
*Beberapa Hari Kemudian*
#Di Kediaman Lin#
" Ayah, coba tebak Yah!
Apa Ayah tahu siapa yg menemui ku tadi?"
Tanya Lin Zhao sambil menceritakan semua yg terjadi pada ayahnya yg sedang membaca koran di ruang tamu.
" Apa kamu serius?
Tuan Muda Keluarga Xiao menemui mu dan berkata akan berkunjung ke Kediaman Lin?" Jawab ayahnya merasa tidak percaya dengan perkataan Lin Zhao.
" Ada apa ini?
Kenapa kalian berdua terlihat bahagia sekaligus tidak percaya begini?"
Tanya Zhen Er(Mama Lin Zhao) yg tiba-tiba datang membawa secangkir kopi untuk ayah Lin Zhao.
" Ma, Tuan Muda Keluarga Xiao akan datang berkunjung besok pagi. Kita harus segera menyiapkan semuanya dengan baik." Ucap Lin Zhao dengan tatapan penuh kegembiraan.
" Ini sungguh kabar yang luar biasa Sayang! Dan ini akan membawa perubahan pada keluarga kita." Ucap Zhen Er sambil mendekati suaminya.
" Iya, aku tau semua ini akan membawa perubahan bagi keluarga kita.
Tapi aku merasa aneh.
Ada apa dengan Tuan Muda Xiao sampai tiba-tiba ingin datang mengunjungi Keluarga Lin?" Pikir ayah Zhao-Zhao merasa ada yang janggal dengan niatan Tuan Muda Xiao.
" Ayolah Ayah! Ayah selalu saja berpikiran buruk pada orang lain.
Bagaimana jika Tuan Muda Xiao memiliki perasaan pada ku?
Bukankah itu hal yang luar biasa?" Jelas Zhao-Zhao sambil tersenyum malu pada kedua orang tuanya.
Jam 19:00 Pm
*Ruang Tamu Keluarga Lin*
" Ayah aku pulang!" Sapa putri termuda Lin Jianfeng sambil mencium pipi ayahnya.
" Hohoho, Putri Cantik Ayah akhirnya pulang. Bagaimana kerja paruh waktu mu hari ini Sayang?" Tanya ayahnya sambil mencium kening putri kesayangannya.
" Tidak ada hal yg luar biasa Ayah!
Tapi semuanya berjalan dengan lancar!"Jawabnya dengan tersenyum manja.
" Bagus-bagus, intinya semua berjalan lancar.
Itu membuat Ayah bangga padamu Sayang." Jelas ayahnya sambil menepuk kepala putrinya.
" Huhh, kamu terlalu menjilat pada Ayah.
Apa kamu tidak malu menceritakan hal membosankan tentang kerja paruh waktu mu setiap hari!"Nyinyir Lin Zhao yg merasa jengkel melihat tingkah adiknya.
__ADS_1
" Maaf Kak, jika aku mengganggu mu dengan cerita ku." Jawab adiknya sambil menunduk.
" Sudahlah putri ku sayang!
Untuk apa memperdulikan perkataannya?
Kamu harus menyiapkan diri mu untuk pertemuan besok. Ayo lekas tidur!" Ucap mamanya dengan tiba-tiba.
" Iya Ma, aku juga malas terus berada di sini. Ayah terlalu pilih kasih." Jawab Lin zhao sambil menyindir ayahnya dan pergi.
" Sudahlah Sayang, kamu tidak perlu memikirkan perkataan Kakak dan Mama mu! Sebaiknya kamu segera tidur!
Besok ada tamu penting yg akan datang ke mari." Jelas Lin Jianfeng mencoba menghibur putrinya.
" Iya yah, aku akan naik dan segera tidur.
Ayah juga jangan terus membaca.
Ayah juga harus segera istirahat." Jawabnya sambil mencium pipi ayahnya.
" Iya Sayang! Nanti Ayah akan segera tidur setelah ini."
" Nama ku Lin Wei, aku putri termuda di Keluarga Lin.
Ayah ku Lin Jianfeng sangat menyayangi ku. Karena itu Kakak ku Lin Zhao dan Mama ku Zhen Er sangat membenci ku."
" Aku kehilangan ingatan ku tentang masa kecil ku.Sekuat apapun aku mencoba untuk mengingatnya, aku benar-benar tidak bisa mendapatkan apapun tentang masa lalu ku."
" Saat aku bertanya pada Ayah!
Dan setelah itu aku tidak pernah menanyakannya lagi."
