KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 206


__ADS_3

Pernikahan yang di jalani oleh Azam dan Nanda membuat mereka pacaran setelah menikah, karena memang jarak yang mereka buat tidak bisa bertemu dan saling menyentuh, tapi pacaran setelah menikah itu ternyata membuat mereka merasa seperti baru bertemu, pasangan pengantin baru yang benar benar dilewati berdua terus menerus di dalam kamar.


Beda dengan Syaif setelah tidak bekerja tiga hari kini Syaif sudah aktif di perusahaan nya . Fatma selalu memberikan kesan baik di hadapan Ibu Nafisah meski sebenarnya mereka belum melakukan apa apa, karena di hati Syaif masih belum tumbuh benih cinta, hanya Fatma yang selalu merasakan detak jantung nya tidak menentu jika berdekatan dengan Syaif.


💗💗💗💕


Sudah Satu bulan pernikahan Nanda dan Azam , Fatma dan Syaif, Kini mereka akan mengurus pernikahan Nando dan Aisyah.


Setelah Syarat yang Kiai ajukan berhasil Nando lewati, maka kiai jakfar menyetujui hubungannya dengan Aisyah, Tapi Nando masih tetap di pesantren membantu Kiai mengurus pesantren nya .


Sedang kan di rumah Ibu Nafisah mempersiapkan maskawin Nando untuk di berikan kepada Aisyah, maskawin itu di bawa Nanda dan Azam , begitu juga Fatma dan Syaif akan pergi ke pesantren An najah. tetapi ibu Nafisah tidak bisa ikut serta di Karena kan keadaan yang kurang sehat.


Mereka pun berangkat , Ibu Nafisah sangat terharu akhirnya Anak anak nya menikah juga , dan perasaan ibu Nafisah sangat sangat bahagia sekali. Nanda dan azam berangkat terlebih dahulu karena harus mengambil baju pengantin di butik dekat pesantren, dan mereka akan sampai sekitar pagi hari jam delapan pagi.


Tiba tiba hujan lebat turun mengguyur kota itu, Suasana jalan yang sangat sepi hujan angin membuat Fatma takut, sedangkan mereka masih berada di daerah yang sepi dan Rawan longsor.


" Kak apa sebaiknya kita berhenti dulu kak, Soalnya hujan nya lebat sekali aku takut terjadi sesuatu nanti nya " ujar Fatma


" Tapi disini sepi , kita tidak bisa berhenti disini, setidaknya kita mencari villa atau penginapan dulu "


" Iya kak "


Tiba tiba mobil Syaif mati , Fatma terkejut Karena mobil itu berhenti mendadak


" Kakak kenapa? " Tanya Fatma hawatir


" Mobil kita mogok " jawab Syaif


" Ya Allah bagaimana kak " Ujar Fatma merasa takut


" Kamu tunggu disini aku akan periksa dulu "


" Hati hati kak "


Syaif pun keluar dan mengecek mobil nya tetapi masih saja belum hidup, payung yang di pakai syaif akhirnya terbang juga tertiup angin kencang, Fatma keluar menghampiri Syaif yang sudah terkena hujan .


" Kak sebaik masuk kedalam mobil kak, ini hujannya tambah deras, mana payung kakak sudah terkena angin " teriak Fatma


" Kenapa kamu keluar masuk lah " Jawab Syaif sambil berteriak karena suara Hujan yang deras.

__ADS_1


Mereka pun masuk, dan mengambil Handphone nya


" Tidak ada sinyal kak , Nanda dimana ya "


" Dia sudah lebih dulu berangkat karena besok pagi harus mengambil baju pengantin nya Nando "


" Kak koper kita ada di mobil Nanda kan ? "


" Iya kakak lupa tadi mengambil nya, karena terburu buru Nanda lupa juga memberikan kepada kakak"


Fatma yang mulai mengigil bibirnya gemetar, tubuh nya juga gemetar Syaif menoleh ke arah Fatma.


" Kamu kenapa ? " Tanya Syaif panik


Fatma tidak menjawab dia merasa sudah sangat kedinginan, Syaif menidurkan kursi yang diduduki Fatma, lalu Syaif Naik dan pindah kebelakang, tubuh Fatma di angkat di pindah ke kursi belakang , dan di tidurkan, Tampa fikir panjang Syaif membuka baju Fatma sampai tidak tersisa satu helai pun, Syaif juga membuka baju nya sampai Syaif benar benar telanjang tidak memakai baju sehelai pun, Syaif menindih tubuh Fatma dan memeluk nya Erat, Fatma yang sudah setengah tidak sadar tidak bisa berbuat apa apa karena badannya merasa seperti terkena siram air es.


