Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
25.BULAN MADU


__ADS_3

Pagi Manan kekantor untuk mengisi acara seminar di Universitas. Akan diadakan seminar guru besar di Universitas dengan tamu mahasiswa.


Manan ingin mengambil cuti dan mengajak sang isteri untuk berbulan madu. Memberi kejutan kepada sang isteri. Manan banyak belajar setelah kehilangan Almarhum Ani Manan banyak belajar menghargai kebersamaan.


Mery juga mengikuti kegiatan seminar di kampus sebagai pengganti dosen muda. Mery banyak mengganti MK dosen ke luar negeri. Mery tiba dapat notifikasi dari sang suami


" Dik kamu ambik cuti ya, seminggu mas udah pesan tiket buat kita liburan" Bunyi pesan dari Manan sang suami kepada sang isteri. Mery membacanya berulang kali karena merasa seperti mimpi.


Mery sangat bersyukur bisa terkabul doa setiap malamnya. Hampir Mery berputus asa dalam berdoa tapi Tuhan selalu mempunyai kejutan dalam hidup.


Mery langsung meminta ijin dengan atasan dan alhamdulilah pihak akademis langsung memberikan ijin kepadanya. Setelah mendapatkan ijin dari atasan.


Mery langsung menjawab balasan pesan dari sang suami. " Baiklah mas sudah aku minta ijin dengan atasan"


Mery sudah menyelesaikan semua tugas pekerjaan dan memberikan informasi kepada sang sahabat untuk tidak mencari Mery karena ambik ijin


" Aduh yang pengantin muda, masih hangatnya bulan madu" ledek.sang kawan. Mery yang di ledek oleh sang kawan hanya tersenyum tanpa menanggapi. Mery di jemput oleh sang suami tercinta. Mery langsung tersenyum setelah di jemput oleh Manan.


Setelah naik mobil mereka pulang sambil memesan makanan. Manan bertanya kepada sang isteri " Gimana kita makan apa yank ya" langsung Manan memanggil sang isteri disebut dengan mesra.


Mery langsung tersipu dengan panggilan mesra yang di panggil oleh sang suami. " Terserah kamu jha mas" kata Mery sambil berpaling dari sang suami yang tersipu malu


Sang suami yang melihat sang isteri sangat malu dan merona wajah hanya tersenyum Lalu Manan turun dari mobil dan memesan makanan.


Mery menunggu di mobil, karena Manan mengantri makanan kesukaan masakan Padang pedas. Sudah lama Manan tidak memesan di restoran ini lagi. Semenjak sang isteri telah meninggal.


Manan sudah move on dari masa lalu, Manan menyalahkan dirinya saat sang isteri berjuang melahirkan sang anak. Allah merencanakan hal lain buat Manan.

__ADS_1


Hampir setahun Manan mengurung diri dari orang lain. Manan merasa berada di titik nol satu persatu orang yang disayangi pergi.


Manan sekarang akan menghargai waktu dan momen bersama dengan pasangan. Tidak ingin lagi saat terluka dan tertimpa musibah Manan menyalahkan diri sendiri. Manan sadar bahwa ujian yang menimpanya adalah dibatas kesabarannya.


Selesai mengambil pesanan makanan, Manan langsung pergi meninggalkan restoran menuju pakiran mobil. Setelah sampai di mobil, Mery sedang tertidur nyenyak.


Manan menghidupkan mobil, Mery kaget dan bangun. Mery melihat sang suami sudah sampai " Kok Lama mas rame ya" Manan yang melihat sang istri mulai mengeluh


Hanya bisa menggangguk lalu.Manan meminta maaf " Maaf ya buat kamu capek menunggu, rame antrian yank"


Lalu Manan menghidupkan mesin mobil mereka meninggalkan restoran menuju rumah. Setelah sampai memakan waktu yang lumayan lama akibat macet di perjalanan.


