Kuatkan Aku

Kuatkan Aku
Part 32


__ADS_3

Denis beranjak dari duduknya dan mendekati cahya. dia berkata kepada cahya.


" kau kemasi barang"mu , ikut aku pulang" kata denis tegas.


" aku gak mau ikut kakak, cahya udah nyam disini, cahya gak mau kak denis nyakitin cahya lagi apa lagi anak cahya , cahya gak mau hiks.....hiks....." kata cahya berurai air mata.


"ustttt...... jangan nangis lagi ya.... aku gak mungkin nyakitin kalian" ucap denis lembut sambil memeluk cahya .


"biarikan aku menebus dosaku dengan merawat kalian, ijinkan aku yakinkan perasaanku bahwa aku sudah mulai menyukaimu, ijinkan perasaan ini nyakin padamu" ucap denis tampa terasa air matanya tumpah .


" kak apa benar kakak gak bakalan nyakitin bayi ini?" timpal cahya kembali.


"iya kakak janji padamu" ujar denis kembali.


"tapi aku ada syarat yang harus kakak penuhi!" ucap cahya tegas.

__ADS_1


"apapun itu kakak akan lakukan" ucap denis kembali.


"aku ingin kakak tinggal disini selama 1 bulan dan aku ingin tau kesungguhan kakak untuk kembali pada ku" kata cahya penuh penekanan.


"baiklah jika itu maumu " di iyakan oleh denis.


"*ahhhhh kenpa malah di iyakan sih, kak denis seharusnya menolak karna dia tak mungkin hidup seserderhana ini, karana kalok di lihat hidupnya enak dan gak mungkin dia bertahan selama 1bln " cahya membantin dalam hati.


"baiklah cahya kau kan lihat betapa tangguhnya aku" senyum denis menyeringai*.


" sekertaris tino segera belikan barang kebutuhanku selama 1 bulan untuk di kota ini" katanya dengan orang di telponnya.


" aku yakin selam itu denganmu" jawab denis tersenyum hingga membuat pipi cahya berhasil memerah.


" yaudah ayo kita tidur, aku sangat lelah hari ini" kata denis kembali.

__ADS_1


"emmmm..... kak kita tidur sekamar?" cahya bertanya kembali dengan nada bingung.


" yaiyalah cahya disini kan cumak 1 kamar, lagian kamu masih resmi istriku" jawab denis.


Kini mereka pun tidur di kamar dan ranjang yang sama, sejujurnya perasaan cahaya bahagia bisa tidur dan merasakan keberadaan denis. karna menurtnya dengan keberadaan denis dia begitu tenang. denis mengeratkan pelukanya dia merasakan kehangatan dan juga kenyaman. benar kata orang kehamilan bisa membuat setiap pasangan makin lengket.


"ahhhhhh ......." teriak cahya kesakitan.


" kenpa kamu cah, dimana yang sakit?" unjar denis panik.


"dia kuat banget nendang kak!" katanya sambil menahan sakit. denis memekuk cahaya dan mencium perut cahya, dan berkata.


"adek kangen papa ya, jangan nendang" kasian nantik bunda dedek" di elusnya perut cahya juga di iringin dengan ciuman.


""hiks.......hiks........hiks...... dia langsung tenang kak, memang sejak aku mengandung aku begitu merindukanmu kak hiks......hikssssss dia bahagia bisa merasakan kasih sayang ayahnya hiksssss.........hiks......!" kata cahya berhasil membuat denis ikut meneteskan air mata, entahlah perasaan bencinya mungkin sekarang berubah menjadi cinta.

__ADS_1


"maafkan aku cah, aku terlalu banyak dosa sama kamu, aku janji sama kamu aku akan selaku ada buat kamu dan dia" kata denis kembali sambil memeluk cahya dan menglus" perut cahya.


Tampa mereka sadari mereka sudah tertidur terlepa. denis terus memeluk cahya dan memastikanya tak kabur darinya, semenjak kejadian itu denis semakin over terhadap cahya , tak terasa kini denis sudah minggu ada di kost"an cahya. dia sering meligat cahya membuat pesanan nasi buat ibuk" di sekitar.


__ADS_2