Married With Baba

Married With Baba
Janji


__ADS_3

..._____♧♧♧♧♧_____...


...قراءة سعيدة ....


.


.


Lintang sedang menaiki tangga dengan lesu, ia sedang tidak mood melakukan apapun kejadian hari ini membuat hatinya tak'karuan. Ia melihat kamarnya sudah rapih dan bersih, terlebih letak barang² nya sekarang sudah berubah posisi yang mana membuat Lintang menghela nafas..


Lintang membantingkan badan dan melihat langit² kamarnya, '' Aku harus menghapus jejak perempuan laknat itu dari tubuh Omar.. '' Lintang masih saja menggerutu sendiri.


cukup lama ia diam, Lintang pun mempunyai ide bagaimana cara supaya jejak² kuman yang ada di tubuh Omar terhapuskan.. Lintang berdiri dan berlari menuju Walk in closet, ia memilih lingerie anti maenstream. Lintang melihat satu persatu mengacak dan mengaut bagian dalam sampai ia menemukan lingerie yang Ahhh menurut Lintang..


Lintang membolak balikan lingerie itu dan mengamati nya dengan cermat. Ya semenjak menikah dengan Omar, Lintang selalu mengutamakan kepuasan sang suami tercinta. ia tak mau gara² dia lalai melayani sang suami, nanti ada orang ketiga dalam rumah tangganya..


'' That will never happen..


Lintang pun pergi ke kamar mandi, Ia berlulur dan membersihkan bulu² cetar yang sudah mulai tumbuh lebat, setelah selesai ia mengoleskan selai di atas martabak supaya cantik nan cetar membahana..


'' Wahh.. kau itu sangat sexsy dan berisi jika sudah berdandan yaa. '' Ucap Lintang terkikik geli saat berbicara kepada Martabaknya sendiri


.


.


Setelah ia mendandani sang Martabak. Lintang pun memakai lingerie yang ia siapkan untuk ia kenakan..

__ADS_1


Lintang membolak balikan badannya dan bercermin, Membusungkan dadanya yang hanya sebesar buah pir. Namun bagi Lintang itu sudah lebih dari cukup untuk membuat Omar mabuk saat memainkannya.. Tak sampai disitu, Lintang pun mengelus bokongnya yang tepos itu. Namun kali ini Lintang mendesah kecewa karna bokongnya sangat tipis..


'' Ish kenapa begitu tipis, aku harus membesarkannya sedikit. tapi pake obat apa yaa. '' Tanya Lintang pada dirinya sendiri..


Saat ia tengah ber'argumen dengan dirinya sendiri, Lintang mendengar suara mobil Omar masuk pekarangan rumahnya. Lintang pun menyelesaikan dan merapihkan semuanya lalu berpose cantik di atas ranjang..


.


.


Sementara Omar ia keluar dari mobilnya dan masuk kedalam rumah. lalu duduk di sofa ruang tengah, menyenderkan kepalanya dan memijat kening yang terasa pening. '' Ya Khadimat, tuhadir li miah alshurb. ( Art ambilkan aku air minum)


Sang Art mengambilkan air untuk sang Baba. '' Hadha ya Baba. '' Ucap Art sambil menyodorkan air putih.


'' 'Ayn taqaea Madam. ( dimana madam berada)


'' fi alqima. ( ada di atas)


'' Eaaziji when'nek.. '' Teriak Omar


Tak lama, sebuah pelukan sensual nan hangat Omar dapatkan dari arah belakang, yang mana pelukan itu membuat darah Omar berdesir hebat.


Omar memejamkan matanya, menikmati setiap sentuhan yang Lintang suguhkan. Jari jemari Lintang menari cantik di setiap inci perut Omar.


Lintang pun membalikan tubuh Omar, lalu mendorongnya jatuh ke atas ranjang dan mengecup dada Omar beberapa kali sampai meninggalkan jejak cinta kemerahan disana.


'' Dimana dia menjamah mu, disini, disini, atau disini. dia sangat lancang menyentuh milikku. '' Ucap Lintang yang langsung mencium bibir Omar

__ADS_1


Lintang membuka kain penghalang yang mengahalangi surotong yang sudah siap tempur, lalu membuang kain itu kesembarang arah. Lintang mengesek² kan martabak miliknya supaya sang surotong meronta dan menjerit minta di lahap dan di aduk dengan martabak berselai duren spesial kali ini..


Omar sudah menggila di buatnya, hingga ia gemas sendiri dan membalikan posisinya. Sekarang Omar yang memimpin dan menjamah lekuk tubuh Lintang.


Omar dengan gemas, meremas martabak yang sudah di hiasi selai duren yang wanginya sangat memabukkan dan ketagihan..


Ia memasukkan jari jemarinya kedalam martabak yang mana membuat Lintang menjerit nikmat..


Dan Ahhhh.. kalen bisa bayangkan sendiri yaa apa yang terjadi selanjutnya, Otak othor suka treveling sendiri dan tidak terkontrol jika sudah menyangkut surotong dan martabak..


.


.


Dilain sisi Indri begitu mengenaskan, ia tak henti²nya di gilir oleh pengawal Omar. Yang mana membuat ia kelelahan dan pingsan beberapa kali..


ia memeteskan airmata, namun bukan airmata penyesalan yang ia teteskan Melainkan airmata yang ingin balas dendam kepada Omar.


Ia bertanya pada dirinya sendiri, Apakah ia salah jika ia mencintai Omar dan terobsesi padanya hingga ia berbuat nekad seperti itu. Indri mengepalkan tangannya dan bertekad akan membalaskan dendam pada Omar.


'' Jika aku tidak bisa memiliki Omar, maka siapapun tidak boleh memilikinya itu janjiku.'' Gumam Indri dalam hati


.


.


..._____♧♧♧♧♧_____...

__ADS_1


...SEE YOU IN THE NEXT CAPTER ZIYENG ...


...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YAAA ...


__ADS_2