Love Me Until The End(My CEO)

Love Me Until The End(My CEO)
Episode 9(Gadis Misterius Di Mimpi Xiao San 2)


__ADS_3

#Beberapa Menit Yang Lalu#


Setelah mendengar perkataan ayah Xiao San, kepala Jim penuh dengan pertanyaan sekaligus kekhawatiran.


" Apa maksud dari perkataan anda Tuan Besar?? Kenapa anda seolah-olah tahu jika apa yg di alami Tuan Muda sekarang hanyalah bagian kecil dari banyak hal yg akan terjadi??" Tanya Jim dengan panjang lebar.


" Sudahlah Jim, kamu sebaiknya simpan dulu rasa penasaran mu!! Aku akan pulang sekitar 3 hari atau 1 minggu lagi. Jadi aku titip Xiao San pada mu." Jawab ayah Xiao San pada Jim tanpa menjelaskan jawaban dari pertanyaan Jim.


" Ba.. Baiklah Tuan Besar!!" Menjawab dengan sedikit ragu.


" Aku akan tutup telponnya. Dan ingat jangan biarkan Xiao San sendirian untuk beberapa hari ini." Tegas ayah Xiao San dengan suara khawatir.


" Saya pasti akan menjaga Tuan Muda dengan baik, Anda tidak perlu khawatir Tuan Besar." Jelas Jim dengan yakin.


" Baiklah Jim sampai ketemu beberapa hari lagi."


Tut..tut.. tut..(Panggilan di akhiri)


#Perusahaan Xiao#


" Loh, kenapa kamu di sini Jim??


Bukankah Direktur bilang kamu sudah pulang?? " Tanya Max yg tidak sengaja bertemu Jim.


" Aku tidak bisa menjelaskannya Max. Tapi aku harus berada di sisi Direktur setiap saat mulai sekarang." Jawab Jim tanpa expresi.


NB


#Di rumah atau saat berdua dengan Xiao San, Jim Akan memanggil Xiao San dengan(Tuan Muda Xiao)#


#Di Perusahaan atau di depan karyawan lain di perusahaan, Jim Akan memanggil Xiao San dengan(Direktur Xiao)#


" Ada apa dengan mu?? Ini pertama kalinya kamu terlihat begitu serius??" Tanya Max mencoba untuk memastikan keadaan.


" Jangan bertanya lagi bodoh!! Aku sudah pusing sejak pagi tadi." Ucap Jim yg mencoba mencairkan kecanggungan Max.


" Hahah ini baru kamu Jim. Meskipun aku tidak tahu masalah mu.


Percayalah pada Direktur!! Dia pasti punya jalan keluarnya." Tegas Max sambil menghibur Jim.


" Huffhh, aku rasa aku memang sudah terlalu berlebihan Max. Aku lupa jika Direktur Xiao San adalah orang jenius yg tahu semua penyelesaian hanya dengan melihatnya.


Tapi dia juga punya kelemahan yg jarang dia tunjukan pada siapapun, kamu tidak akan mengerti kecemasan ku kali ini." Jawab Jim sambil mengepalkan tangannya.


" Santai lah bro!! Ngomong-ngomong tadi aku melihat Dokter Xiafeng masuk keruangan Direktur." Lanjut Max memberitahu Jim.


" Dokter Xiafeng?? Terakhir mereka bertemu kemarin. Tuan Muda terlihat sedikit berbeda, aku harus segera mengeceknya." Ucap Jim dalam hatinya.


" Heii!! Mau kemana??" Tanya Max.


"...... (Mengbaikan pertanyaan Max) Tuan Muda anda harus baik-baik saja!!" Berjalan dengan terburu-buru.


#Ruangan Direktur#


" Ada apa dengan mu Xiao San??" Tanya Xiafeng dengan sedikit ketus.


" Kenapa kamu terlihat marah aku meminta mu kemari, "Dokter Yg Serba Tahu Segalanya." Jawab Xiao San yg terpancing dengan perkataan Xiafeng.


" Hahah.... Begitu baru benar!!


Diam bukanlah sifat mu Xiao San.


Aku rindu tatapan tajam mu yg tidak pernah lepas dari mata mu itu, kenapa tatapan itu tiba-tiba menghilang?? " Lanjut Xiafeng semakin mengejek Xiao San.


