
..._____♧♧♧♧♧_____...
...قراءة سعيدة ....
.
.
Lintang dan Omar sudah masuk keperkampungan dan melihat lingkungan begitu rapih dan bersih, Lintang begitu takjub dalam setahun lebih kampungnya sudah maju pesat.. Jalan yang awalnya banyak lubang sekarang menjadi mulus tanpa kendala.
Sesampainya Lintang di depan rumah yang lumayan besar sudah di tunggu oleh Ibu dan Ayahnya, Lintang keluar dan berhamburan memeluk orangtuanya secara bergantian..
'' Ayah, ibu Lintang kangen___..
Meraka bergantian memeluk melepas rindu satu sama lain dan masuk ke dalam rumah..
''Nak, istirahatlah kau pasti sudah lelah bukan.?
Lintang dan Omar duduk di kursi, senyum Lintang terus saja terukir di wajahnya yang bahagia karna kehidupan orang tuanya sekarang jauh lebih baik di bandingkan sebelumnya..
Lintang pun menatap Omar penuh Kagum, '' Hubby, sukron jazilan ya habibi ana ahbak. '' Ucap Lintang mengecup pipi Omar
''Asalkan kau bahagia sayang.''
.
Sedangkan disisi lain, Lia yang sudah mendengar kabar jika Omar dan Lintang sudah datang. Ia segera mandi dan berpakaian rapih berharap Omar akan melihatnya..
''Eleh eleh anak Ibu teh sudah rapih, mau kemana.? tanya sang ibu..
''Aku mau bertemu Lintang bu, yaa tau aja kalau Lintang sedang hamil Omar mau menjadikan aku istri keduanya..'' jawab Lia..
''Astagfirullah Ya Allah gusti teu kapok kapok iye budak..?! Masuk sana ke dalam, ibu tidak izinkan kamu ketemu sama mereka.. Gak cukup dulu kamu memperlakukan ibu hah.!!
Sang ibu menyeret Lia masuk dan menguncinya dari luar..
''Diam di sini, awas kalau kamu kabur.!!
Braaakkk..
Di tutupnya pintu dengan kencang, yang mana membuat Lia sebal bukan main..
__ADS_1
''Ibu jahatttt..
Lia mengamuk di dalam kamar seperti orang gila, sementara sang ibu menyuruh Artnya untuk menjaga Lia supaya tidak kabur dan tidak ada yang boleh membuka'kan pintu untuknya..
.
.
.
Lintang tak mau istirahat, ia malah mengelilingi kampung bersama Omar dan para tetangga yang menyapa Lintang dengan ramah..
Di perkebunan Lintang tak sengaja melihat pohon jambu air yang sudah berbuah, yang aman membuat air liurnya menetes..
''Ya Hubby aku ingin itu. '' Tunjuk Lintang
Omar melihat apa yang istrinya mau, ''Itu punya Orang sayang..
''Tapi aku mau, kita ambil saja yaa.. Ayolah Omarrrrr plisssss. '' ucap Lintang dengan manja..
Omar yang memang tidak bisa menolak keinginan sang istri, ia langsung menganguk dan melangkah..
Omar menatap pohon besar itu dan memanjat, sesampainya di atas ia memetik beberapa buah jambu dan di masukan kedalam sakunya..
''Jangan banyak² sayang aku hanya ingin dua saja.'' jawab Lintang..
Omar pun turun ke bawah dengan hati² karna lumayan licin..
''Woyyyy, siapa berani mencuri jambu punya ku.!! Teriak sang pemilik pohon dari kejauhan..
Omar yang kaget langsung terpeleset dan jatuh..
Brugh..
Aawww___
Sementara Lintang sudah lari terbirit² karna takut di marahi oleh sang pemilik pohon yang terkenal galak..
Omar yang masih tergeletak melihat istrinya sudah lari duluan mengerutkan keningnya, lalu melihat bapak² yang sedang kumat kamit sambil membawa pemukul..
Omar refleks bangun dan menyusul istrinya lari terbirit birit..
__ADS_1
''Sayang jangan tinggalkan aku.!! teriak Omar ...
.
.
.
Di malam harinya Omar masih mendiami Lintang karna kesal sudah meninggalkan dirinya..
Omar sedang tidur dengan posisi miring, sementara Lintang sedang ada di kamar mandi..
Ceklek..
Pintu kamar mandi terbuka, Lintang yang melihat sang suami masih marah kepadanya malah tersenyum senang.. Lintang perlahan menghampiri Omar dan mengusap bahu sang suami, ''Apa kau masih marah kepadaku Hubby..?! tanya Lintang sambil mengecup daun telinga Omar..
Omar berbalik menghadap Lintang dan menatapnya,'' Aku tidak marah, hanya kesal kenapa kau meninggalkan aku.?!
Hehehehh...
''Aku minta maaf, aku refleks lari saat melihat pemilik nya datang dan lupa jika aku meninggalkan mu...
Omar memejamkan matanya lalu tersenyum..
''Baiklah aku memaafkan mu, namun aku harus meminta bayaran karna sudah mencuri jambu untukmu.?
''Bayaran.?!
''Hmmm..
''Bayaran apa.? tanya Lintang
''Ini...
Omar langsung mencium bibir Lintang, dan meminta bayaran yang barusan ia katakan..
Lintang yang tau arah ciuman ini kemana, ia ingin melepaskan L****** namun Omar tak membiarkan Lintang bergerak sedikitpun. Dan terjadilah kegiatan panas yang mana membuat Ibu beserta Ayah Lintang merasa malu mendengar suara ambigu dari kamar atas..
"Anak muda masih semangat² nya toh, sampai lupa tempat.'' ucap Ibunya Lintang tertawa..
''Siapa bilang yang muda saja bisa melakukannya, kita pun jangan kalah bu. Hayuuu kita balapan buk..'' ajak ayah Lintang kepada sang istri..
__ADS_1
.
.