
1 hari sebelum artikel tentang Xiao San di terbitkan.
" Dengar Lin Zhao, aku sangat prihatin melihat mu yg selalu saja kalah dari adik pungut mu itu. Jika kamu ingin menang darinya aku punya beberapa cara yg bisa membuat dunia tahu tentang dirimu." Jelas Ling Miao Ruo teman baik Lin Zhao sekaligus anak dari salah satu pemegang saham tertinggi di Perusahaan Xiao.
" Apa kamu serius Ruo-Ruo?? Aku kesal, sangat-sangat kesal dengan sikap menjilat nya itu. Bahkan ayah tidak pernah mau membelaku jika itu sudah berkaitan dengan Lin Wei." Jelas Lin Zhao menceritakan rasa kesalnya pada Ling Miao Ruo.
" Kamu tenang saja, asal kamu setuju aku pasti akan menolong mu." Tegas Ruo-Ruo dengan yakin.
" Kamu memang sahabat baik ku Ruo-Ruo." Ucap Lin Zhao memeluk erat Ruo-Ruo.
" Tentu saja Lin Zhao." Jawab Ruo-Ruo dengan senyum liciknya.
" Aku akan membuat mu menang kali ini Lin Zhao, tapi kamu itu hanya batu loncatan ku untuk mendapatkan perhatian dari Xiao San.
Wanita dari keluarga rendahan seperti mu tidak pantas untuk Xiao San." Ucap batin Ruo-Ruo merencanakan semuanya.
" Ohh iya Ruo, apa yg harus aku lakukan untuk membantu rencana mu??" Tanya Lin Zhao dengan penuh semangat.
" Tidak ada Lin Zhao, kamu hanya harus mengatakan iya saja untuk membantu ku melancarkan rencana ku." Jawab Ruo dengan tipu muslihat.
" Baiklah, aku akan menunggu kabar dari mu Ruo." Tegas Lin Zhao yg tidak tahu apa-apa.
*Di Hari Kejadian*
" Bagaimana hasil penyelidikan mu Jim??
Apa kamu tahu siapa di balik semua ini??" Tanya Xiao San dengan geram.
__ADS_1
" Ini benar-benar di luar dugaan Tuan Muda.
Berita itu ternyata di rencanakan oleh Keluarga Lin, agar mereka bisa bangkit dari krisis ekonomi nya yg mulai menurun drastis akhir-akhir ini." Jelas Jim dengan sangat rinci.
" Hahah.. Dasar Keluarga Lin yg tidak tahu diri!! Apa mereka mulai besar kepala karena kedatangan ku beberapa minggu yg lalu ke kediaman mereka . Jadi sekarang mereka merasa tidak sabaran untuk segera naik ke tempat yg lebih tinggi dengan nama ku??" Tegas Xiao San yg sudah di puncak amarahnya.
" Tuan Muda sangat menyeramkan, pantas saja Max gemetar separah itu ketika keluar dan mencari ku.
Hawa yg dingin di sekeliling Tuan Muda, mungkin bisa membunuh serangga yg ada di dekatnya." Ucap batin Jim yg terheran-heran melihat amarah Xiao San.
" Itu adalah informasi yg saya dapatkan dari perusahaan majalah yg pertama menerbitkan berita itu Tuan Muda." Lanjut Jim pada Xiao San.
" Aku memang sudah berjanji untuk melepaskan Lin Wei.
Tapi aku tidak pernah berjanji untuk tidak menghancurkan keluarganya. Dan Xiafeng juga tidak mempermasalahkan hal itu, jadi aku akan menghancurkannya dengan kejam mulai sekarang."Tegas Xiao San sambil tersenyum dingin.
#Kediaman Keluarga Lin#
" Kenapa Ayah?? Bukankah seharusnya ayah senang, jika sampai berita ini benar keluarga kita akan sejahtera untuk selamanya." Jawab Lin Zhao tanpa rasa bersalah.
