KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 46


__ADS_3

Dua hari kemudian, evakuasi pun di lakukan ada lima belas penumpang pesawat yang meninggal dan dua belum di temukan. Ibu Nafisah dan Pak Anas juga Ibu Ani masih cemas dengan kabar itu.


Tiba tiba terdengar suara telfon berdering, Ibu Nafisah langsung mengangkat nya.


" Hello keluarga Nafisah fathullah di sini " Sapa Ibu Nafisah


" Selamat siang ibu " Ujar penelfon dari seberang sana


" Iya siang "


" Maaf ibu, kami dari rumah sakit citra husada ingin menyampaikan atas nama ibu Raesa Nadra Bilkis Humairoh sudah berada di sini di ruang ICU "


" Terimakasih informasinya kami akan segera kesana"


Telfon di tutup Pak Anas yang mendengarkan


percakapan Ibu Nafisah langsung bertanya


" dari siapa bu nafisah?"


" cepat kita kerumah sakit, raesa sudah disana, mungkin syaif juga sebentar lagi disana di bawa petugas kerumah sakit" ujarnya senang


" Alhamdulillah " Ibu Ani langsung sujud syukur, dia merasa Allah sudah memberi kan kejutan luar biasa.


Mereka akhirnya berangkat bersama ke rumah sakit, semuanya diantar Pak Anas. Pak Anas melajukan mobilnya dengan kencang sekali, dan tak lama kemudian sampai , mereka langsung ke bagian

__ADS_1


informasi menanyakan tempat Raesa di rawat.


" Maaf kami keluarga korban pesawat XX atas nama Raesa Nadra Bilkis Humairoh " Tanya Ibu Nafisah


" Langsung keruang ICU bu"


" Oke terimakasih "


Setelah di depan ruang ICU Ibu Nafisah dan Pak Anas menghampiri perawat dan dokter yang baru keluar dari ruang ICU.


" Maaf dokter saya mencari anak saya atas nama Raesa "


" Mohon maaf ibu Raesa masih dalam ke adaan kritis, jadi silahkan menunggu di luar dan bisa melihat dari kaca " Jelas dokter pada keluarga ibu Nafisah dan Pak Anas


" Dokter kami mohon untuk memberikan yang terbaik untuk anak kami" Ujar Ibu Nafisah


Setelah itu mereka berdiri di pinggir jendela melihat ke adaan Raesa, yang masih di penuhi alat alat di tubuhnya, mereka menangis melihat keadaan Raesa.


Ibu Nafisah pergi meninggalkan Pak Anas dan Ibu Ani, Nando dan Nanda yang melihat Ibu Nafisah pergi akhirnya menyusul keluar.


" Mama tunggu " Panggil Nando, Ibu Nafisah menghentikan langkahnya menoleh kepada anaknya


" Mama mau mencari tahu tentang kakak mu"


"kita ikut mam" Ujar Nando dan Nanda

__ADS_1


Tampa banyak bicara mereka pergi meninggalkan ruangan itu dan. Mereka naik taxi menuju kantor pesawat Xx setelah sampai Ibu Nafisah , Nando dan Nanda masuk menuju ruang informasi


" Selamat siang ada yang bisa kami bantu?"


" Saya mau menanyakan kecelakaan pesawat Xx apa sudah di temukan semua , karena kami hanya mendapat informasi anak perempuan kami yang selamat sedangkan anak laki laki kami masih belum"


Ujar Ibu Nafisah dengan mata berkaca kaca.


" Boleh di sebutkan bu namanya kami cek " ujar sang petugas


" Atas nama Ahsan Malik Syaif "


" Baik bu kami cek dulu, mohon di tunggu "


Petugas itu langsung melihat di layar komputer nya dan mengecek nama Ahsan Malik Syaif ternyata syaif berada di kolom pencarian yang belum di temukan, wajah petugas itu menjadi sedih karena merasa iba melihat keluarga korban yang tak lain adalah Ibu Nafisah.


" Maaf ibu atas nama Ahsan Malik Syaif belum di temukan, kami masih mencari nya " suara petugas itu pelan.


Ibu Nafisah mendengar itu langsung duduk di lantai Nanda juga menangis dengan keras. Nando mencoba menenangkan Ibu Nafisah.


" Mama masih ada harapan untuk di temukan. Kita yakin Allah akan mengembalikan kakak ma " Ujar Nando pelan mencoba menenangkan Ibu Nafisah


" Mama dan Nanda harus ingat pesan ustad Malik kita harus tabah menghadapi in, karena semua adalah kehendak Allah " Seketika Ibu Nafisah menghapus air matanya


" Iya mama harus tegar menghadapi ini semua, karena mama harus tegar harus tabah demi kak Raesa nya juga. Nando cari orang yang banyak yang bisa membatu mencari kakak mu kita bayar mahal mereka " Ujar Ibu Nafisah penuh harapan

__ADS_1


" Baik mam, Nanda ayo bangun kamu harus kuat "


Akhirnya mereka pergi dan menuju ke rumah sakit lagi.


__ADS_2