Mawar Hitam Milik Zoya

Mawar Hitam Milik Zoya
kebahagian seno yang kembali


__ADS_3

ke esokan paginya.


"pagi..." ucap rey.


"ah... "zoya mengeryip ngeryipkan matanya dan melihat seno tidur di sampingnya.


"kamu gak kaget lihat aku tidur di samping mu ..?" seno


"kamu fikir ini film... yang ketika si cewek bangun dan lihat laki laki di samping dia bakal teriak dan nangis frustasi...?" zoya


"kamu gak takut aku apa apain...?"


"aku ... takut.. no no no... aku yakin kamu pasti juga kaya felix kalau nyentuh aku takut aku racunin..."


"kamu yakin? kalau aku gak takut gimana..." seno


"ya gak gimana gimana.. itu urusan kamu.."


"aku tau racun itu bukan di bibirmu ...kamu hanya membuat panas dia..." seno.


"wah ternyata memang pantas kamu jadi bosnya felix" zoya..


"iya ... bagaimana mungkin kamu samain aku dengan felix..."


" ya kan kamu teman dia... udah ah... aku mau mandi dulu... lagian kamu ngapain bawa aku kerumah siapa ini ... aku gak tau juga..." zoya menggerutu


"ini rumahku zo..."


"oh.. ya..."


"iya ... kenapa? apa kamu ingin tinggal disini...?"


"disini? sama kamu?"


"iya... sama aku..."


" mimpi....!!!!"


"zo... waktu pertama kali ketemu .. kamu kekantor aku nyerahin berkas kan?"


"iya bener"


"waktu itu aku pikir kamu bener bener ketakutan waktu itu. .."


"emmmm... aku emang beneran takut.. kenapa?"


"aku gak percaya..." seno


"gak percaya ya udah..."


"sepertinya kamu pembohong yang ulung..."


"ei... maaf ya tuan seno aku gak bohong..."


"terus?"


"aku punya 1 rahasia tuan seno.."


"apa?"


"aku zoya walaupun sering berkelahi belum pernah membunuh orang..." berdiri dan berkata dengan lantang.


"benarkah?itu sangat meragukan"


"walaupun aku menembak mereka tapi belum ada yang pernah mati.. tapi kalau setelah dia dirawat terus mati ya aku gak tau .."


"zo aku juga punya 1 rahasia juga.."


"apa?"


"kamu beneran mau tau ceritanya?"


"iya iya .. zoya manggut manggut


"sini"


seno menarik zoya dan berbisik di telinga nya...


"kamu tau zo... kamu cewek pertama yang tidur di kasur ini dan tidur di sampingku..."


wajah zoya memerah..


"kenapa zo... kamu keracunan.. wajah mu memerah...hahaha" canda seno


"ah...kamu gila sen..." zoya


"udah kamu mandi dulu gih.." seno.


" kamu gak mandi?" zoya


"kenapa? kamu ngajakin aku mandi bareng...?"


" gak gak... udah keluar sana dulu.."


"oke... abis mandi kamu turun kita sarapan..." seno


"iya..."


15menitkemudian *


tak tak tak... suara langkah zoya.


" kak... kaosmu gak ada yang kecilan ya..." ucap zoya


zoya turun dengan memakai kaos seno yang kebesaran dan rambut di kuncir berantakan tanpa make up...

__ADS_1


seno terpana melihat nya...


"sexsi."


"apa kak?" zoya gak dengar


"ah... gak papa itu aq cuma ada sedikit baju di rumah ini ."


"em... ini rumah kakak juga..."


" iya... ini rumah ku ... "


" kalau vila itu?"


"itu juga milikku tapi ibu sering kesana..."


"terus.."


"ibu belum tau rumah ini..."


"wah... emang jadi orang kaya itu enak ya. .. dimana mana rumah mereka..."


"kalau kamu mau. aku bisa kasih kamu rumah ini. ..semuanya. .."


"he.. semudah itu?"


"iya..."


"tapi ada 1 syarat.."


"apa?"


"jadi wanitaku... istriku. ."


"hahaha. ..... ups."


"kenapa?"


" kamu itu bukan cowok pertama yang bisa bisanya baru kenal udah nyatain perasaan sama aku. .. ah .. itu konyol banget..."


"konyol?"


"iya... dasar cowok cowok konyol..." ucap zoya sambil nyelonong pergi ke depan rumah..


"cewek ini jelas gak mudah di taklukin... dasar bodoh seno... seno...." ucap seno ketawa sendiri


ditaman depan rumah


"selamat pagi nyonya muda..." sapa pelayan.


'e... nyonya muda' pikir zoya


"maaf... saya bukan nyonya.."


"ah.. gak begitu pak... saya ini cuma temannya... baru juga kenal .."


"baru kenal... benarkah ... tapi saya rasa bukan seperti itu..."


