
Bukankah kita sering dengar bahwa cinta itu buta dan tak tau tempatnya. sama halnya dengan Ayman, karna beberapa hari ini tak berjumpa dengan Lintang sang pujaan hati...
Ia sedang duduk di balkon kamar, di temani wisky di genggaman tangganya.. Sesekali ia menghela nafas gusar, ada rasa sesak dalam dada karna menahan kerinduan..
Bilanglah jika ia memang tak tau malu karna jatuh hati kepada istri seseorang, apa ini sebuah karma untuknya karna telah banyak mempermainkan seorang wanita...
Ayman Balf bin Husain, seorang pecinta wanita. Kini harus memendam rasa cintanya sendiri karna terhalang status istri dari pria lain..
Netra matanya memandang kedepan menghadap lautan, ia sedang berfikir bagaimana cara supaya bisa memisahkan mereka. Begitu penasarankah ia dengan Lintang..?! Apa itu bisa di katakan cinta atau kagum semata.?
Ayman pergi dari apartemen mengendarai mobil kesayangannya,17mnt akhirnya sampai di tujuan..
Ia menepikan mobilnya tak jauh dari kediaman Omar, mengamati pergerakan apakah Lintang ada di dalam.. walau sangat mustahil ia tau pergerakan Lintang karna terhalang tembok tinggi Qars mereka..
Ayman menunggu dengan sabar di dalam mobil, sementara Lintang sedang bermain dengan Affan bersama sang mertua..
''Mentantuku, bukankah ini sudah waktunya makan siang.?
Lintang melihat jam di dinding dan menepuk jidatnya, ''Astagfirullah aku lupa Mama..
''Pergilah, antarkan makan siang untuk suamimu yang manja itu..
''Baiklah aku akan siap siap dulu..
Lintang pergi dan menyuruh Susi untuk membuatkan bekal makan siang untuk Omar, sementara dirinya bersiap siap..
Semenjak ada Affan, mama Zulaikha dan Norah beserta Zenah ikut tinggal bersama Omar di Qars yang baru. Mereka tak mau jauh jauh dari Affan cucu sekaligus keponakan pertama yang mereka miliki..
''Ma_ aku berangkat ke kantor Omar dulu yaa..'' pamit Lintang kepada sang mertua dan mencium pipinya..
''Hati hati mengendarai mobilnya..
Lintang mengaguk dan pergi mengendarai mobil pemberian kedua adik iparnya dengan kecepatan sedang..
Dari arah lain, Ayman melihat mobil Lintang keluar dari gerbang. Ia pun segera mengikutinya dari arah belakang..
Senyuman Ayman tak luntur dari wajahnya, ia tak menyaka jika hari ini akan bertemu dengan Lintang..
''Bukankah ini arah menuju..
''Ahkk sialan, aku pikir ia akan berbelanja ternyata pergi ke kantor suaminya..
Ayman menepikan mobilnya di sebrang jalan, sementara Lintang sudah masuk ke dalam kantor sang suami membawa bekal makan siang..
Para karyawan membungkuk hormat ketika berpapasan dengan Lintang.. ia pun masuk ke dalam Lift menuju ruangan Omar..
Ting...
__ADS_1
Pintu lift terbuka, namun langkah Lintang terhenti dan berbelok tatkala ia melihat isro yang sedang berbicara dengab OB secara sembunyi sembunyi..
Lintang bersembunyi di balik tembok menguping pembicaraan mereka dan merekam apa yang mereka lakukan walau pun Lintang tak mendengar sedikit pun..
''Apa yang mereka bicarakan, dan kenapa ulat itu ada di kantor suamiku..?! gumam Lintang..
Terlihat Isro dan OB itu berpencar, setelah isro memberikan amplop warna coklat kepadanya.. Isro pun masuk ke dalam ruangan Omar, tanpa tau bahwa Lintang ada di belakangnya..
Lintang mengintip dari sela pintu yang tertutup, dan melihat Isro tengah meraba raba dada Omar yang sedang tertidur lelap..
''Omar aku mencintaimu...
Isro memajukan bibirnya yang akan mencium bibir Omar, Lintang melotot tak percaya dengan apa yang Isro lakukan..
Braaakkk..
Lintang menendang pintu, hingga membuat isro kaget sampai terjungkal kebelakang..
Dugh..
Aww..
Lintang melangkah dengan dua tanduk yang sudah berasap tebal di kepalanya..
Tutttttt....
''Anti Kalb..
(Kamu an**ng.)
"Heywanah..
(Binatang)
"Eahira 'aint..
(Pelacur)
Caci maki keluar dari mulut manis Lintang, sambil melangkah dan menjambak rambut Isro lalu menggusurnya keluar dari ruangan Omar..
Dugh..
Lintang menghempaskan badan Isro ke lantai, ''Apa kau ingin mati hah.!! berani sekali kau menyentuh milikku.'' tunjuk Lintang kepada Isro.
Isro berdiri dan berhadapan dengan Lintang, ''Aku tidak takut.!! tantang Isro.
Lintang menjambak kembali rambut Isro, dan menyeretnya ke lobby bawah.. Isro meronta dan memukul Lintang, namun Lintang tak bergeming dengan pukulan Isro. Semua karyawan yang melihat istri bos mereka sedang menjambak seseorang begitu terkejut melihatnya..
__ADS_1
Bugh..
Lintang melempar Isro hingga terhiyung, semua berkumpul melihatnya. Dari arah depan Khalid berlari menghampiri istri bos nya..
''Madam Lintang kenapa.??
Lintang menatap Khalid dengan tahapan penuh kemarahan, ''Kau kemana saja!! kenapa kau biarkan pelacur ini masuk kedalam ruangan suamiku.!!
Khalid tak bisa menjawab..
''Dengarkan semuanya, jika melihat perempuan ini masuk ke kantor ini lagi. Usir dan seret dia keluar atau kalian yang akan di pecat.!! bentak Lintang dengan suara lantang..
''Dan kau.. Lihat saja apa yang akan aku lakukan kepada perempuan rendahan sepertimu, yang tak tau malu menggoda suami orang. Khalid seret dia keluar sekarang juga..'' ucap Lintang penuh penenkanan dan melangkah pergi..
.
Lintang masuk ke dalam ruangan sang suami, dan melihat Omar masih tidur dengan keadaan yang sama..
''Hubby kau kenapa.?haii bangun sayang..
Lintang mengecek denyut nadinya lalu memanggil dokter..
.
.
Sementara Ayman, masih setia menunggu di sebrang jalan memperhatikan apakah Lintang sudah keluar apa belum.. Namun ia melihat Isro yang sedang di seret oleh security, Ayman pun menyalakan mobilnya dan menghampiri Isro yang sedang mengamuk di depan kantor..
Tin.Tin...
Ayman menyalakan klasson dan membuka kaca mobilnya.
''Masuklah, percuma kau berteriak.!!
Isro pun melangkah dan masuk kedalam mobil Ayman..
.
.
.
Ayman Balf bin Husain
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG ...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN LUPA YAA...