Love Me Until The End(My CEO)

Love Me Until The End(My CEO)
Episode 20(Identitas Asli Lin Wei 1)


__ADS_3

" Duduklah!! Jangan begitu formal pada ku!!" Ucap Xiao Mirren dengan tatapan tajamnya.


" Terimakasih President." Jawab Dewan Direksi bersamaan.


" Senang melihat Anda lagi setelah 17 tahun ini President" Lanjut Ling Ruan Ruo(Ayah dari Ling Miao Ruo Episode 11)


Setelah Xiao Mirren memasuki ruang rapat Dewan Direksi, seketika semua dewan yg hadir langsung diam tak berkutik.


Tatapan tajam Xiao Mirren membuat mereka ketakutan. Mereka teringat betapa kejam dan dinginnya Xiao Mirren dahulu, dan itu membuat bulu kuduk mereka berdiri.


" Kalian mungkin bertanya-tanya, kenapa bisa aku yg datang dengan tiba-tiba bukan??" Tanya Xiao Mirren sedikit menekan.


" Iya President, kami sangat kaget dengan kehadiran Anda. Dan maaf karena kami tidak bisa menyambut anda di luar tadi." Jelas Ling Ruan menjilat.


" Aku hanya ingin memberi kalian sebuah kejutan, bagaimanapun juga kita sudah lama tidak bertemu. Dan aku juga mendengar rumor buruk mengenai putra kesayangan ku, apa ada yg bisa menjelaskan masalah yg terjadi?? Ucap Xiao Mirren sedikit menyindir para Dewan Direksi.


" Hahahaha .. Itu hanya rumor kecil President, Anda tidak perlu repot untuk turun tangan. Biarkan kami yg menyelesaikannya.!" Jelas Ling Ruan sedikit gugup.


" Baguslah jika begitu, aku tidak ingin putra ku menjadi tertekan dengan masalah itu. Bagaimanapun juga dia terlalu muda untuk kehilangan rambutnya." Tegas Xiao Mirren bermaksud menyindir.


" Sungguh lucu mendengar perkataan itu keluar dari mulut anda President. Kemana Anda selama 17 tahun ini, bukankah masalah yg lebih besar malah Anda tinggalkan untuk Direktur Xiao San?" Ujar batin beberapa Dewan Direksi sambil menunduk.


" Kenapa kalian semua diam?? Apa kalian ada masukan mengenai masalah itu?? Aku ingin mendengar masukan kalian." Tanya Xiao Mirren


" Saya ada saran President, bagaiman jika sebaiknya kita menjodohkan Direktur Xiao San dengan Putri Direksi Ling Ruan?? Mereka sangat cocok untuk menepis semua rumor yg beredar sekaligus rumor yg akan datang." Jelas Endrau


" Bagus!! Itulah hal yg aku tunggu-tunggu dari tadi, jika putri ku bisa menikah dengan Xiao San, maka kedudukan ku di perusahaan ini tidak akan bisa di goyah kan."Ujar batin licik Ling Ruan.


" Hmmm.. Saran yg cukup baik. Bagaimana menurut mu Ling Ruan?? Apa kamu setuju??" Jawab Xiao Mirren berpura-pura setuju.

__ADS_1


" Ten..Tentu saja saya setuju, jika Anda setuju President." Tegas Ling Ruan dengan naif.


" Tapi bukankah Direksi Endrau juga punya seorang putra?? Dan dia juga punya banyak sekali masalah di luar, kenapa tidak menikahkan nya dengan anak dari Direksi Ling untuk menghentikan rumornya??" Ucap Xiao Mirren menyerang balik.


" Bagaimana ini, kenapa dia tiba-tiba menyerang balik?? Tamat sudah riwayat ku kali ini. Dia tidaklah mudah untuk di hadapi berbeda dengan Xiao San. Kenapa aku malah menyinggungnya??" Ujar batin Endrau sangat menyesal.


" Ta.. Tapi itu tidak mungkin President, Putri saya terbilang sangat muda untuk Putra Direksi Ling." Ucap Ling Ruan mencari jalan keluar.


" Dengar semua, Xiao San akan menikah sesuai dengan keinginannya. Dan apapun rumor yg beredar tentangnya akan aku selesaikan dengan caraku, jadi jangan coba-coba untuk mendesak dia untuk melakukan hal bodoh di pikiran kalian.


Jika tidak, aku tidak akan segan untuk melengserkan kalian dari kursi yg sekarang kalian duduki." Tegas Xiao Mirren mengancam.


Mendengar perkataan Xiao Mirren, mereka diam dan menunduk sampai akhir rapat.


