Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
35. Bertemu dengan klien genit


__ADS_3

Mery pulang dari sekolah anak, hari ini ada kawan yang memberitahunya kalau ada yang mau nikah dan memesan butik Mery.


Lalu tak lama Mery segera mandi dan bergegas ganti baju dan berdandan. Mery melihat diri di cermin. Penampilan sudah pas dengan pakaian, Mery segera berangkat ke butik.


Didalam perjalanan Mery menghubungi sang suami, " Halo mas, tadi aku sudah jumpain Bu kepala sekolah dan sudah menyelesaikan secara baik-baik" sang suami diseberang sudah lega ketika mendengar masalah anak telah diselesaikan.


Manan sudah siap pulang sebentar lagi, Manan berharap sang anak segera menyelesaikan tugas dikantor.


" Kamu dimana sekarang dik, jangan lupa makan dan sholat"


Setelah selesai berbicara ditelepon Manan segera menghakiri panggilan telepon.


Mery telah sampai ditempat usaha butik, Mery berjalan dan melihat ada tamu yang sedang menunggunya. Lalu pegawai menyapa " Selamat sore Bu Mery, Klien kita sudah menunggu ibu diruang tunggu"


Mery akhirnya memberikan salam hangat kepada klien sudah menunggunya.


Asisten karyawan butik Mery membawa makanan cemilan dan teh hangat kepada tamu.


Setelah karyawan meletakan minuman teh tamu mencium dan meminum teh.


" Silahkan di minum pak", lalu tamu meminum teh yang telah di hidangkan


" Teh wangi saya suka" Mery pun kikuk mendengarkan pujiannya.


" Baiklah ini menu daftar katalog dari saya silahkan tuan bisa melihat" Lelaki yang duduk didepan Mery memandang intens tubuh Mery dari atas sampai bawah.


Mery sangat risih dilihatin oleh klien, Mery . Merasa kek ditelanjangi.


" Baiklah pak kalau nanti bapak perlu sesuatu ,bapak bisa meminta tolong dengan asisten saya"


" Lukas, panggil saya Lukas "


Mery pamit dan langsung menyerahkan semua kepada asistennya.


" Maaf Bu merepotkan ibu " jawab asisten, melihat terus sudah sangat risih dengan klien yang terus memandang.


" Saya serahkan semua kepada kamu kalau ada klien yang seperti ini kamu bisa mewakili saya "

__ADS_1


Ratih cukup paham dengan kode yang diberikan oleh Bu Mery.


Kalau Mery tidak melayani klien model kek gini. Mery langsung menyambar kunci mobil dan langsung pulang kerumah. Di perjalanan Mery melihat mobil sang suami.


Dan kagetnya Mery melihat Manan bersama dengan seorang wanita. Mery tidak pernah melihat Manan bersama dengan wanita lain.


Mery menelpon sang suami, " Mas dimana " tanya sang istri kepada Manan.


Lalu Manan menjawab " Mas lagi sama kakak mas yang baru sampai " Mery yang melihat Manan menjawab dengan seorang perempuan


Mery langsung mematikan telepon, Mery langsung pulang. Tetapi ketika Mery mau berjalan, tiba-tiba mobil Mery diketuk oleh orang dari luar.


" Mas, kamu kok disini" sang suami tersenyum. Lalu memperkenalkan dengan kak Siska anak dari abah. Mery juga bersalaman dan ikut makan.


" Tadi mas mau pulang lalu Siska menelpon mas ajak ketemuan untuk ngobrol"


Mery kaget sang suami bercerita langsung didepan orangnya.


" Mas gak ingin kamu salah paham, tadi mas melihat mobil kamu sudah dipakiran, Mas tahu kalau kamu tadi nelpon pasti ingin membuktikan dimana posisi mas"


"gleg "


" Mas aku ijin dulu pamit pulang badan aku tak enak "sang suami yang melihat muka sang istri menjadi pucat ikut cemas. lalu sang suami langsung pamit dan meninggalkan


Siska yang ditinggalin oleh Manan didalam hati dia tak terima. " Aku akan membuat kalian berpisah mas, maaf aku mencintaimu mas'


sang suami langsung menyetir mobil dan meninggalkan mobilnya di parkiran sang istri sudah pingsan akibat kelelahan.


