KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
episode 95


__ADS_3

Pagi hari semua kembali seperti sedia kala , raesa merasa pesta yang begitu meriah di malam hari adalah mimpi seperti di cerita dongeng saja. raesa melangkah menuju de arah dapur dimana semua pelayan sibuk dengan pekerjaan masing masing.


" assalamualaikum semua" sapa raesa


" wa alaikum salam mbk raesa " jawab pelayan yang di dapur


" bik mama dimana?"


" belum turun mbk"


" loh jangan jangan mama kambuh " ujar raesa cemas lalu pergi berlari ke kamar ibu nafisah


tok tok tok


" mama apa sudah bangun?" panggil raesa


pintu terbuka ibu nafisah tersenyum melihat raesa


" mama baik baik saja. kamu hawatir ya, karena mama biasa nya turun awal tapi sekarang masih di kamar"


" iya mama . raesa takut mama kenapa napa" jawab raesa lega karena ibu nafisah baik baik saja.


" hanya saja mama sesudah subuh tadi terasa ngantuk jadi tidur lagi"


" alhamdulillah ma kalau begitu"


" ayo kita turun untuk sarapan "


" ayo ma "


mereka berdua turun dari lantai dua menuju meja makan. disana sandy dan nando sudah menunggu untuk sarapan pagi. seperti biasa raesa mengambil kan nasi dan lauk untuk ibu nafisah. tidak banyak bicara kecuali ada yang harus di bicarakan.


selesai makan raesa berpamitan kepada ibu nafisah di susul nando dan sandy mereka semua pergi ke tempat tujuan masing masing.


sesampai nya di kantor raesa menyapa semua karyawan yang bertemu dengan nya. Semu telah berubah. Di kantor itu ada rasa persaudaraan yang kuat. menghormati raesa bukan karena atasan .melainkan sifat raesa yang baik pada semua orang


" assalamualaikum selamat pagi mbk manda "


" wa alaikum salam pagi juga mbk raesa "


" mbk apa saja yang akan saya lakukan hari ini"

__ADS_1


" ada rapat mbk jam 11 siang dengan pengusaha muda dia ingin bekerja sama dengan perusahaan kita"


" setelah itu ada lagi mbk?"


" jam 3 nanti anda di tunggu klien dari provinsi xxxx


di restoran ternama di jln panjaitan"


" oke mbk manda terimakasih, lanjutkan pekerjaan mbk manda "


" sama sama mbk raesa "


Raesa masuk ke ruangan nya. mempersiapkan berkas untuk rapat jam 11 siang.




Di sekolah nando duduk menyendiri di taman sekolah. kaila yang melihat nya langsung menghampiri nya



" hai yang lagi patah hati " ledek kaila yang membuat nando terkejut




" nando jangan marah dong nanti cepat tua hahahaha " ujar kaila sambil tertawa



" ayo kurang keras tertawa nya . biar semua tahu kalau kaila udah mulai gila" ujar nando sambil tertawa



" nandooooo kamu bilang aku gila? gak lucu tau" teriak kaila kesal



" giliran aku yang ledekin kamu , kamu marah . terus giliran aku kamu ketawa ngakak"

__ADS_1



" oke kita insyaf " jawab kaila senyum terpaksa



" tahu darimana kamu kalau aku patah hati.kita tidak putus kok" ujar nando tegas



" ya karena udah di tinggal pergi"



" entahlah kai aku bingung apa dia bisa menjaga hati nya untuk aku, kita kan berjauhan "



"kalau kamu bisa jaga hati mu tidak tergoda wanita lain aku yakin dia juga akan menjaga hatinya. lagian cuma di paris kamu bisa kesana, buat apa punya jet pribadi tapi tidak pernah di pakai " ujar kaila sambil tersenyum



" ah jangan bicara soal jet pribadi ku . semenjak papa meninggal mama melarang kita untuk memakai nya, entah kenapa sampai saat ini masih tetap di bungalow tidak terurusi . lagian kita tidak butuh itu apalagi kak raesa biar punya kepentingan meeting ke luar negeri dia memilih naik pesawat umum"



" iya nanda juga pernah bilang kalau kak raesa perempuan luar biasa yang sangat menghormati dan menyayangi tante nafisah seperti orang tua sendiri "



" jujur kai aku kasian lihat kak raesa berjuang demi keluarga mengurus perusahaan sendiri. aku kasian sekali"



" ini sudah lebih 2 tahun kematian kak syaif kenapa tidak di jodohkan dengan yang tepat dengan kak raesa "



" sulit kai. kak raesa sangat mencintai kakak. ya hanya taqdir dari allah yang akan pertemukan kak raesa dengan jodoh nya". jelas nando


__ADS_1


tak lama jam bek masuk berbunyi mereka masuk ke kelas masing masing.


__ADS_2