Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
39. Rencana licik terungkap


__ADS_3

Siska merasa gemetaran menahan emosi kuku Siska sudah mencakar sova yang diduduki. Rasa sakit hati langsung muncul.


Mery yang melihat sorot mata Siska seperti orang yang sedang menahan cemburu dan marah. Lalu karena Siska melihat Mery melirik ke arahnya.


Siska pura-pura memperbaiki raut wajahnya, tanpa Siska sadari kalau tanpa sepengetahuan Mery telah melihat sendiri. Hal itu membuat Mery merasa binggung dengan sikap sang suami.


" Kak Mery dan Mas Manan saya pamit pulang dulu ya " Setelah mengucapkan permisi Manan melirik sinis kepada Siska. Ternyata perubahan sikap Manan didasari oleh pemberitahuan


flash back tiga jam sebelum


Razi menelpon sang teman dan ingin memberitahu, takut kalau sang kawan tidak mengetahui kalau sang istri sudah ditarget oleh wanita sakit mental.


" Ada apa bro telpon aku mau ajak makan siang ya" nyindir Mana kepada sang kawan. Lalu Sang Kawan menghela nafas berat


" Manan, kamu mengenal Siska, " Jujur saat sang kawan menyebut Siska Manan kaget merasa ada apa sang kawan bertanya seperti itu.


" Kenapa dengan Siska, Emang apa yang dibuat Siska " Lalu sang kawan menceritakan kalau yang menyuruhnya untuk berbuat jahat kepada karier istrinya. Setelah mendengar semua cerita dari sang kawan membuat Manan sangat emosi


Manan tidak bisa mentolerir sikap Siska kepada istrinya. Alasan Siska melakukan karena ingin melihat Mery hancur dan terpuruk.


Setelah menelpon dengan teman lamanya, membuat Manan sadar akan membuat perhitungan pribadi tapi melihat dirinya datang kerumah.


Siska sudah nekat dengan mendatangi rumah pribadiku. Untuk membuktikan semua tuduhan sang kawan ikut membantu Siska. Karena sang kawan tidak mengetahui Mery adalah istri Manan.


Kalau mereka tahu, tentu saja akan menolak rencana Siska. Walaupun Siska membayar jasa mereka dengan memberikan tubuh secara gratis. Tapi itu sangat tidak sepadan.


Manan sengaja melakukan adegan romantis didepan Siska untuk mengetahui benarkah Siska mempunyai perasaan kepadaku.


Dan reaksi Siska sungguh mengejutkan hati, melihat mata dia sangat marah kepadaku. Membuat aku yakin dengan perkataan teman bahwa Siska dalang semua kesusahan istriku.

__ADS_1


Dan aku sengaja akan menampakan kehidupan rumah tanggaku yang harmonis didepannya. Aku selama ini menghargai ibu dan ayah. Tapi kalau Siska ingin menghancurkan rumah tanggaku maka jangan salahkan aku bersikap kejam kepadanya.


Tak ingin aku mengalah didepannya, Membuat dia besar kepala dan akan menggangu istriku. Maka akan ku buat dia mengerti posisi dia. Setelah aku menampakan kepadanya, dia sangat malu dan langsung pulang.


Berharap tidak ada lagi niat yang terselubung kepada istriku. Hari ini dia datang kerumah dengan membawa hadiah untuk kedua anak-anakku menandakan kamu sudah mempersiapkan dengan baik.


Tapi maaf untuk kedepan aku sebagai kepala rumah tangga tidak akan memberi kesempatan kepada kamu.


" Anak-anak ayah mau bilang, jangan pernah meminta hadiah kepada oranglain"


Sang anak setelah aku meminta kepada mereka untuk tidak meminta hadiah. Mereka binggung.


" Pa, kami tidak meminta hadiah dari kakak Siska " Seperti putraku mengetahui maksud perkataan ku. Emang lelaki aku sangat cepat tanggap terhadap perkataan uang akan ku ucapkan.


Lalu istriku memandang binggung kepadaku, dan dia mulai ingin bertanya kepadaku.


