Love Me Until The End(My CEO)

Love Me Until The End(My CEO)
Episode 38( Lin Wei Dalam Bahaya 2 )


__ADS_3

" Hiks.. Hiks.. Hiks.. Aku tidak tahu, kesalahan apa yg sudah aku lakukan padamu!! Kenapa kamu begitu tega?? Tolong lepaskan aku!!" Ucap Lin Wei menangis ketakutan dan terus memohon.


" Hahaha.. Apa aku harus punya alasan untuk melakukan sesuatu hal yg aku suka??


Jadi berhentilah memohon padaku!! Karena semua itu percuma!!" Jawab preman itu dengan acuh.


" Hiks.. Hiks.. Kesalahan apa yg sudah ku perbuat di kehidupan lampau. Kenapa aku begitu sial??" Ujar batin Lin Wei mulai putus asa.


" Apa ini adalah akhir hidup ku?? Aku sungguh tidak beruntung Tuhan!!" Lanjut Lin Wei merasa pasrah.


" Yak.. Begitu baru benar!! Diam dan nikmati saja!! Aku tidak akan kasar pada gadis cantik seperti mu!!" Ucap preman itu dengan nada tak senonoh.


" Hiks.. Hiks.. Siapapun yg menolong ku kali ini, aku benar-benar akan menuruti semua permintaannya." Teriak batin Lin Wei.


" Mari kita mulai dari yg paling atas dulu!! Aku sudah lama tidak merasakan kelembutan yg ada di bagian itu!!" Jelas preman itu mulai menyentuh Lin Wei.


" Lepaskan aku!! Jangan menyentuh ku!!" Teriak Lin Wei berharap akan ada yg datang menolongnya.


" Kenapa kamu lagi-lagi teriak gadis cantik?? Apa kamu ingin ku bunuh dulu, baru diam!!" Bentak preman itu menutup mulut Lin Wei dengan kain.


" Hahaha sekarang kamu tidak akan bisa teriak lagi!!" Lanjut preman itu merasa puas.


Bruggg!! Prankkk!!! Jdakkkk!!


" Siapa di sana??" Tanya Lin Wei yg merasa sangat lega, karena ada seseorang yg datang membantunya.


Arghhhhh.. Uhukk.. Uhukk..


" Tolong hentikan Tuan!!" Memohon.


" Kamu memiliki nasib yg buruk karena bertemu dengan ku di sini sialan!!" Terus menghajar.


" Tangan mu yg sebelah mana yg menyentuh nya??" Menginjak tangan preman yg sudah tergeletak di tanah.


" Ma.. Maafkan aku Tuan!! Aku benar-benar tidak berniat melakukan hal itu!!" Jelas preman itu kesakitan.


" Dasar brengsek!! Jika aku tidak melihat, dan datang menolongnya. Apa kamu masih akan mengatakan kamu tidak akan melakukan niat jahat mu??" Berteriak.


" Aku hanya di perintahkan Tuan, tolong ampuni aku!!" Ucap preman itu memohon ampun.


" Bawa dia, dan hajar dia sepuasnya. Lalu interogasi dia, siapa yg ada di balik ini semua!!" Sangat marah.


" Baik Tuan Muda!!"


Tap..Tap..Tap..Tap.. Tap..

__ADS_1


" Apa kamu baik-baik saja??" Bertanya dengan lembut.


" Terimakasih karena sudah menolong ku!!" Jawab Lin Wei dengan sopan.


" Diam lah!! Aku akan melepaskan ikatan mu!!" Melepaskan ikatan Lin Wei.


" Apa tangan mu sakit??" Bertanya dengan lembut dan sopan.


" Ini tidak masalah, aku bisa menahannya!!" Jelas Lin Wei dengan mata yg masih tertutup kain.


" Terimakasih sudah menolong ku Tuan!!" Lanjut Lin Wei membuka penutup matanya.


" Bagaimana bisa kamu begitu bodoh!! Kenapa kamu berjalan ke tempat sepi ini sendirian!!" Sangat sedih dan prihatin.


" Xiao San??" Ucap Lin Wei dengan kaget saat melihat laki-laki yg menolongnya adalah Xiao San.


" Hiks.. Hiks.. Hiks..( Menangis )" Merasa sangat lega, dan akhirnya menangis.


" Sudah!! Berhentilah menangis!! Aku ada di sini bersama mu!!" Ucap Xiao San menutup mata Lin W



" Hiks Hiks Hiks.. Terimakasih karena menolong ku Xiao San!! Aku sangat takut!!" Ucap Lin Wei dengan gemetaran.


" Gadis ini biasanya sangat pandai membuat ku kesal. Perkataannya yg sangat pedas kadang membuat ku ingin menyiksanya!! Tapi melihatnya yg seperti ini, aku benar-benar sangat sedih." Ujar batin Xiao San, yg tidak tega melihat kondisi Lin Wei saat ini.


