Love Me Until The End(My CEO)

Love Me Until The End(My CEO)
Episode 16(Kecelakaan)


__ADS_3

" Tuan Besar!! Apa kita sebaiknya mengabari beberapa karyawan perusahaan sebelum anda sampai. Sehingga mereka bisa menyambut anda dengan sepantasnya." Ucap Jim memberi saran pada Xiao Mirren.


" Tidak perlu Jim, aku ingin melihat reaksi kaget mereka. Sudah lama aku tidak menghancurkan hari kakek-kakek tua itu. Berani-beraninya mereka mendesak putraku." Jawab Xiao Mirren dengan senyum jahatnya.


" Pffftt.. Mereka berdua memang tidak jauh berbeda, aku sudah tahu dengan jelas sekarang. Sifat kejam Tuan Muda Xiao memang berasal dari Tuan Besar." Ujar batin Jim terkekeh.


" Baiklah jika itu keinginan anda Tuan Besar, Kita akan sampai di Perusahaan Pusat sebentar lagi." Lanjut Jim merasa senang.


" Kalian akan tahu apa balasannya jika kalian berani memojokkan putra ku. Tidak perduli berapa banyak saham yg kalian miliki aku akan menyapu bersih kalian semua." Ujar batin Xiao Mirren dengan penuh percaya diri.


Ckittttttttt....Buggg.


Jim membanting stir dan menginjak rem dengan spontan. Seorang gadis tiba-tiba berlari kencang ke tengah jalan, dan Jim tidak bisa mengelak dari tabrakan.


" Ada apa Jim, apa yg kamu tabrak??"Tanya Xiao Mirren dengan kaget.


" Ada perempuan yg tiba-tiba melemparkan dirinya ke depan mobil kita Tuan Besar!!


Biar aku cek dulu." Jelas Jim bergegas keluar dari mobil.


" Heii, kenapa kamu tiba-tiba muncul di jalanan. Apa kamu baik-baik saja??" Tegas Jim pada gadis yg di depannya.


" Tolong aku, ada yg mencoba menculik ku!!" Jawab gadis itu dengan lemah.


" Bangunlah!! Aku akan membantu mu." Ucap Jim membalik tubuh gadis itu.


" Astaga Nona Lin Wei!!! Kenapa bisa?? Apa yg sebenarnya terjadi?"


Jim merasa sangat kaget saat dia membalik tubuh gadis itu, dan melihat wajah gadis yg meminta pertolongn padanya ternyata adalah Lin Wei. Dan Jim langsung panik karena benar-benar bingung dengan apa yg menimpa Lin Wei saat itu. Karena tabrakan yg cukup keras dari mobil Jim, Lin Wei mengalami luka serius, khususnya di bagian kepala.


" Ada apa Jim?? Siapa dia??" Tanya Xiao Mirren bergegas keluar dari mobilnya.


" Dia adalah Nona Lin Tuan Besar.


Dulu dia juga pernah bekerja di Perusahaan Cabang milik Xiao." Jelas Jim langsung menggendong Lin Wei.


" Kenapa gadis ini terlihat tidak asing?? Dimana aku pernah melihatnya?" Ujar batin Xiao Mirren kebingungan.


" Cepat bawa dia ke rumah sakit, aku akan menjaganya di belakang." Tegas Xiao Mirren.


" Ta.. Tapi anda harus segera ke kantor Tuan Besar. Bagaimana jika Anda telat?? Bagaimana pun, ini adalah rapat pemegang saham." Jelas Jim yg mulai panik.


" Tidak masalah Jim, toh rumah sakit Zhi Jiang Hospital tidak jauh dari perusahaan bukan?? Sekalian saja kita membawanya." Jawab Xiao Mirren dengan tenang


" Baiklah Tuan Besar."


#15 Menit Kemudian#


" Setelah membawanya ke UGD, saya akan segera mengantar Anda Tuan Besar." Jelas Jim dengan terburu-buru.

__ADS_1


" Baik Jim, kamu tidak perlu se cemas itu." Tegas Xiao Mirren pada Jim.


" Iya Tuan Besar."


#Di Dalam Rumah Sakit#


" Cepat carikan Dokter!! Gadis ini butuh pertolongan pertama." Teriak Jim dengan khawatir.


" Maaf Tuan, tapi semua Dokter sedang menjalankan operasi." Jawab salah satu Suster yg melihat.


" Aku tidak ingin tahu, cepat panggilkan salah satunya!! Jika tidak gadis ini akan mati." Tegas Jim yg mulai kelelahan.


" Jim?? Ada apa dengan mu kenapa teriak-teriak begitu. Dan siapa itu(Tercengang)


" Apa-apaan ini Jim?? Apa yg terjadi pada Lin Wei??" Bentak Xiafeng dengan kaget.


" Aku tidak bisa menceritakannya sekarang Dokter Xiafeng! Dia benar-benar butuh pertolongan pertama." Jelas Jim mulai kehabisan nafas.


"Baik, cepat siapkan ruang operasi!! Ada pendarahan di kepalanya." Teriak Xiafeng dengan cemas.