" Benar apa yg di katakan putri kita Jianfeng, seharusnya kamu memberinya ucapan selamat atas hal baik ini. Lin Zhao memang penuh dengan berkah,Tidak seperti putri mu yg satu itu." Tegas Zhen Er membela putri kesayangannya
" Tutup mulut mu Zhen Er, apa kamu tidak tahu hal buruk apa yg bisa terjadi pada kelurga kita jika sampai Tuan Muda Xiao tidak menerima berita ini?? Pikirkan kemungkinannya sebelum kamu bermimpi di siang bolong begini." Teriak Lin Jianfeng dengan sangat marah.
" Tapi ayah, aku benar-benar suka pada Tuan Muda Xiao. Seandainya ****** di sebelah mu itu tidak merayu Tuan Muda Xiao, mungkin sekarang kita berdua sudah bersama." Jelas Lin Zhao dengan tidak tahu diri.
Mendengar perkataan Lin Zhao, hati Lin Wei benar-benar terasa sangat sakit. Dia hanya bisa diam tanpa bisa membalas perkataan Lin Zhao.
__ADS_1
" Dasar anak kurang ajar!! Plakkkk(Menampar) Kamu bukan hanya kurang ajar Lin Zhao tapi juga tidak tahu malu, dan tidak punya sopan santun." Bentak Lin Jianfeng yg sudah kehilangan kesabarannya.
" Apa-apaan kamu ini, dia adalah putri mu Lin Jianfeng!!? Kenapa kamu memukulnya hanya untuk anak pungut kesayangan mu." Teriak Zhen Er mendorong suaminya.
" Sudahlah ayah, jangan mengotori tangan mu untuk membela ku! Ma, aku tau mama sangat membenci ku, dan kak Lin Zhao juga. Tapi satu hal yg harus mama dan kakak tahu aku sama sekali tidak pernah merayu Xiao San seperti perkataan mu." Jelas Lin Wei dengan mata yg berkaca-kaca.
" Jika kamu tidak merayunya, bagaimana bisa kamu masuk ke dalam Perusahaan Xiao?? meskipun itu hanya perusahaan cabang, tapi hanya orang-orang dengan kemampuan luar biasa yg bisa masuk di sana." Bantah Lin Zhao sambil menunjuk Lin Wei.
" Jika aku mengatakan dia memang tidak merayu ku, tapi akulah yg tertarik padanya. Apa yg akan kamu katakan?? Apa aku harus meminta izin mu untuk melakukan sesuatu yg aku mau." Ucap Xiao San yg tiba-tiba datang ke Kediaman Lin.
" Tuan Muda Xiao?? Kapan anda datang??" Tanya Lin Zhao bergegas mendekati Xiao San.
" Menjauh dariku!!! Kamu wanita yg sangat menjijikan Lin Zhao, kamu mengaku menjadi tunangan ku?? Apa kamu pantas??" Bentak Xiao San dengan sangat marah.
" Maafkan Putri saya Tuan Muda Xiao!!
Dia masih terlalu muda untuk bisa berpikir dewasa." Jelas Lin Jianfeng meminta maaf pada Xiao San
" Jangan bersandiwara seperti itu Tuan Lin!! Bukankah ini yg kamu harapkan, kamu sekeluarga memang benar-benar menyedihkan!!" Teriak Xiao San pada Lin Jianfeng.
" Hei bodoh!! Jika kamu berani meneriaki ayah ku lagi, aku akan mencabut keluar lidah mu itu!!" Tegas Lin Wei dengan suara yg sangar.
" Wei-Wei!!" Lin Jianfeng kaget mendengar putrinya yg selalu bersikap lembut, ternyata juga bisa bersikap dingin dan kasar.
" Kamu boleh menghina ku, mama ku, dan kakak ku yg tidak tahu diri itu. Tapi jika kamu menghina ayah ku. Aku akan mencabut lidah mu itu." Bentak Lin Wei sekali lagi.
" Waohhh.... Ternyata gadis ini begitu kasar, dan berani. Apa dia baru saja ingin mencabut lidah Tuan Muda?? Dia sangat mirip dengan Tuan Muda." Pikir Jim yg tidak bisa berkata-kata.
__ADS_1
" Ka kamu ingin mencabut lidah ku??
Apa kamu pikir kamu sanggup??" Jawab Xiao San yg kaget mendengar perkataan Lin Wei.