Mereka hanya bicara secukupnya dan keluar dengan jengkel.


" Hahahaha.. Sudahlah Jim! Jangan mengingatkan aku tentang kejadian itu.


" Haha.. Iya Tuan Besar." Ucap Jim sambil tersenyum.


" Dasar Bapak Tua ini, apa dia tidak takut jika para Kakek Tua itu akan membalas perbuatannya?" Ujar batin Xiao San.


*Hari Berikutnya*


#Kediaman Keluarga Lin#


" Dengar Lin Zhao!! Adik mu akan pulang hari ini jadi tolong bersikaplah selayaknya Kakak!!" Ucap Lin Jianfeng memperingati putri tertuanya.


" Jangan mengatakan itu berulang-ulang Ayah!! Aku tidak tuli, aku bisa mendengarnya." Jawab Lin Zhao dengan ketus.

__ADS_1


" Dimana Mama mu?? Jangan sampai dia berbuat hal bodoh lagi. Kali ini aku memaafkan nya mengenai masalah yg menimpa Lin Wei, tapi jika dia sampai mengulanginya lagi ayah tidak akan membiarkannya menginjak rumah ini lagi." Lanjut Lin Jianfeng.


" Arghhhh Ayah sangat cerewet, aku tidak tahu di mana Mama. Ayah cari saja sendiri." Teriak Lin Zhao merasa kesal.


" Lagi-lagi Lin Wei?? Selalu saja Lin Wei yg Ayah perhatikan. Apa Ayah pernah memikirkan Zhao?? Aku ini putri kandung ayah." Lanjut Lin Zhao dengan marah.


" Jaga bicaramu Lin Zhao, kenapa kamu sangat iri pada Adik mu?? Dan apa kamu pikir Lin Wei bukan anak kandung Ayah?? Dia juga anak kandung Ayah, hanya berbeda mama dengan mu." Bentak Lin Zhao keceplosan.


" Apa maksud Ayah?? Bukankah Lin Wei itu anak pungut?? Kenapa malah menjadi anak kandung!! Apa Ayah punya istri lain selain Mama??" Tanya Lin Zhao dengan kaget.


" Bu.. Bukan begitu, maksud Ayah." Jelas Lin Jianfeng terbata-bata


" Cukup Ayah, kenapa Ayah menyembunyikan ini semua?? Apa Mama tahu tentang ini semua?? Ayah sangat tega pada kami berdua." Teriak Lin Zhao berlari keluar.


" Ayah.. Apa maksud dari semua ini??" Tanya Lin Wei yg tiba-tiba datang dengan Xiafeng.


" Lin Wei?? Kapan kamu datang Sayang?? Kenapa tidak??" Terdiam karena melihat mata Lin Wei yg mulai berkaca-kaca.


Lin Wei yg tiba-tiba pulang lebih awal dari perkiraan, tidak sengaja mendengar percakapan antara ayahnya dan kakaknya.


Lin Wei kaget sekaligus sedih, bagaimana mungkin ayahnya menyembunyikan kenyataan yg begitu besar dari dirinya??


Dan Xiafeng yg juga ada di sana, tidak merasa kaget sedikitpun, Karena dia tahu akan kebenaran itu.


" Tenanglah Lin Wei, kamu bisa menanyakannya dengan pelan-pelan pada ayah mu. Aku akan keluar dan menunggu kalian selesai bicara." Ucap Xiafeng dengan penuh pengertian.


" Terimalah Dokter Xiafeng, ayo kita bicarakan semua ini dengan tenang Sayang. Ayah akan menjelaskan semuanya pada mu." Jelas Lin Jianfeng mencoba menenangkan Lin Wei.


Lin Wei terus diam tak bergeming, dan Lin Jianfeng terus menjelaskan semuanya dengan perlahan-lahan. Di akhir cerita Lin Wei kaget saat mendengar ibunya ternyata sudah meninggal saat kecelakaan 17 tahun yg lalu.

__ADS_1


" Hiks.. Hiks.. Bagaimana bisa Ayah baru menceritakan ini pada ku. Pantas saja Mama Er sangat membenci ku dan terus-terusan mengatai aku anak pungut." Isak tangis Lin Wei seketika pecah.


" Maafkan Ayah Sayang, Ayah tidak ingin menceritakannya karena Ayah takut kamu akan membenci ayah. Ayah sangat tidak bertanggung jawab karena telah menterlantarkan kamu dan Ibumu dulu." Jawab Lin Jianfeng memeluk putrinya dengan penuh penyesalan.


__ADS_2