
proses pencarian zahidah dan husna terus dilakukan oleh orang suruhan Reyhan, orang suruhan Reyhan menemukan data data husna yang tinggal di kota X dan kuliah disana, namun saat mereka kesana pihak kampus mengatakan jika husna telah lulus tahun ini, yang artinya husna sudah tidak kuliah lagi.........
.
.
.
.
.
Husna sekarang tinggal di salah satu desa terpencil, ia diutus oleh Yayasan Pendidikan untuk mengajar disana, karena tenaga kerja pengajar disana berkurang....
Husna mengajar dimata pelajaran agama, meskipun husna lulusan jurusan bisnis ia tetap bisa mengajar materi agama karena ia juga lulusan pesantren dulu......
Husna menjalani hari-harinya tanpa keluarga. alhamdulillah kampung yang kini menjadi tempat tinggal husna tidak terlalu jauh dari kota, sehingga memudahkan husna jika ingin kekota, beberapa waktu ini husna menjenguk ayah, meski ia tidak bertemu langsung, tapi husna sudah bahagia bisa melihat ayah dan bunda juga kak Reyhan dari jauh, tapi ia juga sedih melihat ayah yang sakit....
ingin sekali rasanya husna masuk kedalam ruangan ayah, memeluk tubuh yang lemah itu, namun ia tidak berani, yang terpenting ia sudah bisa melihat ayah, bunda dan kak Reyhan....
.
.
.
.
.
Sedangkan di kampung lain, reza sudah masuk sekolah Dasar (SD). alhamdulillah sekolah reza ada didepan rumah yang kini ia dan mamanya tempati tinggal, dengan modal sisa tabungannya, zahidah membuka warung didepan sekolah, yang tempatnya juga pas dipinggir jalan, jadi bukan hanya masyarakat sekita yang makan di warung nya, tapi juga orang yang berkendara juga yang lewat istrahat sekaligus makan diwarung zahidah, atau sekedar ngopi........
Reza sangat bahagia karena teman temannya menerima dirinya apa adanya, masyarakat juga menerima zahidah dengan tangan terbuka, rumah yang ditempati zahidah sekarang merupakan rumah salah satu warga yang sudah pindah ke kota. Kini zahidah sibuk melayani pembeli, karena warung zahidah merupakan warung satu-satunya di kampung itu, selain warga, anak sekolah juga jajan disana,.......
__ADS_1
saat sedang sibuk melayani pembeli, salah satu anak remaja cewek datang membantu zahidah melayani pembeli yang cukup ramai.zahidah tersenyum bahagia.....
setelah menjelang sore warung tutup, zahidah berterima kasih pada anak remaja itu, ternyata namanya santi, ia ingin bekerja membantu zahidah karena dirumah ia suntuk tidak ada kerjaan.,..
zahidah menerima nya, dan akan diberi upa sesuai dengan keuntungan warung. setelah reza pulang, zahidah langsung masuk kedalam rumah membawakan makan siang untuk Reza,.......
.
.
.
.
.
.
Dirumah sakit, kondisi ayah semakin parah, karena dibebani juga oleh pikiran nya, ayah terus saja memikirkan nasib husna diluar sana dan memikirkan zahidah bersama cucunya reza yang tidak ia akui......
Bunda menangis histeri karena ayah sudah memejamkan matanya, ayah sudah tidak sadar "ayah bangun, ayah jangan tinggalkan bunda sendirian, bunda mohon ayah bangun... " ucap bunda menangis..
begitu juga dengan Reyhan dan yang lainnya mereka berpelukan menangis saat dokter mengatakan jika ayah sudah meninggal........
"ayaaaaaa.... h" teriak Reyhan, Reyhan mengguncang tubuh ayah yang sudah kamu"ayah Reyhan kenapa tega meninggalkan aku dan bunda.. "isak Reyhan.....
Bunda duduk di lantai bersandar pada dinding dan menangis histeris
" ayah kenapa ingkar janji, ayah sudah berjanji akan terus bersama bunda, dan tidak akan pernah meninggalkan bunda, kita akan mati bersama" isak bunda
mama yeni menggelengkan Kepala memeluk bunda.
"Jangan berbicara seperti itu kak, aku yakin ayah tidak akan pergi dengan tenang jika bunda begini, ikhlas bunda, semua manusia akan mengalami kematian, kita hanya menunggu giliran kita" ucap mama yeni memeluk bunda....
__ADS_1
setelah semua tenang, Reyhan menelpon asisten rumah tangga untuk mempersiapkan semuanya dirumah, setelah jenazahnya dimandikan, jazad ayah langsung dibawah kerumah utama, disana sudah ramai orang yang menanti, banyak yang datang berbelasungkawa, karena bagaimana pun ayah adalah sosok yang dihormati oleh masyarakat, sosok malaikat bagi masyarakat kecil, sosok yang selalu menolong orang orang susah.....
patner bisnis dari berbagai kota juga turut hadir berduka, setelah semua keluarga berkumpul, sebelum dikuburkan akan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan seperti pembacaan ayat suci Al-Quran dan tausyiah dari pak ustadz...
setelah kegiatan itu selesai, jazad ayah diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya, bunda terus saja terisak dalam pelukan makan yeni, sedangkan Reyhan ia berusaha tegar saat tangannya memegang jazad ayah untuk dimasukkan ke dalam lubang tanah. saat jazad ayah sudah dikubur, Reyhan memejamkan matanya menahan tangisnya didepan bunda, ia tidak ingin terlihat rapuh didepan sang bunda yang masih bergetar karena kepergian suami tercinta nya....
dibarisan belakang nampak seorang wanita bercadar berdiri dengan menahan tangis, ia berusaha tegar untuk berdiri, ia tidak ingin lemah, karena jika ia lemah dan menangis penyamaran nnya akan terbongkar, ia adalah husna, ia sangat ingin memeluk bunda dan kak Reyhan tapi apa daya ia tidak berani, ia memilih diam memandang kuburan ayah, dari pada jika membongkar penyamaran ia pasti akak di usir dari sana, pikir husna......
Bunda yang melihat wanita bercadar yang masih tinggal setelah semua orang pergi berdiri dan bertanya siapa ia sebenarnya "kamu siapa...? " tanya bunda
"eh maaf tante, saya hanya warga biasa yang pernah ditolong sama almarhum" jawab husna bohong...
"bunda mengangguk
husna berjalan mendekat ke bunda dan memeluk bunda dengan erat " saya turut berdukacita tante, almarhum orang yang baik, insha Allah ia golongan orang yang soleh... "ucap husna
sedangkan bunda yang dipeluk, terpaku, ia seperti pernah merasakan pelukan itu, pelukan ini tidak asing batin bunda....
" aamiin, Terima kasih do'anya nak" jawab bunda membalas pelukan itu.....
sedangkan yeni yang memperhatikannya dari tadi mendekat
"kamu husna kan....? tanya yeni, karena yeni sedari tadi memperhatikan matanya..
" eh maaf kak, saya bukan husna, dan saya tidak tahu siapa itu husna" jawab husna dusta...
"tapi kok mata kamu mirip ya...? " ucap yeni
"mungkin hanya kebetulan kak, kalau begitu saya pamit dulu tante kaka semua...
setelah husna pergi, bunda merasa seperti memeluk putrinya husna, tapi bunda tepis jika itu bukan husna....
.
__ADS_1
.
.