LUHAN THE GREATER

LUHAN THE GREATER
Eps 24-Menyelinap masuk ke villa milik Gio


__ADS_3

"Cepat katakan!! pil obat jenis apa lagi yang kau berikan padaku!?"Qing mengeluarkan sebuah jarum kecil dari dalam pakaiannya, ia mengigit jarum itu dan suatu hal yang sangat mencengangkan tiba-tiba terjadi. Jarum yang awalnya hanya sebuah benda kecil tajam untuk menjahit sesuatu secara tidak terduga berubah menjadi sebuah pedang yang lumayan panjang, Qing mengarahkan pedangnya ke arah Zhuxen dan membuat pria itu menelan ludah sambil berkeringat dingin.


"H-hei, Qing-qing......J-jika kau membunuhku disini guru pasti tidak akan memaafkan dirimu, bukankah tadi kau bilang kau ingin menyelinap ke dalam rumah besar itu?"Zhuxen menunjuk villa mewah milik Gio yang berada di belakangnya tanpa mengalihkan pandangannya dari pedang milik Qing yang telah berada dekat dengan wajahnya.


Qing melirik ke arah villa milik Gio sebentar dan kembali berbicara dengan Zhuxen dengan nada bicara dan wajah yang datar.


"Zhuxen, apa kau berpikir aku merasa takut dan tidak berani melawan perintah guru besar? Jejak 'kunci' memang berakhir di sekitar kawasan ini namun tidak ada siapapun yang bisa memastikan bahwa ia sedang berada di rumah besar itu, mengapa aku harus menyelinap kesana!?"Rumah besar yang dimaksud oleh Qing adalah villa milik Gio, dan ternyata pedang yang sedang digenggam oleh Qing telah menghilang beberapa saat yang lalu.

__ADS_1


Qing memperhatikan villa Gio dari kejauhan dengan seksama, cairan hitam yang telah mengering di seluruh wajahnya tidak lagi ia perdulikan. Zhuxen mengelus-elus dadanya berkali-kali dan akhirnya angkat bicara."Tidak salah lagi, 'kunci' memang sedang bersembunyi di dalam tempat itu. Walaupun aku hanya seorang ahli kimia bintang 7 tetapi kemampuan persepsi jiwaku berada di atas rata-rata."Zhuxen membanggakan dirinya sendiri, ia memainkan dagunya sambil mengangguk-angguk.


"Membawa seorang alkemis bersama denganku hanya sebagai sebuah kompas, kau seharusnya melatih dirimu untuk menjadi lebih baik lagi. Apakah kau lupa dengan kejadian beberapa jam yang lalu??"Qing memukul kepala Zhuxen dan membuat tudung jubah yang sedang ia kenakan terbuka lebar, pria itu ternyata memiliki penampilan yang lumayan menawan. Hanya saja ia terlihat agak bodoh.


"Aduh, aduhh!! baiklah, aku akan langsung melatih diri begitu kita kembali ke dataran Sichex. Sekarang kau sudah bisa menghapus obat yang telah kusiramkan tadi. Pergilah menyelinap dan dapatkanlah informasi, ingat dengan petunjuk yang diberikan oleh guru ya?!"


"Tidak perlu kau ingatkan......"Qing melepaskan cairan hitam yang kini telah

__ADS_1


"Pufftt."Zhuxen berusaha menahan tawanya begitu ia melihat wajah baru milik Qing, Qing memiringkan kepalanya begitu melihat Zhuxen yang berperilaku seperti orang kesurupan, dan tak lama kemudian Qing pergi tanpa aba-aba sama sekali.


"Phuahahahaha.......Sepertinya obat yang telah kuracik kali ini benar-benar gagal, untung saja efeknya akan segera menghilang dalam 30 menit. Kuharap Qing tidak menyadarinya, hahahaha......."Tawa Zhuxen meledak-ledak sesaat setelah Qing meninggalkannya, setelah selesai tertawa Zhuxen segera memakai kembali tudung jubahnya dan melangkah masuk menuju ke kegelapan sebuah gang.


Sebenarnya terdapat hampir puluhan orang yang telah mengepung villa milik Gio, baik Luhan, Gio, Zhuxen, maupun Qing, tidak ada satupun diantara mereka yang menyadarinya sama sekali.


Begitu melihat Qing-qing bergerak, kelompok yang lain juga mulai ikut bergerak. Mereka mengirim satu orang dari kelompoknya untuk menyelinap ke dalam sana juga, malam ini benar-benar akan terjadi sesuatu yang besar.

__ADS_1


––––––––––––––


Next>>


__ADS_2