" Beberapa kali saat Kakak dan Mama ku marah. Mereka kerap mengatakan aku adalah anak pungut yg tidak tahu diri.
Dan di sana aku kadang berpikir aku mungkin benar-benar adalah anak pungut."
" Tapi melihat kasih sayang Ayah yg begitu besar pada ku, aku merasa mereka mengatakannya hanya karena tidak suka pada ku, dan aku harus menerimanya.
Karena hanya dengan memiliki Ayah yg menyayangi ku, itu sudah cukup bagi ku."
*Pagi Hari*
06:00 Am
" Lin Wei, cepat bantu Bibi merapikan meja di ujung sana! Kenapa kamu hanya berdiri diam di sana?" Bentak Lin Zhao pada Lin Wei yg sedang berdiri di depan tangga.
" Ahh iya Kak! Aku akan segera membantu Bibi." Jawab Lin Wei dengan kaget.
" Kenapa hanya Wei-Wei yang membantu Bibi Zhao? Kenapa kamu malah diam seperti putri raja di sana? Semakin banyak yg bekerja bukankah semakin bagus?" Tiba-tiba ayahnya datang dan meminta Lin Zhao juga untuk ikut membantu.
" Jangan bodoh Jianfeng!
Kenapa Lin Zhao harus ikut membantu?
__ADS_1
Dia adalah putri di acara ini." Tegas istrinya membela anak tertuanya.
" Kamu terlalu membelanya Zhen Er.
Bukankah Wei-Wei juga adalah putri di kediaman ini." Bentak Jianfeng dengan marah pada istrinya.
" Memang kenapa? Bukankah kamu juga selalu membela putri kesayangan mu? Kenapa aku tidak boleh membela Lin Zhao?" Jawab istrinya dengan marah.
" Sudahlah yah, Mama tidak salah sama sekali. Aku akan membantu Bibi!
Jadi kalian tidak perlu bertengkar!"
Sela Wei-Wei mencoba melerai orang tuanya.
" Ini semua gara-gara kamu Wei!
Kamu selalu membawa masalah untuk Ayah." Nyinyir Lin Zhao pada Wei-Wei.
" Maaf Kak." Ujar Lin wei segera membantu tugas yg di kerjakan pelayan rumahnya.
*Kediaman Xiao*
" Tuan Muda, apa Anda benar-benar akan membatalkan semua meeting hari ini hanya untuk pergi ke Kediaman Lin" Tanya Pelayan Pribadi Xiao mencoba memastikan semuanya.
" Jangan tanyakan apa-apa lagi Jim!
Hari ini kita akan melihat pertunjukan yang sangat menarik." Tatapan mata Xiao San yg penuh dengan kebencian membuat Pelayan Pribadinya merinding.
" Baiklah Tuan Muda, saya akan segera menyiapkan mobil." Pelayan itu langsung bergegas untuk menyiapkan mobil untuk tuannya.
" Aku tidak ingin lagi menjadi orang bodoh yg selalu di injak-injak seperti di kehidupan ku yg dulu. Sekarang aku sudah punya segalanya.
Dan aku akan membalaskan semua dendam yg memenuhi hati ku."
*1 Jam Kemudian*
" Silahkan turun Tuan Muda!
Kita sudah sampai di Kediaman Lin." Ucap Pelayan Pribadi Xiao sambil membukakan pintu mobil untuk Xiao San.
" Huuhhh, saat yang aku tunggu akhirnya datang juga." Tutur Xiao San sambil tersenyum licik.
" Selamat datang di Kediaman Lin Tuan Xiao! Silahkan masuk Anda sudah di tunggu oleh Keluarga Lin di dalam." Sambut seorang Pelayan Kepercayaan Keluarga Lin.
" Terimakasih atas sambutannya Kepala Pelayan." Jawab Pelayan Pribadi Xiao pada Kepala Pelayan Kediaman Lin.
" Ayo Tuan Muda, mereka sudah menunggu Anda." Mempersilahkan Xiao San untuk memasuki Kediaman Lin.
" Lihat Ayah!
Tuan Muda Xiao sudah datang."
Ucap Lin Zhao tersenyum bahagia.
" Tuan Muda Xiao, selamat datang di Kediaman Keluarga Lin.
__ADS_1
Silahkan duduk!" Sambut Lin Jianfeng mempersilahkan Xiao San untuk duduk.
" Terimakasih Tuan Lin, aku merasa bangga karena di sambut dengan baik di keluarga ini." Ucap Xiao San berterimakasih pada Lin Jianfeng.