
..._____♧♧♧♧♧_____...
...قراءة سعيدة ....
.
Di dalam biduk rumah tangga, pasti kita semua pernah merasakan adanya pertengkaran.. Pastinya terselip perselisihan antara suami dan istri, ketika ego selalu yang terdepan. Maka salah satu dari pasangan harus ada yang mengalah..
Biduk rumah tangga Omar dan Lintang pun sekarang sedang di uji, Kedatangan Orang ke tiga memicu kemarahan dari Lintang. Terlebih kelakuan Isro sudah melampaui batasannya..
Kejadian kemarin, harus kembali mengingatkan tentang sosok indri yang melakukan hal yang sama kepada sang suami. Yang membuat Lintang pilu adalah omar selalu koma jika mengkonsumsi obat tidur dosis tinggi...
Jika dulu ia membiarkan Indri begitu saja, lain halnya dengan Isro. Hari ini Lintang akan menemui Isro di kediamannya, ia sedang mengendarai Mobil dengan kecepatan tinggi..
30Mnt akhirnya Lintang sampai di kediaman Borkhan..
''Aedhirni Ya Sayidi.''
(Permisi pak.)
Satpam kediaman Borkhan menghampiri Lintang..
"Al hunak 'ayu shay' yumkinuni'an usaidah ya Madam.?''
(Ada yang saya bisa bantu nyonya.)
"Hal alluwrd Borkhan mawjudi."
(Apakah tuan Borkhan ada di dalam.)
"Swaf 'ablagh sahib aleamal 'awla, 'iidha jaz li 'an 'aerifa. Man 'anti sayidati.? (Saya akan beritahu majikan saya terlebih dahulu, jika saya boleh tau. Anda siapa nyonya.)
''Akhbir sayidak , iidha hadarat alsayidat Omar Arrashid lilziara.'' (Bilanglah pada majikanmu, jika nyonya Omar Arrashid datang berkunjung.)
Satpam itu membungkuk lalu mengabari Majikanya..
"Silahkan nyonya." ucapnya sambil membuka gerbang Qars.
Lintang memajukan mobilnya setelah itu ia keluar dari mobil, di depan sudah ada khadimah yang menunggu kedatangan Lintang..
''Mari nyonya saya antar..'' ucap Khadimah..
Lintang di ajak masuk ke dalam Qars milik Borkhan, walau pun tak seluas Qars miliknya namun Qars kediaman Borkhan lumayan mewah..
''Selamat datang di kediaman Borkhan nyonya Arrashid.'' ucap Borkhan ayah Isro yang sedang menunggu di ruang tamu, sedangkan sang istri Laila membuang muka malasnya melihat Lintang datang ke kediamannya..
''Aku datang kesini hanya untuk memperingati anakmu, jangan sampai melampaui batasannya.!! ucap Lintang tanpa basa basi..
''Maksud anda.? tanya Borkhan bingung.
''Anak perempuan mu, kemarin telah melecehkan suamiku dan membayar orang untuk memasukan obat tidur ke minuman suamiku. Jika saja aku telat datang, mungkin anakmu berhasil melecehkan suamiku..
''Jangan memfitnah kamu.!! bentak Mama Laila sambil menunjuk Lintang..
Lintang menarik sudut bibirnya...
__ADS_1
''Aku punya bukti, yang akan memberatkan anakmu jika aku membawa khasus ini ke meja hijau..'' ucap Lintang yang memperlihatkan video yang ia ambil kemarin..
Borkhan beserta Laila melirik satu sama lain, dan sedikit terkejut melihat isi vidio itu. Borkhan melihat Lintang dan menelan salivanya susah payah..
Braaakkk..
Ponsel Lintang di banting oleh mama Laila.'' lihat__aku sudah membuang bukti yang kamu punya, mau apa kamu sekarang.!!
Lintang terkekeh melihat kelakuan anak dan ibu sama saja, bisa di bilang buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Sama halnya dengan mama Laila yang menyembunyikan kejahatan anaknya..
''Kau pikir aku bodoh hah.?! aku punya salinannya bahkan banyak. Lantas kau bisa apa hah?!! ucap Lintang yang mengeluarkan ponsel lainnya..
Borkhan memejamkan matanya, ia tau bahwa tak segampang itu berurusan dengan keluarga Arrashid. ''Nyonya Arrashid bukankah kita bisa bicara baik baik, jika kau lupa biar aku ingatkan. bukankah kita itu masih saudara.?! ucap Borkhan.
Lintang menatap tajam Tuan Borkhan.'' Ya, tentu saya ingat kau masih saudara nya suami saya. Oleh karena itu saya datang dengan baik baik, untuk memperingati anak perempuan anda untuk menjauhi suami saya.''
''Baik apa yang nyonya inginkan.? tanya Borkhan akhirnya.