Setelah sampai dirumah Mery mengambil makanan dan menyalin makanan. Lalu memanggil orang tua, untuk makan


Melihat sang anak memanggil orang tua langsung bertanya " Ada pa Mery memanggil papa sama Mama?" Lalu sang anak hanya tersenyum " Pa tadi kami dalam perjalanan pulang membeli lauk di coba ya"


Manan tahu dengan kode yang diberikan oleh mertua ingin sang menantu dan anak mempunyai waktu bersama. Lalu Manan memberitahukan kepada sang isteri tercinta.


" Sayang, mas akan ajak kamu bulan madu! apakah kamu mau cuaca yang dingin apa.panas tempatnya?" tanya sang suami kepada sang isteri. Langsung Mery berfikir dengan pilihan yang ditawarkan oleh sang suami.


" Mas jangan yang dingin tar aku gak tahan dengan cuaca dingin aku bisa sakit!" lalu sang suami yang mendengarkan semua saran dari sang isteri tercinta hanya tersenyum.


" Baiklah sayang kalau gitu mas akan reservasi tempatnya dulu ya" Mery hanya menggangguk saja. Tak lama Manan menelpon dan memesan tempat buat seminggu liburan mereka.


Manan yang sudah memesan tempat, Manan memberitahukan kepada sang isteri tempat sudah di pesan. Manan langsung mengajak sang isteri agar memberitahukan kepada sang mertua.


Lalu Mery pergi ke kamar sang orangtua

__ADS_1


" Assalamu'alaikum ma, ini Mery mau kasih tahu sama mama ada hal yang mau Mery sampaikan" mendengarkan suara sang anak Sang ibu membuka pintu " Ada apa Mery? " tanya sang ibu kepada sang anak.


" Ma, Mery sama mas Manan akan bulan madu?" sang mama yang mendengarkan sang anak akan pergi bukan madu, sangat senang dengan jawaban sang anak.


Lalu sang anak, langsung memberitahukan kepada sang anak " jangan lupa siap pulang madu berikan kami cucu" jawab sang mama


Langsung wajah Mery sangat malu mendengarkan pengakuan dari sang mama.


" Ma, doain kami selamat ditempat tujuan ya ma" langsung Mery memeluk sang mama. Ibu sudah kelihatan usia sudah memasuki umur 55 tahun hanya tersenyum kepada sang anak


Ibu sangat menyayangi sang anak, karena sang anak susah telat menikah demi menunggu cinta pertamanya.


Mama yang tahu tentang perjuangan dan cinta pertamanya. Mery sering menangis ketika dulu mengetahui Manan telah menikah dengan wanita lain. Sempat Mery mengasingkan diri keluar negeri demi melupakan masa lalu.


Tuhan memberikan kesempatan buat Mery untuk menjadi isteri kedua Manan.


Dan setelah Manan menikahi Mery sang mama sangat terharu dengan kisah cinta sang putri.


Sang mama memberitahukan kepada sang suami tercinta tentang perasaan cinta Mery kepada Manan. Mery yang menunggu cinta Manan selama lima tahun


Baru mereka dipersatukan oleh ikatan pernikahan. Sang mama langsung memberikan doa kepada sang anak dan menantu agar terus bersama sampai maut yang memisahkan mereka.


Setelah selesai pamit kepada sang mama, Mery langsung bersiap- siap. Menyiapkan semua keperluan pakaian ganti. Dan sang mama ikut juga membantu sang anak dalam sebuah kebutuhan didalam ras koper.


Manan bertanya " Gimana sayang sudah selesai kamu menyiapkan semua barang" Mery yang ditanya oleh sang suami langsung menggangguk.


Sang suami yang melihat jawaban sang isteri tersenyum lembut kepada Mery. Mereka tidur cepat karena besok mereka akan berangkat pagi ke tempat yang cuaca panas.

__ADS_1


Malam mereka tidur dengan berpelukan, sampai bunyi alarm yang disetel bunyi suara adzan subuh mereka sholat berjamaah. Setelah selesai mereka langsung bersiap untuk berangkat


__ADS_2