" Aku benar-benar serius kali ini Xiafeng. Aku ingin konsultasi dengan mu mengenai mimpi ku. Kamu satu-satunya Dokter yg bisa aku percayai.


Meskipun kamu bukan Dokter Psikolog, tapi aku yakin itu bukan hal sulit bagi Dokter Jenius sepertimu." Tegas Xiao San pada Xiafeng.


" Haha.. Baiklah karena kamu akhirnya mengakui kejeniusan ku, aku akan mendengarkan cerita mu." Jawab Xiafeng mulai serius.


" Apa kita sudah bisa mulai???" Tanya Xiao San merasa tidak sabar.


" Tentu, mari kita mulai!!" Jawab Xiafeng


Xiafeng mendengarkan semua masalah yg di ceritakan Xiao San padanya.


Tidak ada satupun hal yg di lewatkan oleh Xiao San, dia menceritakannya dengan sangat jelas, hingga Xiafeng bisa mengerti dengan cepat.

__ADS_1


" Mmmmmmm... Itu cukup menarik.


Berbaringlah di sofa panjang itu, aku akan membuat mu rileks dan masuk ke alam bawah sadar mu sekarang." Ucap Xiafeng bersikap seperti Dokter Sejati.


" Dengarkan perkataan ku Xiao San, tarik nafas mu dengan panjang.


Dan tutup matamu perlahan, rasakan jika orang yg sedang kamu cari memanggil namamu. Dan katakan semua hal yg mengganjal di hati mu saat ini." Ucap Xiafeng mulai menghipnotis Xiao San memasuki alam bawah sadarnya.


#Alam Bawah Sadar Xiao San#


" Apa aku sudah di tempat itu sekarang??" Ucap Xiao San mulai mencari wanita yg ada di mimpinya itu.



" Kenapa disini sekarang sudah malam?"


Tanya Xiao San mulai kebingungan.


" Hai Xiao San?? Apa kamu bisa mendengar ku?? Tanya Xiafeng yg sedang menunjukkan arah pada Xiao San.


" Iya, aku bisa mendengar mu dengan jelas." Jawab Xiao San sambil terus berjalan.


" Apa kamu sudah menemukan gadis itu?" Lanjut Xiafeng.


" Belum, aku bahkan tidak tahu aku ada di mana sekarang.


Disini sudah sangat gelap."Jawab Xiao San


" Teruslah mencari Xiao San, ikuti kata hati mu, dan kamu pasti akan menemukannya." Tegas Xiafeng


#15 Menit Kemudian#


" Hello apa ada orang di sini??" Tanya Xiao San sambil terus mencari


Krik.. Krikkk.. Krikkk..(Suara jangkrik)


" Aku pikir dia benar-benar hanya mimpi yg tidak sengaja menghampiri ku.


Aku terlalu menganggap serius akan mimpi yg aku alami." Gumam Xiao San yg mulai putus asa.


#Dunia Nyata#


" Heii jangan teriak begitu, aku sedang membantu Tuan Muda mu Jim." Jawab Xiafeng merasa kesal


" Jangan membohongi ku!!!" Bentak Jim yg terlihat khawatir


" Diamlah, atau aku akan membiarkan dia tidur begini selamanya." Ucap Xiafeng mengancam Jim.


" Kamu sangat menyebalkan Xiafeng." Terpaksa mengikuti perkataan Xiafeng.


#Alam Bawah Sadar Xiao San#


" Heii Xiafeng sebaiknya kamu.."Langsung diam."


" Mmm.. Kenapa terburu-buru Xiao San??"


Dengan suara yg sangat lembut.


" Kamu??"



" Sekarang wajahnya tidak tertutupi bunga,


tapi kenapa sorot lampu dan kabut itu malah membuat wajahnya terlihat samar?" Ucap batin Xiao


" Kenapa kamu mencari ku ke sini?? bukankah aku sudah meminta mu menemui ku di dunia nyata?" Tanya gadis misterius di mimpi Xiao San


" Aku, aku tidak bisa menemukan mu jika kamu tidak memberi tahu ku." Jawab Xiao San dengan ragu


" Xiao San, jika di tempat yg asing ini kamu bisa menemukan ku, kenapa kamu berpikir jika di dunia nyata kamu tidak bisa??" Tegas gadis itu dengan nada kecewa


" Aku tidak mungkin mencari jarum di tumpukan jerami gadis." Jelas Xiao San yg mencoba mendekat


" Tapi aku bukan jarum, aku manusia.


