
Demi mencari perhatian, duduk Mila pun pindah ke samping Zacky yang tengah menundukan kepalanya. Menciptakan jarak yang begitu dekat. Dengan jarak sedekat ini, Mila bermaksud memberi perhatian yang lebih intim dengan sentuhan lembut ke punggung Zacky.
“Mas yang sabar ya,” bisik Mila lirih tepat di telinga Zacky.
“Jujur aku ingin punya anak, Mbak Mila. Reva begitu hancur saat mendengar pernyataan dokter bahwa dia tidak bisa punya anak,” ungkap Zacky sembari memangku dagu. Termangu, menatap kosong dinding rumahnya yang berwarna putih.
Di belakang Zacky, Mila tersenyum senang. Dengan kehidupannya yang berbeda jauh saat ini, Mila menjelma menjadi wanita bermuka dua. Di depan pria itu, ia berpura-pura menampakkan keprihatinannya. Namun, di belakang dia ingin menghancurkan pernikahan mereka. Terbukti sekarang raut mukanya langsung berubah jadi sendu kembali ketika Zacky menengokan wajahnya.
“Sudah, Mas. Lebih baik sekarang kau tenangkan dirimu dulu. Biar aku buatkan teh hangat dulu ya?”
Kepala Zacky mengangguk saja. Membiarkan Mila membuatkan teh di dapur. Celakanya, pria itu tak tahu apa yang sedang direncanakan Mila saat ini.
Sesampainya di dapur, Mila segera mengeluarkan obat perangsang libido pria. Obat yang berwujud kapsul itu kemudian ditaburkan isinya ke dalam teh. Usai ditabur, air teh itu diaduk rata dan menuangkan lagi air tehnya sampai cangkir penuh.
Setelah semuanya selesai, ia segera mengantarkannya ke hadapan Zacky. Semuanya ia lakukan serapi mungkin dengan menaruh cangkir di atas alas juga nampan agar Zacky tak curiga.
“Silahkan diminum, Mas,” tawar Mila dengan ucapan manis. Hingga Zacky pun mau meminumnya.
Memang saat meminum teh itu terasa segar ditenggorokan. Hingga Zacky pun tak merasakan sama sekali kalau ada campuran obat di dalamnya.
Saat pria itu meneguk habis, Mila tersenyum amat lebar. Sekarang dia tinggal menunggu saja obat perangsang itu bereaksi.
Tak butuh waktu lama untuk obat bereaksi di dalam tubuh Zacky. Efek yang dirasakan pria itu sekarang adalah penglihatannya jadi buram saat memandang sekeliling.
__ADS_1
Beberapa kali ia mengerjapkan mata. Tangannya juga mengusap-usap mata supaya penglihatannya kembali jelas. Setelah beberapa saat ia berusaha, akhirnya penglihatannya kembali. Ia pun mencoba lagi melihat sekeliling. Malah sekarang ia heran pada penglihatannya yang lebih jelas bahkan tanpa kacamata. Dia bingung sebenarnya apa yang sudah terjadi?
Apalagi, saat dia memandang Mila. Di penglihatannya, sahabat istrinya itu berubah menjadi Reva. Bahkan di penglihatannya sekarang, Reva sudah tidak memakai busana sama sekali.
Sungguh manjur obat yang digunakan Mila itu. Di mata Zacky, Mila yang berubah menjadi Reva, terlihat senyum seolah menggoda untuk menjamah tubuhnya.
Tak perlu waktu lama, efek lain dari obat itu juga, gairah seksualnya meningkat. Dia bangkit dari duduknya dan langsung mendekap Mila yang di mata Zacky sudah benar-benar berubah wujud jadi Reva.
Mila berpasrah karena ini memang tujuannya. Malam ini, Zacky telah jatuh di pelukan Mila. Ini adalah contoh seorang wanita yang melakukan pengkhiatan besar pada sahabatnya sendiri. Tega melakukan hubungan terlarang dengan suami sahabatnya. Dan parahnya, hubungan terlarang itu dilakukan di rumah sahabatnya sendiri.
Dua puluh menit kemudian, setelah hubungan terlarang itu terjadi, Mila sengaja mengambil gambar dengan kamera ponselnya. Foto-foto kemesraan yang baru saja terjadi. Semua foto ini yang nantinya akan digunakan untuk memperalat Zacky.
...*****...
