
Sinar matahari menembus di sela sela gordeng yang mana membuat Lintang membuka matanya..
Hmmm...
Kepalanya terasa berat dan pusing, lalu melihat tangan kekar milik Omar menindih perutnya lalu menoleh ke belakang dan melihat sang suami tengah tertidur dengan nyaman..
''Hubby..
Lintang mengelus bulu bulu halus yang tumbuh di sekitaran dagu sampai rahangnya, lalu jari jemari Lintang mengelus bibir Omar yang begitu tipis berpadu tebal di area bawah..
Lintang mengingat kejadian tadi malam yang membuat pipinya memerah, perlahan mata Omar terbuka dan melihat sang istri tengah tersenyum kepadanya..
''Sabah'Alkher ea'ajizi''
(Selamat pagi sayang.)
Cup..
Omar mengecup bibir Lintang, '' Apa kau sudah puas memandangiku sayang..?!
"Siapa yang memandangi mu. ''kelak Lintang
Omar mengeratkan pelukannya.'' Apa kau mau melanjutkan yang semalam,? kau begitu agresif yang mana membuat aku ketagihan.!! ucap Omar dengan nada sendual..
''Ish, di otakmu hanya ada surotong dan martabak saja.! tak adakah pembicaraan lain.?! aku rindu dengan Affan ayo kita pulang..'' ucap Lintang mengalihkan pembicaraan, karna ia tak mau melanjutkan aksi yang semalam. Martabak nya masih membengkak dan perih..
''Baiklah ayo kita pulang.'' ucap Omar yang menggendong Lintang untuk mandi berdua..
.
.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari Ayman pun sengaja menginap di sebelah kamar mereka, Ayman merasa tertantang untuk mendapatkan Lintang dari sisi Omar..
Terlebih Lintang begitu menarik bagi Ayman, ia merasakan Lintang yang berbeda dari wanita yang selalu datang padanya.. Awalnya Ayman memang bekerja sama dengan Isro untuk merusak rumah tangga Omar, namun ketika ia sudah mengenal Lintang ada rasa suka dan ingin memiliki Lintang disisinya..
Anggaplah ia tak tau malu mengagumi istri orang, namun bukankah cinta memang tak tau tempat dan pada siapa cinta itu berlabuh.!! Bagi Ayman tak apa asalkan Lintang pun mau kepadanya, jika pun Lintang tak mau Ayman akan memaksa dengan cara apapun juga..
.
Lintang dan Omar keluar dari Kamar hotelnya namun berpapasan dengan Ayman yang baru saja keluar dari kamarnya..
Ayman tersenyum kepada Lintang yang terlihat sangat cantik dengan rambut sedikit basah, membuat sengatan listrik di tubuhnya..
'' Salam.
Sapa Ayman kepada Lintang..
''Salam ya saidy..'' jawab Lintang dengan ramah namun tidak dengan Omar, ia menatap sinis kearah Ayaman yang tengah mengagumi istri kesayangannya..
'' Jaga matamu, jika kau tidak ingin kehilangan penglihatanmu.!! sentak Omar membuat Lintang menoleh ke arah suaminya..
''Ada apa dengan mu Hubby.?!
Ting...
Pintu lift terbuka..
''Tak ada, aku hanya memperingati seseorang untuk tidak memandangi istri orang lain dengan nafsu di dalam hatinya.!! ucap Omar yang keluar dari lift meninggalkan Ayman yang sedang tersenyum melihat Omar yang sedang terbakar api cemburu..
.
.
__ADS_1
Omar sudah sampai di parkiran dan membuka'kan pintu untuk sang istri..
Omar..
Sapa Isro dari arah depan, Omar pun melihatnya dengan tak suka karna suasana hatinya sedang rusak .. Isro menghampiri Omar..
''Salam Ya Omar..
''Salam. Ada apa?! jawab Omar dengan nada dingin..
Isro merasa kikuk. ''Tak apa Omar, hanya saja kita sudah lama tak bertemu kapan kita bisa mak___
''Aku tidak ada waktu untuk makan bersama mu, nyahlah dari hadapanku kau menghalangi jalanku.!! sentak Omar yang membuat Isro terkejut..
Braaakkk..
Omar menutup pintu dengan kasar, sementara Lintang tersenyum puas karna Omar tak meladeni wanita ulat bulu itu..
Tin__Tin...
Omar membunyikan klakson dengan keras yang mana membuat isro melonjat kaget, ia pun ke pinggir dan memberikan jalan untuk Omar..
Isro melihat mobil Omar dengan kesal dan mengepalkan tangannya..
''Awas saja kalian..!!
.
.
.
__ADS_1
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG LIKE.KOMEN.VOTE ...