Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
47. Manan Naik Jabatan.


__ADS_3

Setelah pelantikan Manan menjadi Profesor sebuah universitas terkemuka Negeri. Manan ditunjuk sebagai dekan dikampus selama periode kedua kalinya.


Sang istri sangat puas dan bangga mendampingi sang suami tercinta. Manan memeluk sang istri dan anak-anaknya. Mereka berfoto mesra


Sementara ada seseorang yang sangat marah mengepal tangan melihat adegan tersebut.


Dia keluar dari ruangan, setelah mengantarkan pesanan kliennya. Dia tak menyangka setelah lama tak berjumpa dengan Manan. Sekarang kehidupan Manan malah makin sukses.


Dia merasa Tuhan tidak adil kepadanya, mengapa orang yang terlahir dari keluarga yang miskin makin sukses. Sedangkan dia hidup dari keluarga yang kaya. Malah sekarang posisi hidupnya jungkat balek.


Sang bunda Razali sedang sakit parah akibat kelelahan dalam bekerja. Selama ini Bu Razali tidak pernah bekerja keras. Selama mendiang sang suami hidup selalu kebutuhan keluarga yang memenuhi adalah usaha sang suami.


Setelah suami jatuh sakit dan meninggal dunia, sang istri tidak bisa meneruskan usaha yang dijalankan oleh sang istri. Sang isteri dan anaknya tidak pernah paham dengan usaha sang suami. Sehingga tidak ada yang meneruskan usaha pak Razali.


Sekarang sang kembar telah melanjutkan sekolah tinggi di universitas tak terasa sudah beranjak dewasa sang anak Manan telah memasuki usaha dua puluh tahun.


Manan mengajarkan sang kedua anaknya untuk rendah hati dan mandiri. Manan tidak pernah memanjakan sang kedua anaknya.


Mery sudah dua tahun berhenti mengelola usaha butik karena harus menemani sang suami keluar kota. Dan sang suami tidak ingin sang istri merasa kelelahan.


Sang istri sangat mencintai suami yang penyayang dengan keluarga. Sang istri sangat mencintai Manan yang penuh dengan kasih sayang terhadap keluarga.


Walaupun Manan keluar kota selalu mengajak sang istri untuk menemani keluar kota untuk seminar kegiatan kampus. Sang isteri dengan setia menemani sang suami dalam bertugas.


Manan sudah berada diruang dekan dengan papan nama Manan. Tak terasa air mata Manan menetes perjuangan Manan berjuang untuk meraih cita-cita tak mudah. Belum pagi hinaan dari tetangga dan sang ayah


Semenjak ibu kandung Manan meninggal Manan tidak pernah mendengarkan kabar tentang ayah kandung dikampung. Manan terlalu kecewa dan sakit hati dengan perbuatan ayah terhadap ibunya.


Bagi Manan sang ayah telah meninggal semenjak sang ayah menelantarkan mereka dengan bunda. Yang harus berjuang menjadi pengumpul kayu dihutan.

__ADS_1


Belum lagi bahaya yang datang saat berjumpa dengan babi dihutan. Pernah sang ibu terluka parah saat kehutan untuk mencari kayu bakar. Kenangan itu sangat membekas dihati Manan.


Setelah meninggal sang bunda tak pernah ayah datang untuk berjumpa dengan kami. Membuat hati ini sangat membenci namanya.


Masih teringat pesan ibu, apabila bertemu dengan ayahmu jangan pernah kalian membenci ayah kandungmu. Ibu sungguh mulia hatimu, sudah diselingkuhin dan tak diberi nafkah.


Tapi ibu tak pernah dendam dengan ayah, ibu anggap ayah adalah titipan dari tuhan yang kehadirannya hanya sebagai titipannya.


Sehingga membuat ibu tidak pernah membenci orang, Kadang ibu sering dimanfaatin dengan penduduk setempat. Tapi ibu ikhlas, ketika ibu meninggal aku mencium bau mayat ibu sangat harum


Tak ada sedikitpun bau busuk seperti mayat orang lainnya. Pernah Manan datang kekampung tetangga malah tercium bau mayat tak sedap.


banyak tetangga yang memuji sifat ikhlas ibu dalam bekerja. Ibu sangat sederhana dan sahaja.


