
Keesokan harinya keluarga Ibu Nafisah menyambut kedatangan Sandy putra tunggal Bapak Samuel atau om sam. Muhammad Sandy Samuel yang di panggil Sandy, Nando dan Nanda menjemput Sandy ke bandara, sampai di pintu kedatangan Sandy langsung memeluk Nando dan Nanda
" Hallo kakak bagaimana kabar kakak"
" Aku baik baik saja, kakak rindu Indonesia, sudah 3 tahun kakak tidak kesini kalian sudah besar ganteng dan Nanda cantik"
" Oke kak ayo kita pulang mama kangen kakak, dan pastinya kak Raesa akan terkejut melihat wajah kakak yang hampir mirip kak Syaif " ujar Nando
Lalu mereka pulang ,beberapa jam kemudian mereka sampai, Ibu Nafisah yang melihat kedatangan Sandy langsung memeluk Sandy mencium pipi Sandy sambil menangis
" Sandy Tante maksih banyak ya Sandy mau datang kemari buat nenangin Tante dengan melihat wajah mu Tante bisa ngobati rindu pada Syaif " Ujar nya menangis
" Tante jangan hawatir, Sandy akan menemani Tante disini, karena papa mau Sandy lanjutin bisnis restoran yang sekarang menurun dan perlu Sandy sendiri yang tangani " Ujar Sandy
" Syukurlah Sandy , Tante senang mendengar nya"
"Mana adik iparku Tante?"
" Untuk saat ini mungkin dia masih sok dan tidak bisa berkumpul dengan kita, Raesa masih mengurung diri di kamar "
" Itu tidak baik tante , kasian Raesa dia akan semakin sedih , kita harus berusaha menyadarkan nya dan menghiburnya "
" Tapi untuk sekarang jangan dulu, Raesa akan menghadapi musibah ini dengan berserah diri pada Allah " Ujar Ibu Nafisah
Lalu Nando mengantar Sandy kekamar yang biasa di tempati Sandy . Sandy berhenti ketika melewati kamar Syaif, Sandy mendengar suara wanita mengaji
" Nando siapa yang mengaji, suaranya merdu sekali"
__ADS_1
" kak Raesa kak "
" Oh tuhan suaranya membuat jantung ku berdetak kencang bulu kudukku berdiri " Ujar Sandy sambil melangkah menuju ke kamar nya.
" Syaif sangat beruntung istrinya bisa menentramkan hati orang yang mendengar kan"
" Kak Raesa sangat di sayang di keluarga ini kak, karena kak Raesa punya sifat yang lemah lembut dan sangat sopan "
" Pantas saja papa sangat kagum dan selalu bercerita tentang istri Syaif "
" Om Sam sangat suka masakan kak Raesa juga kak"
" Semoga Raesa bisa melewati ini semua "
" Aamiin"
" Terimakasih Nando"
Lalu Nando pergi meninggalkan Sandy.
Di kamar Raesa terus menerus mengaji, yang Raesa inginkan bisa menerima semua kenyataan yang telah menimpanya.
" Ya Allah hamba IKHLAS beri kesabaran dari semua yang hamba hadapi ya Allah " Serunya dalam hati .
Raesa mengusap air matanya lalu menutup Al Qur'an nya dan meletakkan di meja yang biasa di buat tempat Al Qur'an. Jam menunjukkan pukul delapan malam ada ketukan pintu dari luar.
tok tok tok
__ADS_1
" Assallamualaikum sa " Suara Ibu Ani dari luar
" Waalaikum salam ibu " Jawab Raesa membuka pintu itu
" Nak ayo makan dulu mertua mu menunggu di lantai bawah dan yang mengaji juga sudah pulang ".
" Iya ibu " Ujar raesa.
Lalu Raesa mengikuti ibunya ke ruang makan di lantai bawah, sesampainya di ruang makan Raesa menghentikan langkahnya dan menangis badannya gemetar melihat sosok Syaif duduk di kursi yang sedang asik main Hp yang tak lain adalah Sandy
" Ibu apa dia mas Syaif ? " Tanya Raesa pelan sambil memegang tangan ibu nya
" Bukan nak, dia adalah Sandy sepupu Syaif ,ibuk awalnya juga kaget karena sangat mirip Syaif , tapi ayahmu sudah kenal dengan nak sandy jadi ibuk tidak terkejut karena sudah di kenalkan " Ujar Ibu Ani menjelaskan, yang membuat Raesa sedih karena berharap Syaif masih hidup. Air mata nya di hapus lalu melangkah menuju meja makam
" Assallamualaikum ma " Raesa mencium pipi bu Nafisah
" Wa'alaikum salam sayang, oh ya kenalkan ini Sandy putra om Sam mu, sandi ini Raesa " Ujar Ibu Nafisah, mengenal kan Raesa pada Sandy, dan Sandy langsung terperangah melihat Raesa yang awalnya hanya mendengar suaranya tapi kali ini Sandy melihat Raesa dari ujung kaki sampai atas
" Sungguh luar biasa cantik " Ujarnya dalam hati tapi cepat tersadarkan lamunannya
" Oh ya saya Sandy turut berduka cita atas meninggalnya adik ku Syaif "
" Terimakasih kak, saya Raesa " Ujar nya sambil menunduk kan kepalanya
" Kamu boleh jalan kemana mana mintak antar Sandy " Ujar Ibu Nafisah
" Iya ma tapi sampai masa Iddah ku selesai "
__ADS_1
" Apa iddah itu ? " Tanya Sandy tidak faham.