'ah... pelayannya mirip dia juga gaya bicara nya...'


" iya pak... intinya saya bukan siapa siapa dia..."


"zo... zo... kamu dimana?" teriak seno


"tuan... nyonya ada disini..."


'e... busyeeet... mulutku sampei berbusa gak di dengerin juga...' pikir zoya


"benarkah ... nyonya ada di situ?" goda seno


'pelayan ini emang bisa di andelin..' batin seno


"ah... kamu..." memukul lemah seno


"ei... berani berani nya kamu mukul aku... lihat pak ben nyonya ini memukul tuanmu. . " goda seno


"sen... udah... kamu itu anak kecil apa..?" zoya sewot


"kenapa?"


"jelasin sama mereka .. "


"jelasin apa?"


" jelasin tentang itu.."


"itu apa?"


"hubungan kita.."


" sepertinya gak usah di jelasin deh... aku gak keberatan kok..."


"aku yang keberatan.." zoya


" jangan gitu kak... ini bisa merusak citra ku..."


" citra yang mana?"


"citra sebagai gadis cantik baik dan polos"


"hahaha... jadi kamu masih berfikir kamu berhati malaikat?"


"ya tentu dong...itu pasti."


" sepertinya waktu felix jelasin kelakuan malaikatmu itu ... kamu gak begitu dengerin ya...hahaha"

__ADS_1


"ah... dia itu gak bisa liat dengan jelas ."


"udah kamu jelasin sama mereka biar gak ada salah paham..." ucap zoya


"oke.. oke... biar aku jelasin"


"pak ben kesini..."


"iya tuan"


"iya pak ben kamu dengerin ini pengakuan tuan anda sendiri loh.. jadi nanti jangan meragukan aku lagi..." ucap zoya


"pak ben dengerin saya"


"iya tuan "


" jangan panggil dia nyonya. dia bukan nyonya disini sekarang ... tapi setelah menikah panggil begitu" ucap seno cepat.


"betul itu..." sahut zoya cepat.


"ah... sepertinya ada yang salah.." ucap zoya


"ah... senoooooo... kamu ngerjain aku..." teriak zoya sambil mengejar seno yang sudah lari duluan..


pelayan tersenyum...


'akhirnya tuan muda bisa bahagia seperti ini ini karena calon nyonya... syukurlah.. setelah bertahun tahun tuan besar menghilang dia bisa tertawa seperti ini lagi...'


zoya dan seno berhenti di sebuah kolam kecil..


"ah... duduk duduk... capek aku kak ngejar kamu..."


" ah... kalau liat kamu gini.. aku pasti mikir orang yang menembak anak buahku kemarin bukan kamu..."


"kalau kamu mikir begitu itu juga sebuah keuntungan buat aku kan ..."


"aku harus belajar dari kamu zo..."


" o... o... o... ada boss dari grup elang yang mau belajar dari aku .."


"iya... aku mau belajar dari kamu.."


" belajar apa.."


" kamu bisa menyembunyikan dengan sempurna keahlian dan segalanya.."


"em... kalau itu... gimana ya..."


"emang kenapa?"


"aku ini seperti punya 2 sisi... itu mungkin bakat alami ku . "


" jika kamu harus memilih salah satu sisi .. kamu akan milih yang mana?"


" sepertinya aku akan milih sisi ini... yang membuat banyak orang suka dan sayang sama aku..."


" benarkah..?"


" kalau sisi satunya... aku rasa semua orang akan dekat aku karena takut aja. . dan itu pasti menyebalkan... tapi untuk sekarang aku masih butuh sisi itu .."


"kamu membutuhkannya?"


"iya..."


"untuk apa...?"


"untuk hadepin orang orang seperti kamu .."


"aku?"


"iya kamu... orang orang yang berkuasa.. kalau aku gak pakek sisi itu aku pasti udah kalah dari kemarin ..."


"kamu memang cantik zo..."


"ya pasti dong... semua juga bilang gitu... aku mah.. cantik sexsi pokoknya... hahhaha"


"bulet kaya gitu mana sexsi nya.."


"hei. . sexsi gini di bilang bulet . .."


"tapi aku rasa kamu itu bulet gak sexsi..."


"benarkah...?" zoya membalik tubuh dengan posisi merangkak di atas tubuh seno.


"iya kamu itu bulet..."


" kamu belum lihat.... " zoya mulai bertingkah menggoda seno


seno terpana.. deg deg deg... jantungnya berdetak kencang.. tiba tiba zoya sadar...


dia berpindah dari tubuh seno...


" hahaha... aku sexsi kan... buktinya kamu deg deg an..." ucap zoya memecah kecanggungan


" ya wajar lah... aku kan laki laki normal..."


"ah... kamu kak...."


"tuan.... sarapan sudah disiapkan di taman"


" baik"


" yuk kita sarapan " ajak seno


bersambung🍁

__ADS_1


__ADS_2