
Setelah beberapa dirawat dirumah sakit dan Manan sudah keluar dari rumah sakit. Wajah Manan sangat bahagia setelah bisa pulang dari rumah sakit.
Jujur Manan sudah mengalami penyakit yang diderita, Awal mulanya Manan tidak pernah menyangka penyakit yang dialaminya akan bisa parah seperti ini.
Flash black
Manan kaget setelah mengecek kesehatan dirumah sakit dokter langganan. Setelah mendaftar diri diruang pasien Manan dipanggil oleh perawat dan berjumpa langsung dengan Dokter spesialis penyakit dalam.
Manan membaca hasil dilab dan dokter yang memeriksa keadaan Manan sangat prihatin dengan hasil lab. Tanpa putus asa setelah mengetahui hasilnya.
Hasil lab sudah keluar bapak sudah membaca hasilnya semua positif bapak harus segera melakukan operasi dan menemukan pendonor ginjal
Akan sulit nanti kalau ditunda gejala akan semakin naik level stadium pak. Kata dokter yang menjelaskan penyakit yang diderita oleh Manan. Nampak keputusasaan dalam wajah Manan.
Tapi Manan tidak mau gegabah dalam menghadapinya, Manan meminta dari dokter agar bisa membantu mencari donor untuk melakukan transplantasi organ tubuh.
Manan tidak pernah menyangka dia mengalami penyakit langkah. Manan mengalami kanker sumsum tulang, Manan mengecek hasil Lab dan positif.
Manan langsung keluar dari rumah sakit dengan wajah yang kusut, Manan tanpa sadari sudah memasuki jalan kekuburan makam tempat mendiang istrinya.
Dimana Manan membaca doa untuk sang istri dan anaknya. Manan juga membersihkan rumput liar yang ada dikuburkan. Manan membersihkan kuburan yang tampak sangat panjang rumputnya
Dia baru sadar ketika orangtua dari mendiang masih hidup kuburan sang istri sangat terawat. Setahun lalu ayah mertua telah meninggal dan disusul oleh ibu mertua.
Manan kala itu sangat sedih mendengarkan berita kematian dari kedua orangtua yang pernah menjadi ibu dan ayah mertua Manan
__ADS_1
Selama hidup dan tinggal bersama ayah dan ibu mertua tak pernah kedua orangtua mertua punya masalah atau selisih paham dengannya. Awal Manan sangat segan telah menikahi istri yang berasal dari pemimpin pondok pesantren.
Manan sangat kangen dengan Almarhum istrinya Manan bercerita akan segera bertemu dengan sang istri dan calon anaknya. " Apakah kamu masih merindukanku dek Ani! Maafkan mas yang lama mengunjungi kalian" Setelah bercerita dengan Makam sang mendiang isterinya.
Manan menjadi lega setelah meluapkan segala beban yang telah dia tahan. Manan tidak pernah menyangka semua terjadi dengan cepat sampai Manan berfikir akan merahasiakan semuanya.
*****
" Ayo cepat sayang bawa anak bungsu jha jangan semuanya ikut, gak enak kita pergi kerumah sakit bukan berwisata." Sang istri membenarkan perkataan sang suami dan sang istri memberikan bujukan kepada sang anak sulung untuk mengerti
Sang anak sangat sedih ditinggal oleh sang ibu dan ayahnya. Hanya adiknya saja akan dibawa ibu. " Ibu selalu meninggalkanku, dirumah saja aku sendirian mengapa hidupku seperti ini." Melihat sang anak selalu merajuk bila di tinggal sang bunda dan ayah langsung saling memandang dan akhirnya memberikan uang lima puluh ribu kepada sang anak baru sang anak diam.
