Labirin Cinta

Labirin Cinta
Playboy Jatuh Cinta 2


__ADS_3

Sepanjang waktu yang di habiskan buat memermak rambut, Yun di suguhkan tentang cerita betapa mengagumkan, cantiknya dan sempurna sosok wanita yang menurut Alex tiada duanya di dunia ini. Untuk sementara ini itu yang Yun tangkap dari Alex, tapi yang namanya Alex itu buntutnya gak bisa di pegang sama sekali. Hari ini ngomong ini dan itu tapi besok udah beda lagi omongannya, hari ini dia nyanjung satu cewek udah kayak cantik-cantiknya di dunia tapi besoknya udah kayak gak pernah ngomong kayak gitu, tingkat amnesia nya lumayan parah dan gak bisa di percaya omongannya kalo udah membahas masalah cewek. Yun cuma diam tanpa menanggapi cerita Alex yang menggebu-gebu, yang penting urusan rambutnya kelar. Mau cerita apaan kek tu orang terserah lah.


"Lo tau gak, pas di masuk dan nyamperin gue tadi mata gue gak bisa berpaling ke lain. Gue langsung yakin kalo tu cewek yang gue cari selama ini, yang gue mau dan gue inginkan menjadi mama dari anak-anak gue kelak." katanya dengan semangat empat lima yang gak bisa di tahan-tahan. "Apa lagi pas denger suaranya yang merdu bikin gendang telinga gue langsung on, langsung dapat pencerahan gitu lah..." Istilah apa lagi itu pencerahan di gendang telinga 😂, orang jatuh cinta mah sesuka hati bikin ungkapan yang bikin mual-mual orang yang denger tapi bagi yang bersangkutan itu hal yang biasa buat ngungkapin isi hatinya. "Rambutnya cantik banget dan terawat dengan sempurna..." Sambil mengelus rambut Yun dan bayangin kalo tu rambut milik cewek yang namanya Chintya.

__ADS_1


Yun yang merasa agak ganjil di kepalanya langsung melakukan gerakan, bener kan kalo Alex dalam mode gak beres sekarang. Gimana mau beres kalo rambutnya di Elus Sampek bikin jijai banget. Untung aja di dalam ruangan cuma ada mereka berdua, kalo gak bakalan mikir mereka pasangan sesama jenis yang lagi kasmaran. "Lex, Lo mau Sampek kapan mainin rambut gue? Sampek rontok semua???"


Sadar pas Yun Negor kayak gitu, Alex langsung melepaskan tangannya dan tertawa kecil. "Ha ha ha... Sorry bro..." Melanjutkan pekerjaannya kembali dan kali ini lebih fokus lagi di bandingkan tadi yang sempat halu bentar.

__ADS_1


"Untung Lo gak pegang gunting, kalo gak bakalan Lo cincang rambut gue kayak daging."


Yun mengerutkan keningnya, apa spesialnya yang namanya cinta Sampek bikin orang yang di hinggapi jadi kayak kehilangan kesadaran dan kendali penuh atas diri mereka sendiri dan menghasilkan jenis manusia dengan bentuk kata-kata aneh yang keluar dari mulutnya dengan wajah berseri-seri. Dari pada pusing mikirin dan gak nemuin jawabannya, Yun lebih memilih gak ambil pusing dan anggap aja kalo apa yang ia dengar adalah skenario Opera sabun yang lagi di puter sama radio klasik.

__ADS_1


"Gak tau kenapa gue ngerasa kalo bukan pertama kalinya gue ketemu sama cewek tersebut, hati gue udah ngerasa kalo kita pernah ketemu sebelumnya atau kami emang pernah ketemu, saling kenal dan punya hubungan yang spesial di kehidupan yang dulu?" Kayaknya tu pertanyaan di tujukan Sama dirinya sendiri deh, mau di tujukan sama Yun tu orang gak bakalan ngerti dan bisa jawab. "Emang aneh kalo di ingat-ingat atau di jelasin pakek sudut pandang realita, gimana mungkin orang yang baru ketemu bisa ngerasa kalo kita udah ngerasa nyaman dan dekat sebelumnya." Sambil mencoba mengingat dengan keras dimana ia pernah melihat Chintya sebelumnya, memutar setiap memory yang tersimpan di otaknya hingga memory yang paling kecil sekali pun untuk mendapatkan jawaban dan akhirnya Alex mendapatkan kejelasan bahwa ia tidak pernah bertemu dengan wanita bernama Chintya. Tapi, rasa apa yang ia rasakan saat ini? Perasaan yang sangat kuat itu mampu membuat Alex yakin bahwa apa yang hatinya rasakan adalah kebenaran dan sangat nyata.


Yun memutar bola matanya jengah, udah bukan hal yang tabu denger kayak ginian dari mulut seorang play boy yang bernama Alex. Ini masih sebatas normal yang keluar dari mulutnya, malah kemaren-kemaren Alex ngungkapin pakek bahasa yang menurut Yun aneh banget. Berasa dapat penyuluhan dari guru sejarah. "Bukannya kemarin lo cerita cewek yang namanya...." Kenapa pakek acara lupa segala sih pas kayak gini, gak keren banget kan mau bikin senjata makan tuan sama si Alex tapi dia-nya malah lupa. "Lili?" untung ingatan Yun lumayan bagus, padahal cuma sekilas sambil ngantuk-ngatuk ayam dengerin kicauan Alex yang gak kalah semangat kayak sekarang mendiskripsikan sosok cewek yang ia temui. "Kemaren Lo bilang kalo cewek yang namanya Lili itu cewek terakhir yang tersisa dari jaman purba dan jaman dinosaurus yang tercipta buat elo. cewek satu-satunya yang tersisa yang sengaja Tuhan pertahankan dari seleksi Alam buat jadi jodoh Lo dan tu cewek juga adalah cewek yang bakal Lo nikahin dan jadi ibu dari selusin anak Lo yang kelak bakal mewarisi betapa tampan dan maskulinnya elo." Kata Yun yang ingat banget apa yang Alex omongin, gak ada satu pun kata yang ketinggalan di sana alias sama persis sama apa yang Alex ucapkan. Jangan remehkan data ingat Yun yang emang dari kecil memiliki kelebihan khusus yang Tuhan berikan dengan dapat menangkap dan mengingat dengan jelas apa yang ia dengar dan baca dengan sangat sempurna, hal ini lah yang membuatnya menjadi seperti sekarang ini. Sosok sekertaris dari seorang pengusaha muda yang tidak dapat di pandang hanya dengan sebelah mata oleh orang lain, walau pun ia hanya seorang sekertaris tapi semua hal yang bersangkutan dengan pekerjaan dapat ia selesaikan dengan sangat baik tanpa ada cela. "Gue juga ingat kalo Lo gak kalah lebay muji-muji seabrek cewek lainnya yang gue males buat ingat dan ngitung berapa banyak cewek yang udah Lo masukin kamus ke-playboyan-an Lo selama kita kenal, dan gue yakin lebih banyak lagi jumlahnya sebelum gue kenal Lo kan?" Langsung tu keluar semuanya dari mulut Yun, panjang banget dan tak terbantahkan apa yang ia ucapkan adalah kebenaran. Kebenaran yang Yun tau kalau Alex hanya menceritakan hal tersebut kepadanya karena Alex mempercayainya sebagai seorang sahabat dalam suka dan duka, sahabat dalam hal konyol dan serius (Tapi banyak konyolnya di bandingkan seriusnya kalo bersangkutan sama Alex).

__ADS_1


__ADS_2