
"maaf ya mbak , walau kami hanya jadi pelayan tapi kami tidak seperti mbak", yang rela bermesraan dengan yang bukan suaminya, saya sebagai perempuan malu!" jawabku lantang dan permpuan juga laki" yang ingin menghina kami diam.
" wah"""""""" aku ingin lihat betapa besar harga dirimu , kau memang banyak berubah ya cahya , aku jadi tidak sabar untuk membuatmu menderta."
"andre segera urus semuanya aku ingin lihat mereka segera menderita " denis berkata penuh amarah.
" baiklah besok kau akan mendapatkan berita bagus cahya, haaaaaaa" jawab andre
Cahya dan ayu pun keluar , namu saat mereka keluar ada 2 peria yang mencegat mereka , yang mereka yang selalu mengejar" cahya dan ayu.
" mas lepasinn tangan kami, kami sudah bilang kami tidak mau mas." jawab cahya
" beraninya dia menyetuh tangan mainanku" ucap denis yang mengawasi mereka dari kejauhan.
" aku serius cahya , aku cinta sama kamu " jawab hito dengan lantang membuat mata tertuju padanya .
" maaf mas cayah gak bisa , cahya harus bisa banggain ibu mas" jawab cahya dengan lembut.
" ayu aku cintak kamu tolong terima aku" kini giliran nanda .
" maaf nanda aku gak bisa" ayu pun berucap dengan paruh.
__ADS_1
Mereka berdua pun meninggalkan restauran dengan malu dan sakit hati, tapi mekara sadar ini sudah ke sekian kalinya mereka di tolak.
Ke esokan harinya pun tibak , cahya terbangun karna dering ponselnya .
"halo buk, ada pa buk tumben pagi sekali udah nelpon" jawab cahya dengan suara beratnya.
"cahya kamu palang ya nak, bapak kamu di tuduh mencuri uang perusahaan hiks......hiks....! jawab ibu
" baik bu cahya pulang sekarang ibu tenang ya "
Hanya 1 jam yang di butuhkan cahya untu pergi ke kampung, dan saat membuka pintu betapa terkejutnya karna ibu dan denis ada disana, cahya langsung memeluk ibunya tampa memperdulika denis.
" hemmmmm!"
" apa bu menikah???? ayu akan cobak menccilnya bu"
" tapi yu jika kita tidak membayarnya hari ini kita akan di penjara juga dan rumah ini bakal di sita "
" ibu mohon cah , cahya mau ya , kasian adik kamu kalok kita di penjara!" ucap ibu memohon.
" baiklah bu hiks.......hiks........!"
__ADS_1
Di kediamku sudah ramai dengan kehadiran tamu undangan dari kekuarga maupun dari denis , ayah ibu dan juga kakak denis datang untuk menjadi saksi. aku menatap wajahku dengan sendu .
" cahya maafkan aku gak bisa bantu kamu hiks...." ayu memeluku .
" gak papa yu ini udah jalanku" membalas pelukanya.
Pernikahan ku berjalan lancar, mama dan papa denis menerimaku dengan senang hati begitupun dengan kakaknya , hanya satu yang tak menerimaku adalah suami ku sendiri denis.
Aku hanya bisa menangis saat harus berpisah dari kedua orang tua ku, aku menatap mereka dengab nalar, sampai di perjalanan menuju Apartemen milik denis , denis memutuskan untuk tingal disan.
Hingga waktu 1 jam yang aku tempuh pun sudah sampai. di apartemen milik suamiku ini , ada rasa tapjub dengan apartemen ini sungghh mewah .
"hay miskin kau sekarang adalah budak ku haaaaaa" denis tertwa dengan sangat kencang.
Denis berjalan mendekatiku , dan dia langsung menari rambutku .
" ahhhh sakit"""" ,! "
"sakit kau bilang, lebih sakit mana? aku di asingkan di negri orang, aku kehilang cinta ku diana, lebih sakit mana ahhhhh" denis menariku ke kamar dan menghempaskanku ke kasur.
" aku mohan kak jangan begini hiks.....hiks....!"
__ADS_1
" sekarang layani aku sebagi suamimu dengar"""""! teriak denis
" jangan kak jangan hiks.......!