
Sandy memegang tangan ibu Nafisah
" Tante jika Sandy tidak di terima, Sandy tidak akan memaksa, aku tahu tante ini sulit buat tante karena tante takut saya membawa pergi Raesa" Ujar Sandy
" Sandy maaf, tante tidak pernah berfikir seperti itu. Jusstru tante selama satu tahun ini berfikir bagaimana caranya supaya Raesa kembali ceria dan Zidan bisa dapat papa yang baik yang mau menerima Zidan nanti nya. Mungkin kalau Raesa dia tidak ingin menikah lagi ,tapi zidan butuh sosok ayah yang bisa menjaganya, dan mengajak nya bermain dan bergurau. tante sempat memikirkan ini sebelumnya , tapi jujur tante memang tidak mau Raesa pergi dari rumah ini apapun alasannya." Ujar Ibu Nafisah menangis karena merasa sedih memikirkan Raesa yang selalu menutup diri .
Setiap hari bekerja dan bekerja, pulang kerja langsung Zidan tidak ada waktu lain. Bahkan untuk jalan jalan saja Resa tidak punya waktu, Ibu Nafisah memang memikirkan rmRaesa . karena Raesa sudah seperti anak kandung nya sendiri
" Tante maaf kan Sandy jika membuat tante sedih. biar lah tante Sandy simpan cinta ini . Dan Sandy tidak akan mengatakan ini lagi, karena Sandy menyayangi tante seperti Sandy menyayangi mama Sandy sendiri. Sandy mengusap air mata Ibu Nafisah dan Ibu Nafisah langsung memeluk Sandy sambil terisak
" Sandy boleh tante minta sesuatu sama Sandy ?"
" Boleh ! tante mau minta apa?"
" Tolong jika kamu menikahi Raesa jangan bawa Raesa pergi dari sini. Jarena tante tidak akan sanggup di tinggal kan Raesa " Suara Ibu Nafisah pelan sambil menangis
" Tante apa tante mau menjadikan Sandy menantu tante?" Tanya Sandy senang bercampur sedih
" Tante akan bicara pada Raesa semoga Raesa tidak menolak nya" Ujar Ibu Nafisah
" Alhamdulillah terimakasih tante" Ujar Sandy memeluk Ibu Nafisah, lalu sujud syukur di lantai dekat kolam renang. Ibu Nafisah merasa kasian terhadap Sandy , karena Ibu Nafisah tahu Sandy anak yang baik meski hidup di luar negeri tapi Sandy tidak pernah lupa budaya indonesia, dia sangat menjaga dirinya bahkan kadang menjauhi Raesa, karena Sandy sadar Raesa memang menjaga jarak setiap berkumpul dengan keluarga ketika ada Sandy.
Di kantor Raesa sangat sibuk dengan berkas berkas yang akan di buat rapat untuk besok siang.
__ADS_1
tok tok tok suara ketukan pintu dari luar.
" Masuk" ujar raesa
" Selamat sore mbk Raesa " Sapa manda
"Sore mbk Manda , mau ambil berkas ya"
" Iya mbk apa sudah di tanda tangani?"
"Alhamdulillah selesai mbk"
" Mbk Raesa ada adik saya mau bertemu mbk Raesa, dia mau antar laporan sekalian mau mengantar uang disuruh suami" Ujar Amanda
" Ya Allah mbk Manda kenapa tidak pakai email saja, dan uangnya langsung transfer, kasian mbk kalau harus kesini langsungn jauh kan mbk " Ujar Raesa merasa kasian karena jauh mbk
" Baiklah mbk Manda suruh masuk adiknya"
Lalu Amanda keluar memanggil Ardi, setelah itu Ardi mengikuti Amanda, begitu bertemu Ardi Raesa menjadi terkejut dan iba , Ardi memakai topi dan masker karena takut wajahnya di lihat orang dan orang akan takut.
" Assalamualaikum ibu Raesa "
" Waalaikum salam , silahkan duduk jangan panggil ibu panggil saya mbk Raesa saja"
__ADS_1
" Baiklah mbk, maaf dengan keadaan saya yang seperti ini semoga mbk Raesa tidak takut kepada saya " Ujar Ardi menunduk
" Ah tidak saya tidak takut sama sekali, bersabarlah nanti kamu akan sembuh juga" Ujar Raesa
" Baik mbk saya jelaskan semua ya" Ujar Ardi ,lalu menjelaskan detail apa yang di buat di laporannya Raesa memperhatikan buku laporannya itu dan memang hasilnya sangat memuaskan.
" Terimakasih Ardi dan mbk Manda, jadi seperti janji saya hasil nya ini kita bagi dua ya. Saya senang bekerja sama dengan mbk manda dan keluarga"
" terimakasih mbk"
" sama sama "
Setelah itu Raesa membagi uang bagi hasil nya tersebut dengan Ardi, begitu terkejut nya Ardi karena uang yang dia terima sungguh banyak sekali.
" ini Ardi sudah mbk bagi jadi terimalah. Mulai bulan depan pakai transfer saja ya biar kamu tidak jauh kemari"
" Terimakasih banyak mbk Raesa saya sangat berterimakasih "
" Mbk Manda karena Ardi baru sampai dia suruh bermalam di hotel saja mbk kasian jadi urus biar nanti aku yang bayar"
" Tidak usah mbk terimakasih, mbk sudah terlalu baik. Lagian Ardi sama suami saya di rumah sama mas Akmal"
" Ooo maaf, baik lah kalian boleh pergi dan mbk Manda ini berkas nya. saya mau pulang dulu sudah sangat sore mbk"
__ADS_1
" Mbk sekali lagi terimakasih assalamualaikum "
" Sama sama mbk waalaikum salam "