Kamu punya uang, kekuasaan apalagi yg membuat mu ragu?" Jawab gadis itu dengan suara keras

__ADS_1


" Mendekatlah!! Sekali ini saja, aku pasti akan menemukan mu bahkan sebelum aku membuka mata. Asal kamu memberikan petunjuk yg jelas pada ku." Memohon pada gadis itu


" Air mata...


" Apa maksud mu air mata.." Xiao San mulai bingung dengan petunjuk yg di berikan gadis itu padanya.


" Air mata seseorang akan menunjukan mu jalan untuk menemui ku.


Dan jika kamu tidak bisa mengerti, lupakanlah!!


Biarkan waktu yg akan membuat kita bertemu." Jelas gadis itu pada Xiao San lalu menghilang lagi secara tiba-tiba.


" Jangan!! Jangan pergi dulu!!" Berusaha mengejar angin yg kosong


#Dunia Nyata#


" Jangan, jangan pergi dulu!! Ucap Xiao san, meronta-ronta.


" Lihat apa yg sedang terjadi padanya??" Seketika Jim panik melihat Xiao San meronta kesakitan.


" Tenanglah Jim, dia hanya sedang berdalih dengan se"orang yg ada di mimpinya." Ucap Xiafeng menenangkan Jim


" Kembalilah!!! Jangan pergi tanpa memberi ku petunjuk yg jelas." Xiao San terus berteriak sambil berkeringat dingin.


" Huuufff huffff hufff." (Terengah-engah)


" Ini sudah melebihi batasnya, aku harus segera membuatnya sadar." Tiba-tiba Xiafeng mulai panik melihat Xiao San yg hampir tidak bisa bernafas.


Tok.. Tok...Tok..(Mengetuk pintu)


" Permisi apa aku boleh masuk??" Tanya Lin Wei yg datang mengantarkan Dokumen.


" Jim periksa siapa yg datang!!" Xiafeng berusaha dengan keras membuat Xiao San sadar dari hipnotisnya.


" Baik!!" Jim bergegas membuka pintu


" Arghhh," Xiao San terus teriak tanpa henti.


" Xiao San bangunlah!!!" Teriak Xiafeng sambil mengguncang badan Xiao San


" Maaf nona Lin, sebaiknya anda kembali lagi nanti." Ucap Jim sambil menoleh ke Xiao San beberapa kali.


" Xiao San cepatlah sadar!! Bagaimana ini,


ini kasus yg cukup sulit untuk ku pelajari." Xiafeng tidak tahu harus melakukan apa terhadap Xiao San


" Ada apa Dokter??" Tanya Jim yg terkejut mendengar keluhan Xiafeng dan langsung berlari ke arah Xiao San.


" Siapa itu?? Kenapa dia teriak kesakitan??Sebaiknya aku masuk dan melihatnya!!" Ucap Lin Wei yg penasaran dengan apa yg terjadi di dalam.


" Tuan Muda bangunlah!! Bagaimana ini Dokter??"


" Ada apa ini?? Tanya Lin Wei dengan terkejut.


" Lin Wei??? Ujar Xiafeng yg kaget melihat Lin Wei yg tiba-tiba muncul.


" Hei, Direktur Xiao. Bangunlah!! Kenapa dia seakan terisolasi dari tubuhnya sendiri??" Tanya Lin Wei penuh dengan kekhawatiran


#Alam Bawah Sadar Xiao San#


" Suara perempuan??"


" Cepat bangunlah Direktur!!"


" Apa yg kamu tunggu, bangunlah dan tandatangani dokumen ku!!" Teriak Lin Wei dengan keras.


" Arghhhh....


#Dunia Nyata#


" Apa yg kamu tunggu?? Bangunlah dan tanda tangani dokumen ku!!" Teriak Lin Wei yg khawatir.


" Arghhh... Uhukk.. Uhukk... Uhukk.." (Tiba-tiba batuk, dan sadar)



" Gadis ini??? Terlihat sedikit familiar." Xiao San tanpa sadar memandang wajah Lin Wei yg ada di depannya.

__ADS_1


__ADS_2