Married With Baba

Married With Baba
Mungkinkah itu ngidam


__ADS_3

..._____♧♧♧♧♧_____...


...قراءة سعيدة ....


.


Mama Zulaikha Begitu bahagia ketika ia mendapatkan kabar yang di sampaikan Omar tadi malam bahwa sebentar lagi ia akan menjadi seorang JIDA(Nenek) dan sekarang ia sedang mengabari seluruh keluarga besar Arrashid dan teman terdekat untuk datang berkunjung dan makan malam bersama nanti malam.


Sedangkan Lintang dan Omar masih senantiasa bergulung selimut sambil berpelukan, mereka seakan enggan untuk turun dari kasur terlebih enggan untuk melepaskan pelukan hangat di pagi hari.


Omar yang sedang asik memejamkan matanya, mau tak mau harus bangun karna merasakan mual yang begitu kuat dari perutnya.


Uwekkk


Uweeekk


Omar memuntahkan semua isi makanan yang ada di perutnya, Lintang bangun dan melihat sang suami sedang berjongkok memuntahkan isi perut. '' Hal anta bikhayr.?( Apa kamu baik² saja) Tanya Lintang sambil memijat pundak Omar.


Uweeekk


Uweekk


Omar masih saja muntah, Lintang pun meninggalkan Omar dan mengabari Susi untuk membuat Minuman hangat untuk sang Baba. Setelah mengabari Lintang pun kembali menghampiri Omar yang sedang mencuci mukutnya. '' ant marid ya hubby.( Kamu sakit sayang)


Bukannya menjawab Omar malah memeluk Lintang dengan manja. '' Hmmzz Ana marid.( Ya aku sakit)

__ADS_1


Tak lama Susi pun mengetuk pintu dan mengantarkan apa yang di minta sang Madam. '' Ini Madam. '' ucap Susi menunduk.


'' Taro saja di meja Sus.. '' Jawab Lintang


Susi pun menaruh Air jahe itu di meja dan kembali mengerjakan pekerjaannya. Sedangkan Lintang sedang sesak nafas karna di peluk erat oleh Omar. '' Kau mau membunuhku hubby ini sangat sesak. '' ucap Lintang meronta


Omar tersenyum dan menarik Lintang keluar dari kamar mandi dan berbaring kembali di kasurnya yang empuk. '' Aku ingin nasi Briani sayang, Kabari Art untuk membuatnya sekarang juga dan buatan aku salad yogert. Sepertinya enak makan nasi Briani di pagi hari. '' ucap Omar.


Lintang yang mendengar mengerutkan keningnya, '' Ya hubby... bagaimana kau meminta di buatan nasi Briani, sedangkan Art mungkin saja sudah membuatkan kita sarapan. '' Jawab Lintang


Omar langsung menatap Horor Lintang, Lintang yang di tatap seperti itu menjadi gelagapan dan berdehem, '' Kenapa kau menatapku seperti itu sayang, aku akan mengabari Susi hmmm.. '' Ucap Lintang yang langsung berlari keluar kamar..


Omar tersenyum senang ketika keinginannya di kabulkan, '' Sayang jangan berlari nanti jatuh. '' Teriak Omar namun Lintang sudah tak mendengarnya.


Lintang berjalan ke arah dapur dengan menggerutu, bagaimana tidak sikapnya begitu aneh pagi ini.. Sesampainya Lintang di dapur ia sedang melihat Artinya sedang membuat makanan.


'' Mbak Lis, panggil Lintang.


'' Iya Madam '' Jawab Lilis


Buatkan nasi Briani dan salad yogert ya, Baba ingin makan itu untuk sarapan. cepat buatkan dan kalian masak apa untuk sarapan.? tanya Lintang.


'' Tabboleh dan shawarma Madam. '' jawab Rika dan Lilis bersamaan yang di angguki oleh Lintang. '' Ya sudah berikan padaku, Aku lapar. '' ucap Lintang yang langsung duduk di meja makan.


'' Madam jangan duduk di sini, ini meja pembantu saya akan antarkan ke ruang makan yang ada di Qasr.. '' ucap Lilis.

__ADS_1


'' Tak apa mbak, aku ingin makan di sini apa kalian sudah sarapan.? tanya Lintang yang di angguki oleh keduanya.


Lintang dengan santai memakan sarapan sedangkan Omar di kamar menunggu sambil memaikan ponselnya Omar pun melihat ada minuman di meja lalu meminumnya..


'' Glukk,, Glukk ahh segar.. dimana nasi Briani ku kenapa lama sekali.? tanya nya pada dirinya sendiri..


30Mnt pun berlalu akhirnya nasi Briani yang di pesan pun jadi juga, Lintang meminta Rika membawakan makanan itu ke kamar.


'' Hubby. ? panggil Lintang yang tak melihat Omar ada di kasur.. '' Taruh saja di situ mbak. ''


Rika pun keluar kamar dan menutup pintu, Lintang menyiapkan baju yang akan di pakai Omar tak berapa lama Omar keluar dari kamar mandi dengan segar.


'' Kau disini aziji.?


'' Hmzz... Itu nasi Briani nya sudah matang kau mau memakannya sekarang ? Tanya Lintang


Omar diam. '' Aku sudah tidak mau nasi Briani, Aku sedang ingin qimart buatkan aku itu.


Lintang yang mendengar nya melongo tak percaya. '' You are seriously.. '' Tanya Lintang tak percaya dan melempar bantal ke arah Omar..


.


.


..._____♧♧♧♧♧_____...

__ADS_1


...TINGGALKAN JEJAK KALIAN YAAA...


...LIKE KOMEN AND BERI OTHOR HADIAH...


__ADS_2