Sang suami langsung membawanya ke klinik disekitar. setelah menemukan klinik Manan menggendong sang istri.


" Dokter tolong periksa istri saya'


Lalu sang dokter langsung menyuruh Manan untuk membawa ke kasur dan sang dokter melakukan tugas memeriksa pasien.


Dokter mengatakan " Bapak seperti istri bapak tekanan stres tinggi, apakah ada permasalahan yang sedang dialami istri bapak' sang suami binggung dengan pemberitahuan ini


" saya akan mencari tahu dokter, terima kasih sebelum telah merawat istri saya '

__ADS_1


lalu Manan langsung mengambil resep yang ditulis oleh dokter.


Setelah selesai, Manan melihat panggilan telepon dari Siska.


" Ada ka, saya lagi di klinik mengambil resep obat. Maaf ka saya tidak bisa kerumah berkunjung istri saya sedang kurang sehat. Salam buat bapak dan ibu"


Manan heran dengan sikap Riska selama ini dia tidak pernah terlalu dekat dengan Manan.


Manan segera melangkah kaki keruang kamar sang istri. Melihat Mery sudah terbangun Manan akan bertanya hal apa yang telah membuat dia stres dalam bekerja sampai dia pingsan.


" Sayang kamu ada masalah apa, kok gak berbagi sama suamimu ini?" jawab sang suami yang sedang memperhatikan istrinya.


Mery yang ditanyak oleh sang sui hanya tersenyum melihat wajah cemas sang suami.


" Mas aku mau jujur, Sebernanya aku sedang bekerja keras untuk membuat cabang butik aku luas. Dan setelah aku menemukan klien ternyata sikap membuat aku pusing."


Jawab Mery kepada Manan, lalu sang suami yang menyimak mendengarkan semua curhatan sang istri


Mery menahan nafas takut sang suami akan berdebat dengannya.


" Baiklah pertama mas mau ngomong sesuatu tapi kamu jangan tersinggung. kamu masih ingat alasan mas mengijinkan kamu bekerja sayang? hanya untuk supaya kamu tidak bosan, dan kamu bisa menyalurkan semua bakat. Jadi kamu tidak stres dirumah mengurus anak"


Jawab Manan kepada sang istri, Mery masih teringat alasan sang suami yang mengijinkannya.


Mery sadar sekarang sang suami ingin memberikan Mery batasan.


" Aku masih ingat semua janji aku ke mas. Tapi Mas ini ada pengecualian. Aku pengen membantu keuangan kita mas. Anak akan besar butuh biaya untuk pendidikan aku ingin meringankan beban mas" jawab sang istri kepada sang suami


Lalu sang suami tersentuh dengan pengakuan apa yang diucapkan oleh sang suami.


" Kamu tidak perlu memikirkan biaya pendidikan anak, aku sudah mempersiapkan semua untuk anak, yang terpenting kamu tidak sakit sayang"


Mendengar kecemasan sang suami, Mery tidak ingin lagi berdebat banyak. Mery sudah tidak mungkin lagi bisa membantah perkataan sang suami. Sebaiknya Mery segera pulang dia memikirkan sang kembar buah hatinya dirumah.


" Sayang mari kita pulang kasihan anak-anak dirumah" lalu Manan membayar diadministrasi setelah selesai mereka langsung pulang kerumah.


Siska sangat kesal misi dia akan bertemu dengan lelaki yang paling dia cintai harus gagal karena sang istri selalu merusak acaranya.

__ADS_1


Manan lelaki yang di taksir oleh Siska setelah meninggal sang isteri, Siska berharap akan dapat menggantikan posisi kak Ani dihati Manan.


Tapi Manan langsung menikah dengan Mery, Siska sangat sakit hati untuk kedua kali dia gagal meraih


__ADS_2