''Panggilkan anak perempuan mu, aku ingin buat perhitungan dengan anakmu..
Borkhan mengangguk dan menyuruh Khadimah untuk memanggil Isro.. Tak berapa lama Lintang melihat Isro yang turun dari lantai atas..
Lintang menatap isro dengan sengit, ingin sekali ia melanjutkan pertengkaran kemarin di kantor Omar namun ia masih bisa tahan..
''Ada apa..'' Isro yang sudah ada di depan Lintang..
''Cih,, wanita tak tau malu. Setelah apa yang kau lakukan, kau tak merasa bersalah karna telah membuat Omar masuk ke rumah sakit..?!
''Memangnya apa yang aku lakukan, aku tak melakukan apapun. Kau saja yang terlalu pecemburu.'' Ucap Isro yang mengelak.
Plaakk...
.
Setelah kepergian Lintang, Borkhan terlihat kesal karna sikap anak perempuan nya yang tak tau malu ini..
Plaakk..
Borkhan menampar pipi Isro dengan kencang..
Ya Borkhan.!! teriak Laila, apa yang kau lakukan, kenapa kau menampar putri semata wayang mu.!! teriak Laila..
''Baa__'' Isro melihat sang ayah sambil memegangi pipinya, yang terasa panas dan perih secara bersamaan..
'' Seharusnya aku yang bertanya, ada apa dengan kalian. Tidakkah kalian takut miskin jika berurusan dengan Omar.? dan kau. Kenapa kau melakukan itu, bukannya minta maaf malah terlihat acuh tak acuh.!!
''Aku tidak melakukan apapun.!! kelak Isro yang belum mengaku.
Plaakk..
Untuk yang ke dua kalinya Isro di tampar.'' Masih bisa mengelak hah, sudah jelas ada bukti. masih tak mau mengaku.'' Bentak Borkhan melangkah pergi meninggalkan Isro dan istrinya..
.
.
__ADS_1
.
Sementara Lintang, Ia sudah berada di rumah sakit menemani Omar yang belum siuman..
''Maafkan aku..'' ucap Lintang sambil mencium kening Omar dengan lembut..
Kreett..
''Mentantuku.'' Mama Zulaikha masuk membawa makanan di tangannya..
''Maa__
Mereka saling berpelukan,'' Maafkan Lintang tak bisa menjaga Omar.'' ucap Lintang
''Tidak sayanggg,, Ini bukan salahmu sudah jangan di pikirkan. Cepat makan makanan mu nanti dingin..
Lintang mengguk, ''Aku akan pergi membeli sesuatu dulu di luar Ma__
''Baiklah jangan lama lama..
Lintang keluar dari ruangan Omar, dan pergi duduk di bangku taman menjernihkan pikirannya yang kacau..
Seseorang memberikan botol air mineral kepadanya..
''Ini untukmu..
Lintang mendokkan kepalanya melihat siapa yang memberikan Air kepadanya.
''Kau___ sedang apa kau di sini..?
''Aku,, aku sedang memeriksa kesehatanku. Karna akhir² ini jantungku merasa tak beres..'' jawab Omar. yang duduk di sebelah Lintang..
Lintang menganggukan kepalanya dan mengambil air dari tangannya..
''Terimakasih..
''Hem sama sama, kau sedang apa disini..?! tanya Ayman yang sebenarnya tau kenapa Lintang berada di rumah sakit..
''Tak ada, hanya kesehatan suamiku menurun akhir akhir ini..'' jawab Lintang.
''Boleh aku mengatakan sesuatu kepadamu.?
''Apa.?
''Jika seseorang Mencintaimu, dan meminta dirimu untuk meninggalkan suami mu. Apa yang kau akan lakukan.?!
Lintang tersenyum menatap kedepan, ''Sampai kapan pun, aku tidak akan meninggalkan suamiku. Karna bagiku, aku sudah mempunyai keluarga bahagia disisiku. Untuk apa aku meninggalkannya, Omar adalah cinta pertama dan terakhir untukku, tak ada yang bisa menggantikan nama nya di hatiku..'' jawab Lintang dengan Mantap..
''Jika suatu saat dia sudah tidak punya apapun, apa kau masih mau bersamanya..? tanya Ayman lagi..
Lintang menatap Ayman. '' Memiliki cinta adalah sebuah anugerah yang kita punya, bukankah kita harus menerima apapun keadaan pasangan kita.? baik buruknya, miskin atau pun kaya bagiku sama saja. Yang terpenting dia bisa bertanggung jawab kepada anak dan istrinya, harta bisa kita cari bukan?
Ayman tersenyum kecut dan merasa kecewa,'' baiklah aku pergi dulu, hati hati dan jaga suami mu dengan baik..'' ucap Ayman yang meninggalkan Lintang sendiri..
.
__ADS_1
.
...JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA YAA LIKE.KOMEN.VOTE...