Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi

Lelaki Miskin Berjuang Meraih Mimpi
29. Berita Bahagia


__ADS_3

Manan telah sampai dirumah, Mery yang melihat sang suami sudah pulang bergegas berangkat bersama sang suami ke klinik.


" Mas kita ke klinik Bu dokter langganan aku ya"


" Iya kita berangkat sekarang kan?" Sang isteri yang ditanyak oleh sang suami. langsung kesal dengan jawaban sang suami


" Enggak Minggu depan, kita berangkat ke klinik" Sang suami langsung terkejut dengan jawaban sang istri. Dan Manan langsung tersenyum melihat Mery merajuk marah.


" Ok mas berangkat ya, Bismillah"


Kata Manan dalam hati sang istri juga ikut mengucap.


Mereka menempuh perjalanan ke klinik memakan waktu setengah jam. Jalan macet akibat waktu pulang jam kerja. Sehingga biasa ditempuh dua puluh menit menjadi setengah jam.


Setelah sampai dipakiran, Mery dan Manan melihat banyak mobil pakiran. Mereka turun bersama, sang suami berjalan dan bergandeng tangan dengan sang istri. Melihat wajah sang istri telah pucat membuat Manan menjadi kasihan dengan kondisi sang istri


Setelah masuk diruang klinik Manan dan Mery mengantri. Setelah menunggu antrian selama lebih kurang setengah jam telah tiba giliran istriku yang dipanggil.


Lalu Istriku memberitahukan dokter tentang gejala yang dialaminya.


" Dok sekarang saya masih lemas, seperti oyong."


Lalu dokter memeriksa Mery, dan dokter lalu bertanya kepada istriku.


" Kapan terakhir datang bulan, coba kita test pack dulu. Seperti gejala yang dialami lagi hamil Tapi coba kita tes dengan hasilnya."


Perawat memberikan test pack dan alat penampung kepada Mery.


Lalu Mery pergi kekamar mandi untuk mengetes alat tersebut.


Setelah dites, dan tak lama sang istri memberikan hasil kepada dokter dan hasilnya dua garis.


Manan yang mendengar berita tersebut sangat bahagia, kalau bentar lagi akan menjadi ayah.


Melihat hasil dokter tersenyum kepada Manan dan Mery. Seperti perkiraan saya.

__ADS_1


Saya akan memberikan resep vitamin buat ibu bumil" Setelah dokter memberikan resep, dokter menyarankan supaya mereka berhubungan lebih pelan.


Lalu Manan sangat bahagia, dia terus mencium kening sang istri. Dokter yang melihat hanya tersenyum.


Mereka keluar dari klinik praktek menuju ke rumah. Didalam perjalanan Manan berhenti Manan turun dari mobil ke pasar buah. Manan menyuruh sang istri untuk di didal.mobil


Manan membelikan sang istri mulai dari jeruk,a-el dan anggur semua dibeli dengan Masing Dua kilo.


Setelah mengantongi dengan plastik besar Manan tersenyum lalu kembali kepakiran mobil Manan memperlihatkan buah kepada Mery. Tentu saja Mery yang melihat sang suami belanja buah sangat banyak


hanya bisa tertawa dan tersenyum Mawar berharap suami tidak akan berubah sifat seperti ini.


Jujur Mery dibesarkan dari keluarga yang kaya, tapi Mery haus dengan kasih sayang. Keluarga yang sibuk dan mama suka pergi keluar kota menemani sang papa.


Sang Papa yang suka dengan daun muda, pernah ketahuan dengan sang mama. Keluarga mereka hampir bercerai karena kelakuan papa yang suka dengan memancari daun muda.


Semenjak itu mama selalu mengikuti papa dinas keluar kota. Mama yang selalu penuh dengan curiga. Aku sangat bersyukur menemukan suami seperti Manan.


Orang yang takut dengan Allah, setelah istrinya pertama meninggal suamiku tak langsung menikah. Butuh waktu untuk mendekati suamiku, dan banyak yang mendekatinya.


