
rayhan dan zahidah duduk di ruang TV sambil nonton TV. tidak lama kemudian ibu tengah datang membawa teh dan cemilan yang mereka buat tadi pagi....
rayhan melahap cemilan itu, karena mungkin cocok dengan lidahnya...
"enak ya kak.... ?
" iya za...... "
ibu tengah tersenyum melihat rayhan.
"kalian kapan datang....?
" kemarin bu'..... "
"terus rencana kembali kapan....?
" seperti nya besok. mama sama ibu pertama mau aku bawah, ibu kalau mau ikut bisa juga.... "
"ibu nggak bisa. kalau ikut, siapa yang akan mengurus kaka kakamu. mereka Laki-laki mana tau masak dan memgurus rumah. kasihan mereka habis dari sawah dan kebun harus masak lagi... "
"oh iya ya bu'. kami mau bawah ibu pertama untuk berobat. Mudah-mudahan berhasil... "
"aamiin.... "
sekitar satu jam ngobrol. zahidah dan rayhan pamit pulang.....
"kak singgah diwarung ya kalau ada..."
"mau beli apa...?
" sayur sama yang lain, buat persiapan ayah selama beberapa hari ditinggal sama mama... "
"oh iya..... "
tidak lama kemudian mereka mendapatkan warung besar yang menjual banyak bahan pokok, seperti sayur, beras, daging..
zahidah membeli beberapa sayur, daging dan ikan. tidak lupa membeli yang lain seperti beras, minyak, sabun cuci...
setelah semua cukup, mereka kembali melanjutkan perjalanan pulang kerumah...
sampai dirumah ternyata ada kak Winda dan kak burhan...
"assalamu'alaikum salam mereka berdua.. "
"wa'alaikumussalam..... jawab kak Winda bersama ayah dan ibu.. "
"kalian dari mana....? kak Winda
" dari rumah ibu.... "
"oh.itu bawah apa...?
" sayuran kak buat persiapan bapak... "
"oh.... "
__ADS_1
zahidah dan rayhan pamit masuk ke kamar untuk bersih-bersih.
Rayhan mandi sementara zahidah menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya rayhan..
sekitar tiga puluh menit, rayhan keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit dibagian perutnya..
setelah itu gantian zahidah yang mandi. setelah memakai pakaiannya, rayhan keluar dan ikut duduk di teras rumah bersama yang lain....
mereka di teras bercerita sampai waktu magrib tiba. kak Winda masuk dan memasak didapur, sementara yang lainnya ke mesjid untuk sholat berjamaah. kebetulan kak Winda lagi kedatangan tamu bulanan jadi nggak ikut sholat
Dan selama mama di kota, kak Winda yang akan tinggal bersama ayah dan kak burhan. Zahidah senang mendengar kabar itu dan berterima kasih pada kak Winda dan kak burhan...
habis dari mesjid, kini mereka sedang kumpul di dapur untuk makan malam bersama....
tidak lama kemudian adzan isya berkumandang. mereka segera menuju ke depan untuk sholat berjama di mesjid.....
sekita tiga puluh menit mereka sholat berjama dan berzikir, lalu para jamaah kembali kerumah masing-masing. Sampai dirumah zahidah langsung menyiapkan pakaiannya ke dalam koper. setelah selesai, zahidah keluar dari kamar dan menuju ke kamar ibu untuk membantu ibu packing bajunya....
"ibu nggak usah bawah baju banyak ya, nanti zahidah belikan ibu gamis disana, dua atau tiga helai saja gamisnya di bawah ya bu'..... "
"hemmm yang punya banyak uang.... jawab ibu sambil menggoda anaknya...
" ha.. ha.. ha.. ha.. bukan anak ibu, tapi tepatnya menanti mama... "
ibu geleng-geleng kepala sambil tersenyum melihat zahidah....
"semuanya uda selesai, ada lagi yang ingin mama bawah... ?
" itu Al-Qur'an mama sama tasbih dimasukin juga.....!
"nggak usa ma' dirumah ada tasbih sama Al-Qur'an zahidah.... "
"oOo Gitu...... "
Bapak masuk kekamar melihat istri dan anaknya yang sedang sibuk packing baju untuk besok....
