Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
45. Kepergian Siska


__ADS_3

Ibu Razali sangat cemas duduk di kursi menunggu ruang operasi terbuka. Saat lampu ruangan operasi menyala menandakan sedang berlangsung operasi masih berjalan.


Bagi Bu Razali waktu sangat lambat, sang bunda menangis karena melihat sang anak harus menjalani operasi sebelum operasi dimulai sang dokter berkata kalau operasi berjalan sukses hanya 35 persen.


Mengingat cedera yang dialami sang anak cukup serius, Tak lupa bacaan ayat Yasin telah Bu Razali bacakan. Akhirnya meja ruang operasi terbuka.


Sang dokter keluar dengan wajah yang cukup sulit diartikan, sang dokter menyatakan bahwa sudah berusaha menyelamatkan sang Puteri, tapi Tuhan menentukan nasib seseorang.


" Maaf anak ibu tidak bisa kami selamatkan, pasien meninggal diruang operasi pukul jam 20.00 wib "


Sang bunda yang mendengarkan ucapan sang dokter menjerit menangis. " tidak anda bohong, putriku masih hidup "


Setelah mengungkapkan, lalu sang kakak mengambil alih tubuh sang bunda, " bu jangan seperti ini, Siska sudah lebih baik berada di sisi Allah."


Setelah mengatakan itu sang bunda menghapus air mata, sang bunda untuk mengikhlaskan sampai mayat Siska diambik alih oleh perawat.


" Bu mayat akan kita kafankan " setelah mengatakan itu perawat menunggu jawaban dari sang bunda. lalu sang anak lelaki menjawab " Baiklah kami tunggu dirumah pak, tolong mandikan adik saya "


Setelah berucap sang kakak langsung membawa sang bunda untuk segera menenangkan diri, tak lama ibu pingsan.


" Dokter tolong ibu saya "


langsung sang anak dan beberapa perawat lelaki mengangkat sang bunda kedalam ruangan dan membaringkan keatas kasur.


Sang anak menjaga sang bunda, dan tak lama sang bunda bermimpi melihat sang anak sedang menangis, " Siska melihat sang bunda menangis tersedu-sedu, Bu tolong minta maaf sama Manan. Siska tersiksa Bu dengan dosa Siska."


Lalu sang bunda berkeringat terbangun sambil menangis memanggil nama siska. " Ibu bangun jangan menangis lagi Bu" lalu ibu langsung bangun dari mimpi buruknya.


Sang anak mengambil minuman air putih, setelah sudah siap dan meminumkan air putih. sang ibu menjelaskan tentang mimpi yang dia alami.


Sang anak yang mendengarkan mimpi dan cerita sang bunda atas perbuatan sang ayah dan adiknya membuat terkejut.


" Astagfirullah kenapa ayah sama Siska nekat berbuat jahat dan dzolim Bu "

__ADS_1


Sang bunda hanya terdiam dan menangis menceritakan kejadian. Membuat sang bunda merasa bersalah dengan Manan sang anak angkat yang telah dianggap oleh sang bunda seperti anak kandung.


" Bu sudah menelpon Manan dan meminta dia untuk datang kerumah agar sang adik bisa tenang "


lalu sang bunda langsung menelpon nomor Manan sampai sepuluh kali menelpon.


Setelah berkata kepada Manan bahwa sang anak telah meninggal dunia.


" Manan Siska mengalami kecelakaan dan nyawa tidak bisa ditolong. Ibu meminta sangat besar kepada Manan bersudi untuk memaafkan semua kesalahan yang telah dibuat oleh Siska atas istrimu "


Manan yang mendengarkan penuturan Bu Razali hanya terdiam di sana.


lalu terdengar suara , " Bu saya Mery, istri bang manan. Nanti saya sampaikan pesan Bu "


Wajah sang Bu pias setelah mengetahui yang mendengarkan ucapan meminta maaf.


Setelah mengetahui rahasia sang suami sekarang baru paham sang istri terhadap perubahan sikap yang dialami sang suami.


