KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 168


__ADS_3

Karena sudah 2 Hari Sandy tidak keluar dari rumah, Sandy berniat ingin sholat berjamaah di masjid dan menemui Ustad Malik. Sandy keluar dari kamar nya , setelah sampai di pintu Sandy melihat Amplop berwarna putih di bawah pintu. Lalu Sandy mengambil nya.


" Dari siapa surat ini " Tanya Sandy berbicara sendiri.


Sandy membuka surat tersebut, Sandy melihat awal tulisan yang tertulis Raesa


πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”


Assalamualaikum......


Terimakasih pernah menjadi pasangan ku


terimakasih pernah mencintai ku


terimakasih pernah menyenangkan hati ku


terimakasih pernah menjadi teman malam ku


terimakasih pernah menghibur ku saat sedih ku


terimakasih pernah menjadi kan aku wanita istimewa


terimaksih pernah berjuang untuk ku


terimakasih atas semua nya.


Maaf aku tidak akan lagi berharap pada suatu yang tidak mengharap.


Maaf aku tidak akan lagi hadir menganggu mu

__ADS_1


maaf aku yang pernah membuat mu sedih


maaf aku yang membuat mu terluka


maaf aku yang membuat mu sakit hati


maaf aku yang membuat mu mencintai ku


Selamat tinggal, kamu bebas dan aku akan pergi jauh sejauh mungkin , agar aku tidak menjadi wanita yang menyakiti banyak hati.


Wassalam Raesa


Sandy duduk di kursi, akhirnya Sandy menangis untuk kesekian kalinya. menangis dengan apa yang membuat Raesa sedih. Sandy menyesal melakukan semuanya. Dia meletakkan surat itu dan pergi meninggalkan rumah nya.


" Kemana kamu Sa " Ujar Sandy sedih sambil membawa mobil nya.


Tak lama kemudian Sandy sampai di depan rumah Raesa. Sandy turun dan mengetuk pintu rumah itu. Setelah lama berdiri di depan rumah Raesa, Sandy sadar bahwa Raesa benar benar pergi.


Setelah sampai Sandy langsung masuk kedalam masjid di mana ustad Malik sedang duduk bersama para jamaah.


" Assalamualaikum "


" Waalaikum salam nak Sandy "


" Ustad maaf saya ingin berbicara dengan ustad "


" Baik lah nak "


Ustad Malik keluar dari dalam masjid dan duduk di serambi masjid.

__ADS_1


" Ada apa nak " Tanya ustad Malik


" Ustad Raesa pergi " Ujar Sandy sedih


" Ikhlas kan karena itu jalan satu satu nya kamu bisa tenang, percayakan semua pada Allah, semua masalah pasti akan datang dan akan pergi dengan sendirinya, asal kamu bisa ikhlas menjalani nya"


" Ustad saya tahu, saya salah terlalu terburu buru mengambil keputusan, tapi saya melakukan ini semua karena tidak mau menyakiti saudara saya "


" Sebenarnya apa yang terjadi sudah di atur oleh Allah, jadi Nak Sandy Jangan berputar asa. dulu nak Sandy memperjuangkan Raesa dengan istiqomah dalam mengaji. Dan sholat malam, nak Sandy lihat, Akhirnya Raesa benar benar menerima nak Sandy tampa menoleh ke belakang lagi, dia menerima nak Sandy dengan melupakan semua nya, sekarang nak Sandy melepaskan begitu saja. Raesa itu kecewa dan sakit hati nak, jadi biarkan dia pergi menenangkan hati dan fikiran nya, karena dia juga berhak bahagia dengan jalan hidup nya "


" Ustad benar, saya sudah banyak melewati malam bersama Raesa, saya tahu bagaimana saya berjuang untuk membuat Raesa melupakan Syaif, dan akhirnya saya berhasil, tapi saya sudah menyianyiakan nya , sungguh Allah maha Pemberi dan maha Pemurah, Insyaallah Sandy akan melalui ini dengan sabar dan ikhlas, dan akan pasrahkan semuanya kepada Allah "


" Mari nak kita sholat berjamaah dulu. supaya hati mu tenang "


" Iya Ustad "


Lalu Sandy mengikuti ustad Malik untuk sholat berjamaah. selesai sholat Sandy berdoa kepada dan memohon ampun kepada Allah.


Diantara doa untuk menjaga keikhlasan


β€œWahai Robb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”


( HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792])


β€œYa Allah yang memalingkan (membolak-balikkan) hati manusia, palingkanlah hati kami di atas ketaatan kepada-Mu”


( HR. Muslim (no. 2654) )


Ya AllΓ’h; sungguh aku meminta kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, β€˜iffah (terjaga dari hal-hal yang buruk) dan kecukupan (merasa cukup dan tidak mengharap apa yang ada pada manusia).Β HR. Muslim

__ADS_1


Sandy menangis dalam doanya memohon ampun kepada Sang Maha Pencipta, berpasrah pada apa yang akan terjadi.


__ADS_2