Berkali-kali Syaif menelan ludah nya, merasa milik nya sudah terbangun sejak tadi, tapi syaif masih menahan nya, Syaif terus memeluk erat tubuh Fatma, Syaif laki laki yang lama tidak berhubungan badan laki laki normal.


Syaif hanya seorang manusia yang tidak bisa menahan keinginan nya. Syaif membuka kaki Fatma dan tampa fikir panjang dia memasukkan senjata nya. Masih sangat sulit untuk masuk. tapi setelah di coba beberapa kali akhirnya Syaif berhasil dan Fatma menjerit, sambil mencengkram bahu Syaif


" Aauuw sakit kak " Jeritan yang membuat Syaif semakin bergairah dan Fatma yang sudah merasakan tubuhnya tidak dingin lagi, merasa hangat dan menikmati.


Setelah permainan itu selesai Syaif menatap Fatma yang meneteskanair mata.


" Maaf " Ujar Syaif menghapus air mata Fatma


" Untuk apa minta maaf kak, mungkin kejadian tadi Allah tunjuk kan kepada kita bahwa kita sudah sah tapi kita masih saling berjauhan, terimakasih kak sudah menyelamatkan aku barusan "


Syaif duduk di samping Fatma dan memeluk Fatma, Fatma membalas pelukan Syaif.


" Terimakasih juga ternyata kamu masih perawan itu artinya kita selamat dari Zina, tapi mungkin ini yang Allah rencanakan, menjodoh kan kita dalam keadaan bersalah tetapi pada akhirnya aku sadar kamu belum aku sentuh, sungguh aku bahagia"


" Kak boleh aku mencintai mu ? " Tanya Fatma menangis


" Aku milik mu , jangan pernah lagi meminta izin untuk mencintai ku, dan berjanji lah untuk tetap menjadi wanita ku "


" Insyaallah jika masih diberikan umur panjang aku akan berusaha menjadi istri yang selalu ada untuk kakak "


" Tidur lah, biar ku dekapan erat tubuh mu "

__ADS_1


" Tapi kita tidak memakai baju kak, aku takut ada yang datang dan melihat kita "


" Kamu jangan hawatir, mobil ini sudah aku ganti kaca nya sehingga di liat keluar terang tetapi di lihat dari luar gelap "


Fatma tersenyum, betapa bahagianya Fatma ternyata apa yang di Takut kan tentang hubungan Syaif sebelum nikah tidak pernah terjadi.


" Kak Sakit " Ujar Fatma merasa sangat perih, Syaif yang lihat nya menjadi tidak tega.


" Sabar ya , sebentar lagi pagi, pasti ada yang lewat nanti "


" Kak seingat ku di tas ku ada mukenah dan sarung kakak "


" Ya Allah iya kenapa kita lupa, kamu pakai mukenah nya, Dan aku pakai Sarung nya"


" Iya kak "


Mereka pun menutupi tubuhnya dengan Sarung dan fatma dengan mukenah.


" Kak darah " Ujar Fatma polos


" Darah ini Saksi cinta kita di mulai " Ujar Syaif mencium kening Fatma


" Terimakasih kak "


Tiba tiba Handphone Syaif berbunyi.


" Sayang, bisa, lihat lah ada sinyal " ujar syaif senang. Fatma menatap Syaif penuh haru mendengar sebutan Sayang dari Syaif.


" Halo Nanda, kamu dimana " Tanya Syaif


" Kami sudah sampai kak , kakak dimana bikin hawatir saja "


" Mungkin karena hujan deras sinyal lemot, aku tidak bisa menghubungi mu, kakak terjebak hujan mobil kakak mati, tolong kirim tukang Servis sekalian bawakan kakak baju untuk kita berdua, baju kita basah, dan koper kita kamu yang bawa " jelas Syaif


" Ya Allah Kak. oke kirim lokasi kak, "


" Baik lah " jawab Syaif


Akhirnya mereka menunggu tukang servis mobil .

__ADS_1


__ADS_2