
..._____♧♧♧♧♧_____...
...Happy reading ziyeng....
.
.
Dari kemarin Omar terus saja menempel dengan sang istri seperti perangko yang tak mau di pisahkan.. Sampai² Lintang jengkel dengan kelakuan Omar seperti bayi yang tak mau di tinggalkan ibunya..
Seperti sekarang di meja makan Omar menyuruh Lintang makan di pangkuannya, sementara ia mengendus bau harum dari tubuh sang istri..
''Hubby__ kenapa kau seperti ini, aku malu di lihat oleh Khadiamah yang sedang bekerja..'' ucap Lintang
''Aku tak perduli.'' jawab Omar sambil mengendus ngendus leher Lintang..
''Salahkan saja kepada martabak mu yang membuatku ketagihan, dan kenapa semakin sempit saja martabak mu.'' bisik Omar
Plak,
''Kau itu mesum sekali.'' ucap Lintang memukul tangan Omar..
''Aku tidak mesum, itu memang kenyataannya dan aku punya gaya baru yang harus kita pelajari apa kau mau mencobanya.? tawar Omar dengan seringai nakal di bibinya..
''A____
Belum sempat Lintang berbicara, Omar sudah merangkul Lintang ke ruang kerjanya karna paling dekat dari pada harus membawa sang istri ke lantai atas..
Braaakkk
Omar menutup pintu dengan kencang, yang mana membuat para Khadiamah kaget di buatnya..
''Astagfirullah halazim, itu si Baba kelakuan seperti anak kecil..'' ucap kedua Khadiamah secara bersamaan..
__ADS_1
''Harap maklum, si madamkan baru melahirkan. Jadi si madam kaya perawan lagi yang di gagahi siang malam oleh si Baba..'' ucap Susi yang baru datang membawa pakaian bersih..
'' Hehehhe ia Sus, madam Lintang beruntung banget yaa dapetin Baba super ganteng dan kaya.. Oh tuhan sisakan satu pria seperti Baba untukku. ''ucap Khadimah yang bernama Tuti..
''Uuuu ngarep..'' ucap Susi dan Pitri secara bersamaan..
Heheheh____
''Oh ia, beberes nya di lantai atas dulu yuu sambil temenin aku. '' ucap Susi yang tak mau kedua temannya mendengar suara aneh di dalam ruang kerja, karna ia yakin suara itu sebentar lagi akan berisik dan mengganggu pendengaran..
''Ya sudah ayuk..
Mereka pun naik ke lantai atas bersama sama..
.
.
.
Lintang dengan jeritan khasnya sementara Omar dengan erangan nikmat membuat ia gila sampai memampar pan*** Lintang dengan gemas..
Aaaaahhh___
Mmmm____
Uuuuuhh___
Omar berkicau ria saat surotongnya menghentak hentakan dirinya ke dalam martabak berselai susu kental manis yang baru saja Lintang keluarkan..
Omar memangku Lintang berdiri namun Omar tak melepaskan Surotongnya yang masih setia menempel..
Hentakan demi hentakan terus menghujani martabak yang sudah membengkak, Martabak sudah mengeluarkan selainya beberapa kali namun surotong belum lelah dan terus memompa..
__ADS_1
Ketika sedang asik, terdengar ketukan pintu dari luar membuat konsentrasi Omar buyar seketika..
''Apa kalian belum selesai.? teriak Zulaikha dari luar. ''Cepatlah, Affan sedang menangis meminta ibunya..
Omar dengan cepat memaksa surotong mengeluarkan bibit premium yang langka miliknya agar cepat selesai..
Plak, plek, plok..
Aaaaahhhkkk___
Omar ambruk kelelahan, sementara Lintang berlari membersihkan dirinya ke kamar mandi..
.
.
.
Sementara dilain tempat, seseorang tengah bekerja sama dengan Isro untuk menghancurkan rumah tangga milik Omar yang damai..
''Apa kau yakin akan berhasil.? tanya seorang pria yang tak kalah tampan dari Omar..
''Ya, ini akan berhasil...
''Kenapa kau tak menggoda Omar saja, bukankah laki² tidak akan setia kepada satu wanita.?
Isro menatap Pria yang bernama Ayman, ''Dia itu pria sempurna dan setia kepada wanitanya, namun jika istrinya selingkuh dia pasti Tidak akan memaafkan dan langsung menceraikan si Lintang sialan itu..'' ucapnya
''Baiklah besok aku akan coba mengintai kegiatannya..
.
.
__ADS_1
.
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG ...