
Sore hari Nanda sudah bersiap siap untuk mengaji, tapi kali ini Nanda tidak ceria,dia sangat kecewa dengan jadwal hari ini, tapi Nanda tidak dapat menolaknya karena Syaif dan Raesa yang mengaturnya.
Bik Ijah datang menghampiri Nanda yang tidur tiduran di pinggir kolam renang.
" Non Nanda maaf ada ustad yang mau mengajar ngaji " Ujar bik Ijah pada Nanda, bik Ijah yang melihat Nanda cemberut jadi bertanya
" Non kenapa ? tumben mau belajar ngaji kok gak semangat gitu " Ujar bik Ijah lagi
" Gak pa pa bik lagi bete aja " Jawabnya ketus
Lalu pergi menuju musholla keluarga yang ada di lantai atas. Setelah sampai di musholla Nanda mengucapkan salam
" Assalamualaikum " Ujar Nanda kemudian ustad itu menoleh kearah Nanda, tapi Nanda malah melotot , jantung nya berdetak kencang se akan Nanda di buru seseorang penjahat.
" Wa alaikum salam " Jawab ustad Azam
" Azam kan ? " Ternyata ustad itu adalah Azam yang menolong Nanda. Azam pun ingat pada Nanda dan dia tersenyum karena gadis yang di lihat semalam sudah cantik memakai baju yang menutupi aurat dan memakai jilbab
__ADS_1
" Subhanallah yang tadi malam kan? " Ujar Azam , Nanda tersenyum
" Iya aku Nanda Syahira panggil aja Nanda " Ujar Nanda senan, karena yang akan dia cari ternyata datang sendiri kerumahnya.
Bahagianya Nanda dengan kedatangan Azam,begitu juga Azam bahagia karena bisa bertemu dengan orang yang membawa dompetnya.
" Mmmmm kita ngaji dulu ya nanti baru kita ngobrol, soalny saya takut kak Raesa nanti marah loh" Ujar Azam yang memang sudah kenal dengan Raesa mulai kecil.
Azam adalah putra ustad malik yang baru selesai nyalaf di mekah, banyak wanita yang mengincarnya tapi Azam adalah laki laki cuek dan alim. Nanda sesekali melirik ke arah Azam, wajah yang tadi cemberut sekarang berubah senang dan merasa bahagia. Satu jam belajar mengaji membuat Nanda tidak bosan .
" Nanda Kita sudah selesai belajar mengaji, jadi saya turun ke musholla bawah, untuk mengimami pelayan mu karena sebentar lagi akan masuk magrib " Ujar Nanda yang membuat Nanda jadi senang karena bisa lama lama bersama dengan Azam.
" Kok panggil pak ustad , panggil kakak saja ya "
Ujar Azam pada Nanda. Lalu Azam berdiri dan melangkah keluar di ikuti Nanda
" Kak aku ambil jaket sama dompetnya ya " Ujar Nanda lalu pergi ke arah kamar Nanda , sedang Azam menunggu di depan musholla. Tak lama kemudian Raesa dan Syaif datang Azam yang sudah lama tidak bertemu dengan Raesa menjadi malu sendiri untuk menyapanya .
__ADS_1
" Assalamualaikum Azam" Sapa Raesa yang membuat Syaif melirik Ke arah Azam , hati Syaif sedikit sakit karena ustad itu sungguh tampan
" Wa alaikum salam Raesa " Jawab Azam menunduk
" Ini ustad nya nanda kan ? " Tanya Syaif pada Raesa
" Iya mas, dia putra ustad Malik " Jawab Raesa.
" Ooo... kenal kan saya Syaif suami Raesa " Sapa Syaif berjabat tangan, lalu Syaif pergi Raesa se akan merasakan ada hal aneh pada suaminya.
" Azam saya pamit dulu ya mau bersiap siap sholat" Pamit Raesa pada Azam. lalu Raesa menyusul Syaif kekamar nya.
Nanda keluar dari kamarnya menuju ke arah musholla lagi
" Kak Azam ini " Nanda menyodorkan tas yang berisi jaket dan dompet Azam.
" Terimakasih kak " Ucap Nanda
__ADS_1
" Sama sama, saya juga terimakasih Karena sudah menyimpan dompet saya " Ujar Azam tersenyum, lalu Azam berpamitan untuk melakukan sholat berjamaah di musholla bawah bersama para pelayan rumah itu.