Lalu tak lama keluarlah sang suami dari pintu kamar mandi. Dan setelah memakai baju, Mery mendekat dengan sang suami, " Mas tadi ibu menelpon, kalau mbak Siska mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. "


Setelah mengatakan itu Manan yang mendengarkan cerita sang istri bersikap acuh dan tak acuh.


" Mengapa mas gak pernah cerita sama aku kalau mbak Siska berbuat jahat sama Alrmahum istri mas " Sang suami kaget mengetahui kalau sang istri telah mengetahui rahasianya.


Lalu sang istri menceritakan tentang ibu angkatnya telah menelpon sebanyak sepuluh kali. Mery yang merasa binggung dengan panggilan nomor yang telah dipanggil


Selama ini Manan tidak menceritakan kepada sang istri tidak ingin membuat sang istri terbebani. Tanpa sadar Manan telah mengetahui dari oranglain.


" Apakah Abang mau kerumah ibu melayat Siska bagaimanpun semua keputusan ada sama Abang"


Mery akan memberi keputusan kepada suami, dan gak mau memaksa suami untuk tidak datang melayat. Manan mengembuskan nafas beratnya tanda pikiran sedang berkecamuk.


" Aku tidak bisa melupakan apa yang telah mereka lakukan, tapi aku tak ingin ada dendam yang selalu mas bawa "

__ADS_1


Ketika Manan mengatakan tentang apa yang telah dirasakan jatuh air mata rasa sedih dan sakit yang telah dia pendam. Sang istri yang melihat suami tercinta menangis ikut sedih.


Baru pertama kali suami menangis sedih tentang masalah yang dia hadapin.


Sang istri yang melihat suami menangis membiarkan karena Mery berharap sang suami dapat melepaskan semua kesedihan yang telah dia alami.


Setelah mengatakan semua kepada Mery tentang apa yang terjadi Mery sangat syok setelah mengetahui semua rahasia yang telah disimpan oleh sang suami.


Mery memeluk sang suami dan berjanji mulai detik ini akan selalu suka dan duka bersama dengan sang suami tercinta.


Setelah usai mengatakan itu Mery berkata " tidak usah pergi melayat keluarga binatang seperti itu tidak pantas dijadikan keluargamu lagi."


Sang suami yang mendengarkan sang istri langsung mereka memeluk. Dan sang Mery mengangkat telepon panggilan dari ibu angkat kalau sang suami tidak akan pergi.


Sang ibu angkat akhirnya menyadari kalau anak angkatnya sudah tak ingin lagi berurusan dengan kelurga mereka lagi.


Sang ibu akhirnya memberitahukan sang anak tentang apa yang terjadi akhirnya keluarga langsung menguburkan sang Puteri.


Tidak ada yang berbicara selama mayat disholatkan dan dikuburkan selain Isak tangis sang bunda.


Lalu sang bunda meminta semua yang datang agar mau memaafkan kesalahan sang Puteri tercinta setelah mengatakan itu tak lama banyak orang yang menangis hutang kediaman sang bunda


sang ibu mulai pusing memikirkan hutang sang Puteri. Karena semua hutang telah dibayar dengan menjual semua barang peninggalan yang dimiliki oleh sang Puteri.


Setelah menjual semua barang sang Puteri dari tas dan perhiasan yang dimiliki sang Puteri semua sudah habis dan tak ada sisa.


Sang ibu akhirnya mengajak sang putera untuk kepesantren dan berhijrah. Sang anak yang melihat semua ujian yang telah dialami sang keluarga adalah perbuatan dari keluarga mereka sendiri.


Mereka kembali setelah mengadakan acara tahlilan ke tujuh hari untuk sang adik. dan setelah itu mereka kembali kepesantren dimana sang bunda mendalami ilmu


Setelah selesai mereka menjadi penghuni dipesantren Abah Jamil. Mereka merasa malu dan sangat menyesal atas perbuatan yang telah dilakukan oleh sang suam' dan puterinya.


Sang bunda telah meminta maaf kepada Abah jamil.dan istrinya mereka akhirnya meninggalkan pesantren

__ADS_1


__ADS_2