Istri dan anak hanya bisa diam, mereka tidak lagi membalas ucapan ku. Lalu aku mandi mendinginkan kepalaku yang terasa mendidih. Setelah mandi aku lebih tenang dari pada sebelumnya


Siska pergi dari rumah Manan, Mery binggung mengapa hubungan antara sang suami dengan adik ipar menjadi buruk.


Apakah ada sesuatu yang telah ditutupin oleh sang suami. Karena Mery sadar selama berumah tangga Manan tidak pernah membenci seseorang.


Manan teringat kejadian masa lampau ketika sang bunda telah ditinggal oleh sang ayah. Dimana bunda berjuang sendiri mencari nafkah untuk menghidupkan semua anak-anaknya.


Siska membuat dirinya seperti pelakor yang ingin merusak mental sang istri dan anak-anaknya. Tentu saja membuat Manan merasa murka kalau tidak menggangap hubungan dengan sang orangtua.


Manan akan membuat perhitungan dengannya. Atas apa yang telah dia lakukan kepada sang istri. Manan juga tak akan lagi memberi akses untuk dia datang kerumah lagi.


Untuk selanjutnya Manan berbicara tegas kepada orang rumah untuk tidak mempersilahkan tamu atas nam Siska datang kerumah.

__ADS_1


Tentu saja membuat Mery kaget, Mengapa sang suami tidak mengijinkan saudara u tuk datang. Manan ingin bercerita kepada Mery agar kalau bertemu dengan Siska langsung menjauhi.


" Mas, mengapa kamu sangat kejam kepada adik ipar" langsung suami berkata terus terang agar sang istri tidak ragu untuk ikut memihak kepada Manan.


Ketika Manan menceritakan hal yang telah dia temukan Mery sangat syok. Mery tak pernah menduga kalau saudara angkat suaminya bisa mempunyai rencana sejahat itu padanya


" Mas boleh aku tahu alasan kenapa mbak Siska bisa sejahat itu kepadaku? " Sang suami menjadi ragu kepada sang istri. Kalau dia menceritakan tentang perasaan yang dimiliki Siska kepadanya.


Apakah sang istri tidak sakit hati dan cemburu. Manan tidak ingin sang istri menjadi beban. Tapi kalau tidak Manan katakan juga Manan bahkan binggung dengan perbuatan Siska yang menargetkan sang istrinya.


Akhirnya Manan menghela nafas berat sebelum menceritakan. " Siska sangat terobsesi dengan mas, dari dulu dia sudah pernah menembak mas. Tapi Mas langsung menolak karena kami saudara angkat. Dan mas tidak tertarik dengan Siska. "


Sekarang apa yang menjadi teka teki telah terjawab sudah. Mengapa Siska sampai nekat datang kerumahnya dan membawa hadiah untuk anak-anak. Mery menjadi khawatir dengan keselamatan buah hatinya.


Untuk menghadapi orang yang sakit jiwa Mery tidak mau sembrono.


" Mas kamu harus menjaga keselamatan anak-anak, Aku curigai kalau bapak sudah mengetahui perasaan Siska"


Manan juga binggung dan dilema, karena Manan berfikir apakah bapak sudah mengetahui atau belum.


Jujur aku gak ingin dikatakan kacang lupa kulitnya. Selama ini bapak sudah banyak menolongku ketika dulu aku bukan siapa-siapa.


Masih teringat dengan jelas semua di memory kepalaku. Ketika bapak orang pertama yang tidak mengenal ku dan mau menolongku apa adanya


Kala itu aku dengan keadaan yang sulit, masih ku ingat Siska memandangku sangat beda dengan sekarang. Dia dulu sangat jijik melihat aku dirumahnya. Ketika aku berhasil dia memintaku untuk membalas Budi.


Sudah gila pikirannya, masih teringat dengan perkataan yang menghinaku. Disaat itu aku yang bersifat acuh tak acuh. Karena tak ingin mendapatkan masalah aku hanya cuek karena mengerti dengan keadaanku yang lagi sulit.


Mery melihatku termenung datang dengan membawa kopi, dan duduk di sampingku sambil berkata " tidak usah terlalu memikirkannya mas "

__ADS_1


__ADS_2