makan malam disalah satu restoran, mereka berdua lanjut ke tempat bus tadi. sekitar jam 9 malam, bus berangkat. sebelum berangkat mereka membaca do'a terlebih dahulu, setelah itu mereka menduduki kursi sesuai dengan nomor tiket masing-masing...


mungkin karena kelelahan rayhan dan zahidah langsung tidur. banyak penumpang lain yang tersenyum melihat mereka, yang sudah tidur tapi tangan mereka tetap berpegangan, mungkin takut dipisahkan...


tepat jam 8 pagi mereka sampai dikota palopo, kota idaman, kota yang selalu dirindukan zahidah, kota yang damai, asri dan pastinya penduduk nya ramah.

__ADS_1


sebelum lanjut ke bastem mereka terlebih dahulu sarapan di salah satu warung langganan zahidah dulu.....


setelah makan mereka duduk istrahat sebentar, mobil jemputan mereka juga belum sampai....


sekita tiga puluh menit mereka menunggu, akhirnya mobil jemputan datang. mobil yang juga dulu menjemput zahidah saat pertama kali pulang kampung..


setelah semua barang sudah tersusun dimobil, mereka langsung berangkat..


tak hentinya zahidah tersenyum memikirkan bagaimana nanti reaksi ibu dan bapak saat ia sampai nanti...


tepat jam sebelas siang mereka sampai, warga yang melihat mobil datang, bertanya-tanya siapa gerangan yang datang. ibu yang duduk di teras memberi makan ayamnya juga nampak heran melihat mobil yang masuk ke halaman rumah..


ibu berdiri menyambut sopir, yang tak lain adalah keponakan ini juga..


tidak lama kemudian zahidah dan rayhan turun juga. nampak. ini tersenyum bahagia melihat zahidah dan rayhan yang datang..


"assalamu'alaikum bu'.....


" wa'alaikumussalam... "


"ibu apa kabar....?


" seperti yang kamu lihat..

__ADS_1


zahidah memeluk ibunya,. melepaskan rindu yang begitu besar terhadap orang tuanya...


__ADS_2