
Setelah sampai Nanda dan Fatma langsung menuju ke dapur menemui Raesa.
" Assalamualaikum kak"
" Waalaikum salam "
" Kakak apa yang harus kita bantu ? "Tanya Fatma
" Semua buah yang di keranjang belanja kamu cuci ya , trus tata rapi di meja" Ujar Raesa
" Baik kak " Jawab Fatma
" Nanda bantu kakak ya ambil piring dan siapkan di meja , Kiai tidak suka memakai sendok dia lebih senang dahar memakai asta " Ujar Raesa, sangat hafal dengan kesukaan Kiai sepuh, karena Raesa pernah mondok satu tahun tapi langsung tinggal di dalem Kiai.
" Kak Raesa pernah mondok di An najah ya ? seperti nya sangat hafal sama kesukaan Kiai sepuh " Ujar Nanda
" Kakak dulu pernah di pesantren satu tahun tapi langsung di dalem kiai jadi tukang masak " Ujar Raesa sambil tersenyum
" Kakak tahu neng Aisyah kak? " Tanya Nanda
" Iya kakak kenal dia dulu sering mintak di temani kalau tidur" Jawab Raesa sambil menata masakan yang di bawa bik Ijah dan bik Sumi
" Neng Aisyah cantik kak, wanita yang lemah lembut "
__ADS_1
Ujar Nanda pelan
" Kamu juga cantik, wanita itu cantik dari hatinya dulu , baru lihat wajahnya , karena kalau kita menilai wajah saja maka hati tidak tahu seperti apa " Ujar Raesa memberi pengertian tentang kebaikan
" Benar kak, Nanda mau seperti neng Aisyah tapi lebih utama seperti kakak, wanita penyabar, baik hati dan selalu ikhlas menjalani hidup yang sulit " Ujar Nanda memegang tangan Raesa .
" Ada ada saja kanu Nan, ya udah karena sudah siap , kita sholat magrib dulu ya" Ajak Raesa
" Iya kak " Jawab Nanda,
Lalu Nanda menghampiri Fatma yang sibuk menata buah nya
" Ayo sholat dulu"
Mereka pun ke kamar masing masing untuk berganti pakaian, dan bersiap untuk sholat. Setelah Siap Raesa menuju ke musholla menjadi imamnya Nanda Fatma dan Ibu Nafisah. sedangkan Nando masih ada acara bersama Sandy.
Jam menunjukkan pukul tujuh malam keluarga kiai Jakfar sudah datang, Raesa yang memang menunggu di ruang tamu, membuka pintu rumah itu langsung menyambut Kiai Jakfar, ternyata Kiai Jakfar datang bersama Aisyah , juga di ikuti Azam dan ustad Malik. Nanda sangat terkejut dengan kedatangan Aisyah, tapi Nanda berusaha tenang menempatkan posisi siapa dia
" Assalamualaikum " Sapa Kiai
" Waalaikum salam " JAwab semua, raesa langsung bersalaman dengan Kiai mencium tangannya , dan menunduk kan kepalanya karena menghormati Kiai Jakfar, sedang Ibu Nafisah tidak ikut bersalaman dia hanya menyapa dengan mengucapkan salam, Nanda dan Fatma juga bersalaman seperti Raesa.
" "mangga lenggah kiai " Ujar Raesa mempersilah kan duduk
__ADS_1
" iya ndok, bagaimana kabar kamu dan keluarga?" tanya kiai jakfar
"alhamdulillah Sae kiai" Jawab Raesa
" Syukurlah "
" Neng Aisyah sehat ?"
" Alhamdulillah sehat mbk Raesa " Jawab Neng Aisyah lalu memeluk Raesa. Dan Kiai Jakfar memulai pembicaraan nya yang menjadi tujuan nya datang ke rumah Ibu Nafisah dan Raesa
" Maaf Ibu Nafisah dan Raesa, saya datang kesini mau menyampaikan terimakasih karena sumbangan Ibu Nafisah sangat membantu kami dalam majukan pesantren kami, sekali lagi terimakasih " Ujar Kiai Jakfar
" Sama sama Kiai, insyaallah selama allah mempercayai keluarga kami, semua titipan yang kami punya , insyaallah kami akan tetap memberikan hak untuk pesantren dan siapa saja yang membutuhkan " Jawab Ibu Nafisah.
bik Ijah datang membawa minuman dan meletakkan di meja.
" Mbk Manda boleh saya mintak antar untuk berganti baju , karena tadi waktu di masjid Terkena air " Ujar Meng Aisyah pelan
" Mari neng saya antar , apa neng Aisyah membawa baju ganti ?" Tanya nanda
" Saya cuma baju dua , yang ini baru ganti tapi sudah terkena air"
" Baiklah neng insyaallah saya ada baju ganti , mari neng ke kamar saya"
__ADS_1
Manda mengantarkan neng Aisyah ke kamar nya, Fatma mengikuti nya menuju ke kamar Nanda.