Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
30. Masa ngidam


__ADS_3

Mery hamil sudah memasuki kandungan lima bulan, dimana Mery sangat mengidamkan makan asem pedas. Sang suami yang melihat sang istri makan hanya bisa pasrah.


Mery yang dapat menghabiskan makan sekilo tiap hari untuk ngerujak. Dan anehnya sang suami harus melihat dia makan, yang membuat Manan jadi binggung dengan kebiasaan sang istri.


Manan ingin protes karena tidak sanggup makan, sampe Manan diare dan harus dilarikan kerumah sakit.


Melihat sang suami sakit gara-gara ulahnya,membuat Mery merasa bersalah. Tapi Manan menjadi sumi sangat baik untuk istrinya, tidak pernah menyalahkan sang istri.


Mery sadar dengan perbuatan bisa membuat sang suami celaka. Tapi entah kenapa hal seperti itu bisa dilakukan.


" Mas aku minta maaf, gara-gara ngidam aku suruh kamu makan rujak" Mery yang menahan Isak tangis. Sedangkan sang suami yang melihatnya jadi merasa iba.


Manan yang baru pertama kali melihat sang istri menangis seperti anak-anak hanya bisa menahan lucu dan gemas melihat sikap sang istri.


Manan menaham Matian untuk tidak tertawa melihat ekpresi sang istri. yang sedang memainkan bibirnya.


" Sayang kamu gak salah kok, perut mas jha yang lemah"


Lalu mereka diam, sang suami menyuruh Mery untuk tidur disamping. Mery yang disuruh suami untuk tidur disebelahnya hanya bisa tersenyum. Mereka berpelukan sampai pagi


Suster dan perawat yang melihat pasangan suami istri yang sakit hanya bisa tersenyum. Setelah di cek infus selesai perawat meninggalkan kamar pasien.


Mery sangat haus dan bangun, Manan yang tidur disamping Mery merasakan gerakan sang istri sangat .


" Mau kemana sayang, kok kamu udah bangun."


Melihat sang suami yang bangun karena tingkahnya hanya bisa tersenyum


" Sayang kamu mau sarapan makan apa" Mery tersenyum melihat perhatian sang suami.


" Kita makan pas kamu juga dapat sarapan, kamu pesan aku makan lontong sayur sama buah ya!


Suami yang melihat sang istri hanya tersenyum. Lalu pintu ada yang ketuk


" Assalamu'alaikum"


" Walaikumsalam" jawab sang suami kepada tamu yang mengetuk pintu rumah. Lalu munculah seorang Mahasiswi.


Mery kaget ada mahasiswa, " Sayang ne mahasiswa aku yang punya skripsi. Aku harus segera memulai bimbingan konsultasi"

__ADS_1


Kata sang suami, agar sang istri tidak salah paham. Mery mengerti sang suami lagi sedang mengerjakan tugas dikampus.


Lalu tak lama sang suami mencoret skripsi yang menurut kurang tepat. Lalu Mahasiswa pamit, setelah mengerjakan tugas.


Setelah selesai, Manan mandi karena merasa sudah gerah. Melihat sang suami sudah akan mandi, mereka tersenyum penuh arti.


Mereka ikut mandi sambil lagi mengulang kegiatan panas mereka. Mery melakukan suami istri sang suami memanjakan sang istri sampai Mery mendesah kepuasan.


Setelah aksi percintaan mereka selesai Manan memakai baju buat sang istri. Melihat perhatian dan kelembutan Manan membuat hati Mery merasakan hangat


" Sayang jangan pernah berubah ya selalu seperti ini" Sang suami yang mendengar sang istri langsung mencium kening.


Lalu Manan ceritakan tentang kehidupan keluarga dimasa kecil. Dimana sang ibu kandung tidak pernah diberi kasih sayang. Itu yang membuat Manan ketika nanti dia menikah akan memberikan cintanya semua kepada pasangannya.


Mery yang mendengarkan cerita tentang masa kecil sang suami sangat syok. Mery tak pernah menyangka kalau kehidupan Manan sangat tragis dan sedih. Mery memeluk sang suami saat air mata Manan jatuh menceritakan


Mery memeluk Manan dan menenagkannya, sampai Manan merasakan kehangatan. Manan tidak pernah bercerita dengan siapa siapin tentang masa lalu keluarga.