****


Ibu Razali sedang melamun, melihat tingkah sang anak yang tak wajar. Ibu Razali kaget ketika menemukan sang anak mengamuk dalam rumah.


Sang anak hanya diam saat sang ibu bertanya " Kamu kenapa nak kok pulang kamu seperti ada masalah"


Sang anak menceritakan kepada sang ibu kalau sang anak berjumpa dengan Manan


" Nak, kamu tidak melupakan perbuatan ayahmu telah membuat Manan kehilangan istri dan anaknya


sang anak setelah mendengarkan semua cerita sang bunda hanya menghela nafas berat


" Maafkan Abang ya ma, Entah Napa mama seperti merasa gak adil "


" Kamu jangan menyalahkan Manan , dia telah kehilangan istri dan anaknya karena adikmu sangat berambisi. Dan ayahmu telah mengkhianatin sahabat dalam membunuh sang anak." memikirkan perkataan sang bunda membuat hati kecil merasa dilema.

__ADS_1


Dia sangat kesal dan kecewa terhadap tindakan sang adik dan ayah kandung. Bagaimana mereka bisa berbuat hal bodoh seperti itu.


Kalau saja mereka tidak pernah berbuat salah pasti keadaan mereka tidak seperti sekarang. Harta peninggalan sang ayah masih ada, dan Siska tidak meninggal.


Sang bunda telah mengikhlaskan segalanya, semakin tinggal dikampung kelahiran. Semakin membuat sang bunda semakin menjadi dewasa.


Tidak ingin larut dalam penyesalan, sang bunda mengatakan kepada sang anak " Sudah tidak usah kamu mengejar dunia, bekerja sekedar saja karena kita akan kembali kepada Allah SWT."


Setelah mengatakan itu sang bunda mengajak anaknya untuk tidur. Dan sang anak langsung masuk kedalam kamarnya.


****


Pagi Manan bangun alarm telah berbunyi, pagi Manan melihat jam pukul 03.00 tengah malam Manan melakukan sholat tahajud. Manan meminta kepada Allah agar membuat dirinya selalu rendah hati dan berterima kasih atas semua apa yang telah dia miliki.


Setelah selesai sholat dan berzikir sampai menunggu waktu sholat adzan subuh. Setelah menunggu waktu sholat tak lama terdengar suara adzan subuh


Manan langsung melakukan sholat subuh dua rakaat di mesjid dekat rumahnya. Manan banyak berdzikir kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan dan rejeki yang berkah.


*****


Bangun pagi Bu razali mengambil wudhu untuk menunaikan ibadah sholat. Sang anak telah dibangunkan dan sang anak ikut membangun sang istri untuk menyiapkan makanan


Setelah pulang dari mesjid putra Razali meminum kopi yang telah dibuat oleh sang isteri. Setelah meminum kupi langsung mengecek ke kolam melihat ikan lele yang akn dipanen.


sang ibu tersenyum melihat sang anak tidak lagi marah. Sang bunda sangat cemas melihat putra sangat marah ketika melihat Manan putra angkat yang telah diasuh oleh sang suami telah berhasil


Melihat keberhasilan sang putra angkat membuat sang anak cemburu dan iri. Sang bunda tidak bisa berharap banyak dengan kesalahan sang suami dan anaknya yang telah berbuat jahat kepada Manan.


Sehingga Manan telah memutuskan hubungan baik dengan keluarga angkatnya. Bahkan saat sang adik angkat telah meniggal Manan tidak berziarah dan tahlilan kerumah.

__ADS_1


Menandakan Manan sudah tak ingin lagi berurusan dengan keluarga mereka. Sang bunda langsung mengerti, akibat dari tersebut sang anak langsung paham tidak ingin lagi berbuat macam-macam.


Sang anak pergi membawa mobil pick up mengantarkan pesanan langganan rumah makan warga yang telah menjadi langganannya.


__ADS_2