*1 Jam Kemudian*


#Kediaman Lin#


Ting.. Tong 🎶


" Sia, pa???? Lin Wei!!! Ada apa ini Tuan Muda Xiao?? Ada apa dengan Lin Wei??" Ucap Lin Jianfeng penuh pertanyaan.


" Aku tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan semuanya Tuan Lin!! Jadi sebaiknya Anda segera menelpon Dokter!!" Tegas Xiao San dengan dingin.


" Baik, saya akan segera menelpon Dokter. Anda silahkan bawa Lin Wei ke kamarnya!!" Jawab Lin Jianfeng dengan cemas.


" Ada apa Sayang!!! Bagaimana bisa Tuan Muda Xiao malah bersamanya?? Kenapa Preman itu sangat tidak becus saat bekerja!!" Pikir Zhen Er merasa jengkel.


" Astaga, ada apa dengan putri saya Tuan muda Xiao??" Tanya Zhen Er berpura-pura sedih.


Tap.. Tap.. Tap( Mengacuhkan Zhen Er)


" Dasar Tuan Muda Sombong!! Apa dia pikir aku ini hanya pajangan!!" Umpat Zhen Er yg kesal karena di acuhkan oleh Xiao San.

__ADS_1


" Sayang!! Ada apa dengan Lin Wei?? Padahal dia tadi siang baik-baik saja!!" Tanya Zhen Er pada suaminya.


" Aku juga tidak tahu Zhen Er!! Sebaiknya kita segera menyusul Tuan Muda Xiao dan menanyakannya." Jawab Lin Jianfeng dengan sedih.


" Kenapa juga dia tidak mati!! Jika sampai Preman sialan itu buka mulut, awas saja!! Aku akan membunuhnya dengan keluarganya sekaligus." Ujar batin Zhen Er merasa geram.


#Kamar Lin Wei#


" Apa yg sudah terjadi pada Lin Wei, Tuan Muda Xiao?? Kenapa Anda membawanya pulang dalam kondisi seperti ini!!" Tanya Lin Jianfeng yg duduk di sebelah ranjang Lin Wei.


" Aku juga kurang tahu seperti apa kejadiannya sebenarnya Tuan Lin!! Anda sebaiknya menunggu Lin Wei sadar, dan sudah tidak syok lagi!!" Jawab Xiao San sambil terus menatap Lin Wei.


" Hal apa lagi yg menimpa mu Wei!! Kenapa kamu tidak pernah membiarkan Ayah mu ini berhenti mengkhawatirkan mu!! Padahal tadi kamu baik-baik saja di rumah!!" Ucap Lin Jianfeng dengan sedih.


" Dokternya sudah datang Sayang!! Kamu sebaiknya memberinya ruang, agar bisa mengecek kondisi Lin Wei dengan leluasa." Jelas Zhen Er dengan wajah liciknya.


" Sebaiknya kita keluar dulu Tuan Lin!! Aku tidak ingin Lin Wei semakin sesak di sini!!" Tegas Xiao San, segera keluar dari kamar Lin Wei.


* 5 Menit Kemudian *


Ceklek ( Membuka pintu )


" Bagaimana kondisi putri saya Dokter??" Tanya Lin Jianfeng saat melihat Dokter keluar dari kamar Lin Wei.


" Tidak ada masalah serius dengan kondisinya Tuan!! Dia hanya sangat syok dan ketakutan. Karena itu, dia tidak sadarkan diri.


Tapi saya sudah menyuntikkan obat penenang tadi. Anda hanya tinggal menunggunya sadar saja sekarang!!" Jelas Dokter itu dengan rinci.


" Terimakasih Dokter!!" Ucap Lin Jianfeng berterimakasih.


" Sama-sama Tuan Lin. Saya pamit dulu, jika ada masalah serius yg terjadi padanya. Tolong hubungi saya!! Lanjut Dokter itu berpamitan.


" Baik Dokter!!" Jawab Lin Jianfeng, segera masuk dan melihat kondisi Lin Wei.


Karena masih khawatir dengan keadaan Lin Wei saat ini, Xiao San memilih untuk tetap tinggal dan menunggu Lin Wei sadar.


Sementara itu Jim, masih sibuk dengan tugas yg di berikan oleh Xiao San padanya.


* 2 Jam Kemudian *


" Maaf membuat Anda menunggu terlalu lama menunggu Tuan Muda!! Saya sudah mendapatkan apa yg tadi sudah Anda perintahkan!!" Jelas Jim melaporkan keberhasilannya.


"Katakan Jim!! Jangan membuatku semakin lama menunggu!!" Tegas Xiao San dengan datar.


" Sebenarnya ini semua di perintahkan oleh.. Bla.. Bla.. Bla.. Jadi saya sudah memberi pelajaran yg setimpal pada Preman itu Tuan Muda!!" Jelas Jim dengan rinci.

__ADS_1


" Kenapa kamu hanya memberinya pelajaran!! Kenapa tidak di bunuh sekalian!! Tangkap dia, dan biarkan aku menghabisinya!!" Ucap Xiao San dengan tajam.


__ADS_2