
"baik tuan, emmm bagai mana keadaan orang tuaku kak?, apa dia baik" saja apa kakak sudah membebaskannya ?" tanya ayu lagi dengan bertubi".
"Kau bisa diam tidak" bentak andre.
"maaf tuan saya lancang" ayu menunduk.
" kau bisa menghubunginya sekarang " andre menyerahkan hpnya dan menekan nomor disana.
" halo.... Ini dengan siapa?" kata di sebrang sana.
"ibu ini ayu, maaf bu aku baru bisa menghubungi ibu , ibu gimana kabarnya?, apa benar ibu di culik dan yah juga? terus gimana keadaan ibu sekarang? apa ada yang luka?. tanya ayu bertubi".
" aduh ayu sayang tanyanya satu" dong biar gak paling ibu jawabnya" jawab ibu dalam telpon itu.
" iya jawab dong bu" kata ayu tak sabar lagi.
"iya nak ibu pernah di culik sama ayah kamu juga, tapi untungnya ada anak muda baik hati, namanya nak andre. dia menyelamatkan ibu nak, sampai dia kenal pukul. ibu dan ayahmu berhutang budi padanya nak, katanya dia teman kamu!?" kata ibu panjang lebar.
"dia bukan temanku bu tapi musuhku" batin ayu.
__ADS_1
"nak apa benar dia temanmu, katanya dia ingin mengajakmu berkerja apa dia sudah menghampirimu ke kost mu nak?" tanya ibu.
"sudah bu sudah, ayu udah kerja di sini bu" jawab ayu lemas.
"ehmmmm kamu baik" sama nak andre dia baik dan yang jelas dia tampan dan masih bujang nak!" kata ibu kembali seakan tau arah pembicaraan sang ibu ayu langsung menyekanya.
"ibu ayu kerja dulu ya bu." jawab ayu kembali.
" baik lah nak , salam sama nak andre" kata ibunya lagi.
" kau sangat pintar cari muka ka, sungguh liciknya kelakuanmu kak," kata ayu melihat tajam andre.
" kau baru tau, apapun bisa aku beli dengan uang , termasuk memanipulasi penculikan dari orang tuamu yang bodoh itu" katanya meremehkan ayu dan tersenyum mengejek.
" jangan pernah berkata kasar pada orang tuaku, dia bahkan menghargaimu dengan semua kepasluanmu. sungguh aku jijik padamu . kau manusia jahat sangat jahat." kata ayu berurai air mata.
" teruslah menangis dan ya kau sudah beranti menamparku kan ku berikan kau hukuman yang tak akan kau lupakan" andre menarik tangan ayu dan mengajaknya ke kamar dan mengurungnya kembali.
" aku sangat tersiksa ka , lepasin aku, aku mau pulang kak." kata ayu mengedor" pintunya.
__ADS_1
" menangis lah ayu menangislah, haaaaa aku senang atas hal itu," kata andre meninggalkan ayu dalam kamar.
Andre merogoh kantong celananya dan menggambil bendah pipih dan menekan nomor disana.
" alma bisa temani aku sekarang, aku benar" menginginkanmu"
"baiklah aku akan kesana sekarang sayang" jawabnya dengan manja.
Sementara ayu masih menangisi nasibnya , padahal kesalahnya pada masa lalu tidaklah fatal dia hanya memisahkan soarang sahabat yang hanya terpisah jarak saja . batinya muali tertekan.
cklekkkkkkkkkkkk.
Pintu di bukak andre dan ayu pun menatapnya tajam, andre melangkah dan berbisik di telinga ayu.
" kau siapkan makanan yang enak untuk pcrku,dan ya panggil aku tuan oky!" seru andre.
" baiklah taun , saya kan membuatnya untukmu dan pcr anda!" ayu bangkit dan meninggalkan andre sendiri disana.
" haaaa nikmati nerakamu yu" jawab andre sekarang.
__ADS_1
1 jam berlalu ayu sudah siap dengan menu andalanya, dan beberapa jus yang memang sudah di pesan oleh andre untuk tamunya .
ting tong""""""( anggap saya bel rumah heeeeeππ)