Setelah melakukan segala skenarionya, rasa kantuk mulai menghinggapi Mila. Dihampirinya Zacky yang masih tertidur dalam keadaan duduk di sofa. Dengan sengaja, wanita itu menyandar di dada suami sahabatnya yang tadi begitu jantan memuaskannya.
Pria itu benar-benar tak tahu hal nista yang baru saja dia lakukan bersama Mila.
Hanya saja saat kesadarannya kembali, dia baru merasakan suatu hal yang aneh. Apalagi begitu dia tahu saat ini Mila tengah menyandarkan kepala di dadanya. Panik bukan kepalang, Zacky segera menjauhkan Mila. Sontak, ia segera bangkit dari sofa. Makin terkejut dia, saat menyadari dirinya juga Mila sedang dalam keadaan telanjang. Apa yang sebenarnya telah terjadi?
Buru-buru, pria itu menyambar pakaiannya dan langsung mengenakan. Dengan berang dia pun membentak Mila. Dia sadar kalau dirinya habis dijebak wanita itu.
“Mil, apa-apaan ini?” teriak Zacky. "Mengapa kita bisa sampai seperti ini? Apa yang sudah kau lakukan tadi padaku?”
__ADS_1
Mila pun segera beringsut dari sofa. Sembari berdiri, wanita itu meminta Zacky agar tak terlalu keras dalam bicara. Ia memberi isyarat menggunakan telunjuknya yang diletakkan di depan bibir. Takut kalau Reva terbangun.
“Mas, jangan bicara terlalu keras. Aku takut Reva bangun karena baru saja kita telah melakukan kekhilafan.” Tanpa ragu, Mila berjalan mendekati Zacky. Meraih tangan pria itu lalu menggenggamnya. “Tadi kau yang begitu bernafsu mengajakku melakukan hubungan terlarang ini. Tak bisa dipungkiri, aku pun tak bisa mengelak ajakanmu, Mas.”
Mendengar perkataan Mila yang sudah gila itu, Zacky segera membanting tangannya agar melepaskan gengamannya.
“Tidak. Tidak mungkin aku melakukan ini semua.” Langkah Zacky perlahan mundur, menjauhi dari wanita itu. Tanpa perhitungan, kakinya menyangkut di badan sofa dan terhempas di sana. Kini dia duduk meringkuk, tangannya menangkup menutupi wajah. Sungguh tak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa dia bisa sampai melakukan perbuatan hina ini.
“Mas, janganlah kau menyesal. Apa yang telah kita lakukan ini memang sebuah dosa. Tapi menurutku, ini adalah dosa yang nantinya bisa membantumu mempunyai anak. Aku bisa memberikan anak untukmu, Mas,” ucap Mila sembari mendekati dan tanpa punya malu, ia masih belum memakai busananya.
Perkataan manis nan beracun yang terlontar dari mulut Mila itu, membuat Zacky makin menganggap kegilaan Mila. Dengan tegas, pria itu melarang dia mendekat. Sungguh menjijikan. Baginya, wanita itu tak lebih dari seorang pelacur yang sekarang tega menodai kesucian cintanya pada Reva.
“Jangan mendekat, pelacur! Aku sekarang jijik denganmu.” Telunjuk Zacky menunjuk kasar Mila, hingga wanita itu menghentikan langkahnya. “Sekarang pakai pakaianmu segera! Dan cepat pergi dari rumahku!”
Merasa diusir, Mila malah tertawa sembari mengenakan kembali pakaiannya.
“Zacky, Zacky. Jangan dikira kau bisa selamat dariku dengan mengusirku. Aku punya bukti yang kalau aku tunjukkan ini pada Reva, kau bisa diceraikannya,” ancam Mila. Setelah mengenakan semua pakaiannya, dia menunjukkan foto-foto mesra di ponselnya yang sempat diambilnya tadi.
Ancaman itu lantas membuat Zacky tercengang. Sekejap dia pun berang dan meminta semua foto itu dihapus.
“Hapus foto-foto itu sekarang juga. Atau aku laporkan kau ke polisi!”
Mendengar ancaman Zacky itu, Mila tertawa pongah. Sungguh meremehkan ancaman itu.
__ADS_1
“Silahkan lapor polisi, maka kau akan malu sendiri. Dengan melapor polisi maka akan memancing media untuk ingin tahu berita ini lebih dalam. Aku pun dengan mudah mengarang cerita kaulah yang mengajakku berhubungan seperti ini. Kalau berita skandal ini tersebar ke publik, imbasnya semua perusahaanmu namanya akan jelek di masyarakat.”
Bersambung ....