Kuatkan Aku

Kuatkan Aku
Part 26


__ADS_3

Di sisi lain cahya yang sedang memasak dan menyiapkam makam malam untuk suaminya, entah kenapa badanya terasa lemas dan sangat tidak enak badan .


Cahya menyiapkan semua makanan yang iya masak , namun saat dia mendapati denisndi meja makan dia melayani denis dengan sangat baik. sampai iya rasakan ada yang melayang" di kepalanya yang seakan menahan beban yang sangat berat.


brukkkkkkkkkkkkkkk


Tubuh cahya ambruk dan tak sadarkan diri. denis yang melihatnya segera membawa cahya kekamar, setibanya di kamar dia memanggil dokter laila untuk kerumahnya.


"ahhhh dasar wanita merepotkan saja!" dengus denis kesal.


30 menit sudah berlalu kini dokter laila memasuki kamarn denis dan memeriksa keadaan cahya, sekilas senyum memenuhi bibir dokter laila.


" dok bagaimana keadaan wanita ini?" kata denis.


" ehmmm tak ada yang perlu di kawatirkan, hanya saja."""""" " kata dongter menggantung.


" hanya saja apa dok.......?" kata denis serius.

__ADS_1


" uhhhh rupanya ada bukan orang yang sabaran ya tuan, istri anda sedang mengandung , kira" sudah masuk minggu ke 3, yang artinya sudah 1 bln." kata dokter laila.


" apa hamil dok?" kini cahya sadar dan balik bertanya dengan dokter laila.


" ya kamu hamil cah, kamu harus menjaga kandunganmu dan ya jangan lupa meminum vitaminmu. ya sudah aku pamit dulu ya cahya tuan aku pamit pulan" laila meninggalkan mereka berdua di dalam kamar.


" katakan siapa ayah dari bayi ini" kata denis mencengkram rahang cahya. bagai di siram lahar yang panas , sakit hati cahya mendapati sang suami yang tak mengakui darah dangingnya sendiri.


" ini anakmu kak, aku tidak pernah berhubungan dengan orang lain selain denganmu kak hisk.....hiks..." balas cahya dengan air mata yang mengalir.


" kau bohong dia bukan anakku" bentak denis.


" kau pergi sekarang dari rumahku" kata denis menyeret cahya keluar rumah.


Tak di sangka ayah dan ibunya denis sudah menungunya di bawah tenpatnya di ruang keluarga, ayah dan ibu denis merasa syok akan yang dilakukan denis kepada cahaya.


"denis ...... beni ternyata caramu memperlakukan istrimu?" bentak sang papa.

__ADS_1


" papa mama sejak kapan kalian disini?" selidik denis pada kedua orang tuanya.


Cahya yang menangis segukan di tenangkan oleh ibu denis, dia memeluk cahya dengan erat. kini mereka sudah di dalam ruang keluarga.


" nak cahya apa denis selalu berbuat kasar padamu?" kata papa membukak percakapan.


" papa sebenarnya, bukan seperti itu.... kak denis baik padaku " tutur cahaya.


" tidak usah di tutup" pi papa sudah tau semuanya cahya , denis apa beginu caramu , apa begini ayah mengajarimu? tanya pada denis.


" ya aku memang menyiksanya, dia yang membuat aku terpisah dari dian dan aku menderita karna harus hidup mandiri di negri orang! ini lah balasanya pa ini balasan yang setimpal." jelas denis kembali.


plakkkkkkkkkkkkkkkk


" mama kecewa sama kamu denis , mama gak nyaka punya anak seperti mostre kayak kamu, mama malu" mama menghampiri cahya dan bersimpuh belum sepenuhnya bersimpuh cahya sudah memeluk mama.


" maafkan mama mempunyai anak moster, cah mama malu, mama mohon maafkan mama nak , maaf" isak tangis mama.

__ADS_1


"mama gak salah cahya juga salah udah buat, kaka denis menderita cahya yang salah disini" cahay kembali berurai air mata.


Kini cahya sudah mulai membuka pembicaraan. dan semuanya kini mulai terdiam. cahya menghelan nafasnya dan kini mulai membuka suaran.


__ADS_2