Dan beruntungnya aku mendapatkan Manan sebagai suamiku. Sungguh rencana Allah sangat indah. Aku yang berfikir tidak mungkin berjodoh dengan Manan. Setelah mendengar dia telah menikah, Tapi tuhan menjodohkan kami kembali diwaktu yang tepat.


Rencana Allah sangat indah, Tuhan seperti tahu kapan diberikan untuk hambanya.


Aku duduk diranjang kamar kami ukuran size king. Memikirkan bayi yang ku kandung.


Masih ingat dengan jelas ingatan tentang kehamilanku. Aku yang sangat mencintai buah hati kami yang tercinta.


Setiap hari Mas Manan akan selalu mengupas buah, setelah menuju usia kandungan empat bulan, Aku sering mengalami morning sikness.


Sang suami dengan siaga selalu mengutamakan keperluanku. Bahkan sang ibu kandungku sangat cemburu melihat perhatian dari suamiku.


Kata ibuku kepadaku kemarin " Kamu beruntung mendapatkan suami yang perhatian dan setia seperti Manan"


Aku memahami ucapan sang ibu, pasti melihat sifat dan perhatian suamiku dibandingkan ayah kandungku sangat bertolak belakang.

__ADS_1


Ayah sering cuek kepada ibuku saat hamil, kadang ayah sering meninggalkan ibuku. Tetapi ibuku sangat sabar menghadapi sifat ayah.


Ibu terlahir dari orang sederhana, sedangkan bapak dari keluarga yang kaya.


Ibu mertua yang selalu baik hati kepada ibuku, memberikan semangat kepada ibuku untuk selalu sabar.


*****


Tak terasa usia kandungan Mery telah memasuki tujuh bulan, acara pun diadakan sukuran untuk mengetahui kandungan jenis kelamin sudah diketahui bayi yang dikandung Mery adalah berjenis kelamn lelaki.


Manan sangat senang, mengetahui jenis kelamin pertama dari sang anak.


Bagi Manan kesehatan sang istri dan buah hati adalah prioritas yang paling utama.


Mery mendapatkan kasih sayang yang berlimpah dari sang suami tercinta.


Mery tidak di ijinkan lagi untuk bekerja. Merybtelah resign dari pekerjaan. Setelah sang suami menyuruhnya untuk mengurus buah hati. Manan juga menyuruh sang Mery untuk buka usaha butik. Dan siap melahirkan nanti setelah sang bayi sudah lahir.


Manan mengijinkan sang istri untuk mengelola usaha sendiri, dan agar tidak kecapaian Manan menyuruh Mawar untuk mencari baby sister dan pembantu setelah siap melahirkan.


Mery sangat tersentuh dengan perhatian dan kebaikan Manan. Sang ibu yang melihat anaknya bahagia ikut menyindir sang suami


" Beruntungnya Mery mendapatkan suami seperti Manan" Sang suami yang disindir hanya bisa berkata dan membalas sindiran sang istri


" Manan yang beruntung menjadi menantu kita ma" sang istri langsung melotot mendengarkan ucapan sang suami yang gak nyambung.


" Manan saja tidak tertarik dengan perusahaan papa" didalam hati sang istri kok bisa suaminya ini bego gak bisa melihat menantu yang berkualitas


Sang suami yang diledek oleh sang istri langsung terdiam dan malu. Tidak bisa berkata apapun didalam hatinya dia juga mengakui kalau menantu sangat hebat.


Tapi rasa gengsi sebagai lelaki mengalahkan semua nya. Sang ayah merasa begitu buruk dalam memperlakukan sang istri saat menikah.


Tak pernah sedikitpun sang ayah perduli dengan sang mama. Hampir setiap malam orangtua Mery bertengkar dan membahas tentang watak ayah yang egois.


Tidak pernah memperhatikan istri dan anak. Hanya tugas cuman mencari uang. Sehingga tidak pernah diwaktu Mery kecil merasakan keluarga yang hangat.

__ADS_1


Manan banyak belajar dari pengalaman yang dia alami. Manan tidak ingin kehidupan berumah tangga seperti orangtuanya.


__ADS_2