Mery memesan aplikasi makanan, untuk makan siank. Sedangkan pagi mereka hanya makan roti dan buah pisang.


Manan dan Mery tertidur sampai suster membangunkannya. Karena datang dokter yang mengecek kesehatan Manan diruangya.


" Selamat pagi pak Manan dan ibu "


Sapa dokter, dan mAwar yang merasa di sapa hanya bisa tersenyum.


" Pagi dokter, hari ini suami saya sudah bisa pulang"


Dokter tersenyum mendengarkan pertanyaan istri pasien.


" Iya hari pak Manan udah bisa pulang, tinggal tebus obat ja. J,angan dimakan lagi rujak yang pedas ya pak"


Sang istri yang mendengar pesan dokter hanya cengir merasa malu. Manan hanya tertawa melihat ekspresi sang istri yang sedang malu.


Dokter yang melihat pasang suami istri pada tertawa ikut juga ketawa untuk menghilangkan rasa canggung.


Dokter paham apa yang dialami sang suami pasti adalah karena sang istri lagi ngidam.


Dokter bersyukur ketika sang istrinya hamil tidak menyuruh memakan rujak pedas.

__ADS_1


Manan langsung dicabut selang infus oleh perawat. Dan Mery membereskan semua barang suami. Setelah semua barang telah selesai di beresin


Mery menelpon sang mama, memberitahukan tentang kepulangnya. Sang Mama yang mendapatkan telepon dari sang anak langsung mengangkat.


" Ma, mas Manan hari ini sudah bisa pulang kata dokter. Tolong mama suruh supir jemput kami dirumah sakit ya ma"


Sang mama yang mendengar kalau menantu sudah keluar dari rumah sakit


" Alhamdulilah, Nanti mama suruh pak Ujang menjemput dirumah sakit ya"


Sang anak setelah memberitahukan kepada mama langsung menghakiri telepon


Sang suami yang mendengarkan Istri menelpon sang ibu mertua hanya menghela nafas.


" Sayang kita bisa pulang naik taxi, kenapa merepotkan orangtua" Jawab sang suami kepada istri tercintanya.


Sang istri yang sudah hapal sifat suami yang tidak suka merepotkan oranglain merasa kagum dengan sosok sang suami. Disaat lagi susah dan sakit juga tidak merepotkan mertua.


" Mas orangtuaku tidak merasa terbebani, lagi pula supir yang aku suruh jemput" Jawab sang istri yang mengelak dari tuduhan sang suami.


Manan sudah hapal dengan sifat Mery yang kalau berdebat tidak akan mau ngalah seri saja tidak mau.


Setelah selesai, bercakap dengan sang istri Manan langsung segera mengajak sang istri untuk segera berkemas.


"mari kita tunggu pak Ujang yank" sang suami langsung duduk


Setelah tak lama menunggu ada ketukan dari pintu kamar masuklah pria sudah setengah umur


" Bu, nyonya suruh saya menjemput ibu dan bapak" langsung sang istri menggangguk dan sang suami mengambil tas besar dan sang supir membawa barang sisa punya majikannya.


Manan dan istrinya langsung pulang kerumah.


Tak lama mereka, telah sampai dirumah mertua. Manan dan istrinya turun.Langsung kerumah dan sang ibu mertua menyambut kedatangan menantu


" Gimana nak Manan,udah sembuh?" Manan yang ditanyak oleh sang ibu mertua langsung membalas jawab


" Alhamdulilah udah sembuh Bu, saya ijin kekamar dulu ya Bu" Langsung sang istri ikut menemani sang suami menuju kekamar.


Ibu mertua melihat keharmonisan sang anak sangat bahagia. Setidaknya anak telah tepat bertemu dengan jodoh. Tidak seperti dirinya yang selalu semua serba sendiri.

__ADS_1


Semenjak sang suami sakit stroke ibu selalu yang mengurus keperluan ayah dari mandi dan makan serta minum


__ADS_2