Melihat sang anak tidak merajuk lagi sang ibu dan ayahnya langsung meninggalkan rumah dan langsung terminal dengan becak. Bapak becak yang melihat tingkah sang keluarga hanya menggeleng saja
Sang istri dan suami naik becak langsung berangkat, selama perjalanan sang istri bertanya seberapa serius penyakit saudaranya. sampai membawa suami ikut membawanya datang
*****
Manan sudah melupakan semua yang terjadi, tidak ingin menjadi dendam yang membuatkan kebaikan. Setelah sang isteri selesai memasak Sang isteri menanyakan kepada suami
"Mas kenapa mereka kok belum datang juga, coba kamu telepon, tanyakan dimana posisi mereka" Sang isteri nampak khawatir karena sudah dua jam mereka sudah sampai di terminal tapi belum sampai kerumah.
Sang suami yang terusan didesak oleh sang istri, merasa khawatir. Sambil berjalan mengambil telepon dari cas hp. Lalu Manan melakukan pemanggilan telepon dan tersambung.
" Halo assalamualaikum udah sampai dimana" saat panggilan tersambung tak lama lansung diseberang mengangkat telepon. Dan menjawab " Alhamdulilah kami sudah mau sampai kerumah y"
__ADS_1
Selesai telepon Manan langsung memberitahukan. kepada sang istri agar sang istri tidak perlu khawatir. Sang istri yang telah diberitahu oleh suaminya. Mendengar penjelasan suaminya Mery hanya menghela nafas
Seperti dugaan Mery pasti saudara angkat belum tahu alamat rumah. Akhirnya Manan sharelok kepada saudara angkatnya. Tak lama bunyi suara bel dari pintu. Mereka bergegas membuka pintu dan melihat kedua pasangan dan bayi masih kecil.
Selesai mereka saling bertemu dan berpelukan lalu sang istri menyuruh sang suami untuk mengajak masuk dan mengajak untuk makan siank bersama.
Setelah makan siank bersama selesai, Manan langsung membicarakan tentang bantuan yang akan ditawarin oleh saudara angkatnya. Manan akan membuka usaha untuk kedai makan. Setelah mengalami penyakit yang dideritanya. Manan ingin menghabiskan waktu bersama keluarga
Tentu sang istri sangat kaget sekali mendengarkan pembicaraan ini, Saudara angkat menatap Manan untuk beberapa detik Dan menanyakan kepada Manan.
" Penyakit yang kamu diderita pasti sangat serius, membuat kamu membuang impian dari cita-citamu. Pasti kamu menutupi dari aku dan keluargamu ya"
Manan yang mendengarkan penjelasan dari saudara angkatnya hanya bisa tersenyum kecut. " Aku ingin meminta kamu untuk memulai bisnis bersama aku" sang saudara sangat kaget mendengarkan penawaran yang telah diberikan oleh Manan
Sambil menatap Manan dengan tulus ternyata Manan masih menjadi pria yang baik hati yang suka ringan tangan. Tanpa sadar mata sang saudara angkat sangat berkaca dan jujur sang istri yang mendengarkan penawaran yang dilakukan
Jujur sangat Manan merasa waktu sangat mempet sekarang kondisi melihat fisik. Manan mengambil langkah diawal ketika melihat kondisi masih belum parah Manan akan ingin segera keluar negeri untuk menyembuhkan penyakit.
Sang istri yang sudah tahu dari sang anak awal sangat kaget ketika penyakit sang suami sudah parah tanpa dia ketahui. Mery sangat sedih tapi tidak dia
Sang isteri tidak bisa membayangkan tanpa hadir seorang Manan dalam hidupnya. Manan adalah suami yang sangat baik bagi sang isterinya. Ayah yang sempurna untuk anaknya.
Sekarang sudah besar sang anak sulung telah membatalkan beasiswa karena khawatir terhadap penyakit sang ayah tak kunjung membaik.
Sang adik yang setelah mengetahui ayah sakit dia nangis tersedu. sang kakak yang melihat adik perempuan menangis langsung menghampiri. " Sudahlah jangan bersedih ayah pasti segera sembuh" sang kakak tidak pandai membujuk wanita sedang bersedih.
__ADS_1
Sang adik yang dihibur oleh sang kakak langsung terdiam. Dan sang bunda datang memeluk anaknya