Kuatkan Aku

Kuatkan Aku
Part 28


__ADS_3

" emang nak cahaya mau julana apa" kata ibu kost.


" cahya mau jualan nasi keliling bu, apa ada yang minat ya bu" cahya kembali bersuara.


" ya ada lah nak cahya wong yang jualan nasi gak ada disini nak cahya aja yang jualan."


" ya udah bu klok gitu mulai besok cahya bakal jualan nasi keliling" timpal cahya kembali.


" iya iya semangat ya nak , semoga daganganmu lancar, dan ya ibuk pamit dulu terimkasih nak " unjar ibu kost.


" sama" bu ." sahut cahya kembali.


Dirasa sudah larut malam cahya kembali menuju kamarnya , dia merebahkan dirinya mengingat besok adalah pertarungan sejati di hidupnya , kamar kost yang cukup di bilang sederhana , dengan dapur dan maar mandi pribadi sungguh membuat cahya merasa lega.


" nak besok kita akan mulai berjuaang , bunda harap kamu gak rewel ya di dalam sana" berlinanglah sudah air mata cahya, mengingat mirisnya keadaanya sekarang.


cayah mengambil foto pernikahnya dan di pajangnya di atas meja , terlukis untaian senyum cahya dan denis.

__ADS_1


" lihat nak ayah senyum sama kamu dan bunda , bunda gak sedih lagi kan udah ada ayah disini. kamu gak boleh nakal ya sayang , bunda sayang kamu." kata cahya kembali menyeka air matanya.


Pagi hari pun tiba cahya memasak makanan untuk di jualnya , dia sudah bangun sejak pukul 5 pagi pergi kepasr , untung ibu kost memberi tau kemana arah pasar dan memberi tau ojek yang biasa dia tumpangin.


Betapa beruntungnya dia memeliki tuan rumah yang begitu baik dan juga warga" yang baik padanya walau hanya beberapa warag yang iya temui.


Kini sudah semuanya siap cahya sudah mulai mempersiapakan diri untuk jualan, dia mulai dari ruamh kerumah sampai kejalan, setiap menyusuru jalan idia selalu tersenyum.


" ubuk nasinya buk nasi enka..... gurih buk...." teriak cahya..


Cahya menghampirin ibu" itu dan mengjajakan nasinya. suapan pertama ibu" sudah membuat lidah mereka ingin nambah lagi dan lagi.


" wah masakan nak siapa namanya"""""?" tanya salah satu ibu".


" saya cahya bu." kata cahya tersenyum ramah.


" ini enak banget anak , apa kamu baru disini ya ? tanya ibu" yang lain.

__ADS_1


" iya baru bu , cahya baru aja kemarin sampai disini?" kata cahya kembali.


"nak cahya kesini sam keluarga apa sendiri, apa nak cahya sudah menikah?" uhhhh ibu" rempong banget sih haaa biasa ibu" pengin tau lebih.


" cahya udah nikah bu , dan suami cahya lagi kerja di kota , cahaya kesini gak sendri tapi bakalan ada yang nyusul buk heeeee" kata cahya sambil memegang perutnya yang rata.


" owhhhh nak cahya lagi isi ya" kata ibu" serempak .


" iya bu" jwaba cahya dengan senyuman.


"ehmmmm nak cahya bisa gak ibu pesan nasi kota kalok ibu ada hajatan atau ada acara gitu bisa gak?" tanya ibu yang berbaju hijau, dari tadi ibu itu serius memakan makannya.


" boleh bu cahya bakal buatin!" kata cahya kembali.


Setelah berbincang dengan para ibu" cahya kembali kerumah karna daganganya sudah habis dan ya dia hanya mebawa 100 bungkus nasi yang di beri harga 5000rp perbungkusnya sudah habis dalam waktu 3 jam.


" untung penjualan hari ini 200 aku sisihkan buat kamu dek, adek kan mau lahir kalok sudah saatnya , biar bunda ada pengangan. dan yang 300 buat modal kembali" solah dia berbicara dengan sang anak.

__ADS_1


__ADS_2