" Tapi Dokter, semua ahli bedah di sini sedang ada operasi." Tegas Suster pada Xiafeng.


" Aku yg akan melakukannya, cepat siapkan untuk ku!!" Teriak Xiafeng dengan marah.


" Serahkan Lin Wei pada ku Jim. Aku akan menanganinya." Jelas Xiafeng mengambil Lin Wei dari gendongan Jim.


" Apa yg sebenarnya yg terjadi padamu Lin Wei, aku tidak bisa kehilangan mu untuk kedua kalinya." Ujar batin Xiafeng dengan sedih.


" Hufff.. Huff(Terengah-engah) Dimana Tuan Besar?? Apa aku terlalu lama??" Gumam Jim sambil mencari Xiao Mirren.


" Tri..Ring..Ring....(Panggilan masuk)


" Hallo Tuan Besar?? Anda ada dimana?? Tanya Jim dengan spontan.


" Aku sudah di depan perusahaan Jim, sebaiknya kamu menjaga gadis itu. Aku bisa mengatasi semuanya di sini." Jawab Xiao Mirren menenag kan Jim.


" Baiklah Tuan Besar, jika Anda butuh apapun aku akan segera menemui Anda." Tegas Jim dengan sopan.


" Baiklah Jim, aku tutup dulu telponnya." Jelas Xiao Mirren dengan lembut.


" Iya Tuan Besar."


Tuttt..Tuttt.. Tut...(Panggilan di akhiri)


#Sedang Dalam Operasi#


" Apa sebaiknya aku memberitahu Tuan Muda ya?? Aku pikir Tuan Muda sedikit tertarik pada Nona Lin Wei " pikir Jim dalam hati.


Tring..(Pesan masuk)

__ADS_1


" Kamu di mana Jim?? Aku ingin keluar siang ini"(Pesan dari Xiao San)


" Apa ini sebuah kebetulan?? Aku baru saja memikirkan Tuan Muda." Lanjut Jim segera membalas pesan Xiao San.


#Kediaman Xiao#


Tring..(Pesan dari Jim)


" Saya sedang di rumah sakit Tuan Muda, ada musibah yg terjadi saat saya akan mengantar Tuan Besar ke perusahaan tadi."Jawab Jim


" Astaga?? Apa yg terjadi?? Apa dia terluka?? Tidak jangan sampai terjadi apa-apa pada Jim atau bapak tua itu." Ucap Xiao San, salah sangka.


#Rumah Sakit#


Tring..(Pesan dari Xiao San)


" Di rumah sakit mana kamu sekarang Jim?? aku akan segera datang." Tanya Xiao San


" Saya ada di Zhi Jiang Hospital Tuan Muda."(Mengirim)


Xiao San panik setengah mati saat membaca pesan yg di kirim Jim padanya.


Tanpa berpikir panjang Xiao San langsung pergi menuju Zhi Jiang Hospital untuk melihat kondisi Jim dan ayahnya. Padahal yg dimaksud oleh Jim bukanlah tentang dia atau tuan besarnya, tapi tentang Lin Wei.


Karena nasi sudah jadi bubur, dan Xiao San juga tidak bertanya dengan jelas tentang kejadian itu, biarlah ke salah pahaman berlangsung untuk beberapa waktu kedepan.


#UGD#


"Jim apa kamu baik-baik saja?? Dimana Bapak Tua itu??? Apa dia juga baik-baik saja??" Tanya Xiao San dengan sangat panik saat melihat baju Jim penuh dengan darah.


" Apa maksud anda Tuan Muda?? Yg terluka itu..


" Cepat katakan Jim, kenapa kamu begitu basa-basi!?" Potong Xiao San tidak sabaran.


" Apa maksud Tuan Muda sebenarnya?? Apa dia pikir aku dan Tuan Besar yg terluka?? Apa dia salah paham dengan penjelasan ku??" Ujar batin Jim kebingungan.


Kriett..(Pintu terbuka)


" Xiafeng!!! Bagaimana keadaannya?? Apa dia baik-baik saja." Tanya Xiao San dengan sangat cemas.


" Ada apa dengan mu Xiao San?? Kenapa kamu begitu cemas??" Jawab Xiafeng yg juga kebingungan.


" Apa maksud dari perkataan mu itu Xiafeng. Jelas saja aku cemas bagaimana pun dia adalah Ayah ku?!!" Teriak Xiao San bergegas masuk.


" Ayah???? Apa dia sedang ngelantur Jim??" Ucap Xiafeng pada Jim.


" Tolong pelan-pelan Tuan, dia baru saja selesai operasi!!" Ucap Suster pada Xiao San.


" Kenapa yg berbaring bukan Ayah?? Apa-apaan ini Jim?? Kenapa malah Lin Wei??" Ucap Xiao San mulai bingung.

__ADS_1


" Maaf Tuan Muda, saya tidak pernah bilang jika yg terluka itu adalah Tuan Besar." Jawab Jim menahan tawanya.


" Apa Anda pikir Tuan besarlah yg terluka?? jelas-jelas Tuan Besar sedang bahagia di kantor sekarang."Jelas Jim pada Xiao San.


__ADS_2