"pak tolong telpon kak ana, suruh packing sekarang, besok kita berangkat pagi, karena masih singgah di pondok jenguk azkia.... "
"HP bapak lobet, masih sementara isi daya.."
"pake HP zahidah pak.... "
"HP kamu mana....?
" didepan, dimeja TV.... "
bapak ke meja depan mengambil HP zahidah. lalu kembali masuk ke kamar..
"ini gimana cara pakainya za....?
" bapak minta tolong kak Winda, Tiba-tiba kak Winda ikut masuk kekamar
"ada pak, za....?
" itu kak tolong sambungin telepon dulu ke kak ana... "
__ADS_1
kak Winda kemudian mengambil HP ku dan menelpon kak ana. setelah ada jawaban dari sana, kak Winda menyerah kan HPnya ke bapak, dan bapak bicara sama kak ana..
"Kamu mau bawah ibu pertama juga za..... (kak Winda)
" iya.. kak rayhan mau membawah ibu kesana untuk berobat... "
"ummm... semoga berhasil za... biar ibu bisa sembuh... "
"aamiin, kemarin juga aku ajak ibu tengah. Tapi katanya nggak bisa, karena nggak ada yang urus kaka Laki-laki dirumah, karena kak Winda disini jaga bapak.... "
"lebih baik bergantian mereka pergi nya za.. bukan apa, mereka sudah tua, takut nanti jika ada apa-apa dijalan kamu nggak bisa urus mereka sekaligus kan, apa lagi kamu cuman berdua suami kamu.... "
"iya juga ya kak. zahidah nggak ada pemikiran ke sana... "
"iya dek..... "
"kak burhan mana.....?
" itu lagi tadarrus dikamar depan.. "
"ummm... kaka kapan nikah, masa keduluan sama zahidah... "
"ha.. ha.. ha.... siapa yang mau sama kaka dek.... "
"ada pasti kak.... "
kak Winda merasa minder dengan penampilan nya yang walau penampilan nya sama seperti zahidah, menggunkan gamis dan hijab, tapi kulit zahidah lebih terawat dari pada kak winda. Tapi kak Winda memiliki kecantikan kulit yang alami, walaupun tidak dirawat, namun kulit kak Winda tetap putih dan mulus.....
"tempo hari saat zahidah menikah dengan rayhan, ada salah satu sepupu rayhan yang datang, zahidah melihat jika kaka sepupunya itu sering kali diam-diam memperhatikan kak Winda.. saat zahidah bertanya, kaka sepupunya itu hanya tersenyum. mungkin nanti jika tiba di kota, zahidah akan memperjelas perasan kaka sepupu dari suaminya itu pada kak Winda....
setelah semua selesai, mereka masuk ke kamar masing-masing untuk istrahat..
zahidah masuk ke kamar dan melihat rayhan yang sudah tertidur di atas kasur..zahidah tersenyum melihtat hal itu. sebelum masuk kekamar mandi, zahidah terlebih dahulu mengecup kening rayhan....
setelah bersih-bersih. zahidah duduk di depan meja rias nya menggunakan lotion malamnya, agar kulitnya tetap terawat..
setelah itu, zahidah merangkak naik. ke atas kasur, takut gerakannya membangun kan rayhan. zahidah tidur dengan terlentang memandang langit-langit kamarnya. Tiba-tiba sebuah tangan kekar melingkar di perut nya...
zahidah menatap tangan itu dan tersenyum melihat suaminya itu, jika saja tadi tangan suaminya itu tidak mendapat tubuh zahidah, ia akan terbangun dan mencari istrinya. ya selama menikah itu ada kebiasaan baru rayhan yang tidur sambil memeluk istrinya, sadar atau tidak, tangan rayhan akan selalu bergerak mencari tubuh istrinya jika malam untuk dipeluk....
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
"maaf jika banyak kekurangan, karena ini pemula, masih belajar. Tolong jika tidak suka, tinggal kan saja, jangan di hujat karya saya.... 🥲🙏..... "