Kuatkan Aku

Kuatkan Aku
Part 35


__ADS_3

"haaaaa kau sangat bodoh cahya. kau tak akan mengrti pasangan yang kaya akan membahagiakan kita. buktinya aku , aku meninggalkan denis yang kere gitu demi apa? demi harta karna aku tau kondisi denis lagi gak bawa uang makanya aku meninggalnya " tawa diana mengembang.


"dian kamu gak boleh gitu , kamu harus inget kak denis cinta banget sama kamu, apa kamu gak menyesal meninggalkanya,? kamu harus tau kamu gak bakalan bahagia jika kamu mengukur ke bahagian dengan harta!" suara cahya yang lemah lembut, membuat ibu" disana kagum.


"menyesal? haaaa di dunia ini gak ada uang gak bakal bahagia cahya! dan satu lagi aku tak akan menyesal meninggalkan lelaki miskin , seperti dia haaaaaaa" tawa dian menggema.


"kau yang selama ini aku bela ternyata begitu busuk! cih.........sungguh bodohnya aku, aku kira kau meninggalkanku karna perjodohan orang tuamu, tapi kau meninggalku karna harta?" suara itu membuat semua orang melihat ke asal suara.


"denis.....kau.....itu.!" sontak dian terbelalak.


"tuan denis....!" kata suami dian.


"oh tuhan jadi yang kau jelek"kan itu seorang yang berpengaruh di kota ini dian, kau begitu bodoh bisa jadi persuhaanku menjadi taruhanya" bisik sang suami pada dian.


"apa.tuan denis yang kau bicarakan teryata dia?" tanya dian kembali.

__ADS_1


" ya aku denis yang kau tinggalkan , sungguh jijiknya aku padamu, aku kira kau tulus mencintai aku, untung saja aku di pertemuka dengan wanita jau lebih baik darimu!" kata denis menghampiri cahya.


"apakah kau dan cahaya sudah menikah?" suara dian kembali.


" ya kami.sudah menikah dan sebentar lagi kami akan menjadi orang tua!" seru denis mengelus" perut cahya.


"tuan maafkan istriku tuan jika pernah menyakiti perasaan anda dan nyonya tuan!" ucap sang suami dian mengalihkan pembicaraan.


"kau sungguh kasihan, memiliki istri yang hanya menggilaimu dengan harta bukan cinta" kata denis kembali.


"maafkan aku denis aku menyesal, cahya maafkan aku telah menghinamu" kata dian sambil memeluk cahya.


" akan ku pikirkan bagai mana hukuman tepat untuk wanita sepertimu" dengan senyum meremehkan


"kak gak boleh gitu, kak gak boleh dendam sama orang, kakak harus maafin dian ya !" bujuk cahya kembali.

__ADS_1


"ya sudah sayang aku maafin wanita ini , dan awas jika kau membuat istriku ini tak nyaman" sorot mata denis tajam.


"ayo sayang kita tinggalkan orang" ini!" perintah denis lembut.


Setelah meninggalkan mereka yang masih mematung dengan keadaan. denis pun mengajak sang istri menepi di dekat taman.


" kak kenapa kita kesini?" tanya cahya yang sedari tadi binggung dengan denis.


"cahya maafkan aku, aku salah padamu aku berdosa , aku akan merelakanmu pergi cahya, sunggu dosaku ini sangat berat padamu, aku membalaskan dendamku dengan dendam tak jelas ini , aku sungguh berdosa cahya," tangis denis pecah.


" kak kakak gak boleh ngomong gitu, aku sudah memafkan kakak karna gak baik menyimpan amarah telalu lama" balas cahya lrmbut.


"cahya aku mencintaimu, aku syang kamu" ucap denis mencium kening cahya.


" apa kak? aku gak salah dengar?" kata cahya kembali.

__ADS_1


" aku mencintaimu cahya , dendam ini berubah menjadi cinta karana ketulusan dan kesabaranmu cahya" jelas denis berderai air matanya


__ADS_2