
mereka berdua pun bejalan melewati lorong demi lorong... tiba di depan ruangan ibu ibu tadi... pelayan menghampiri seno
" tuan" pelayan
" beritahu mama menantunya mau pulang..."
" kamu apa apaan" zoya menyikut seno
pelayan itu pergi menemui nyonya besar sambil menahan tawa......
" ada apa?"
" nyonya ... menantu anda akan pulang..." berbisik
" baik..." anak ini pasti menggoda zoya' pikir nyonya besar
" ibu ibu ... permisi sebentar ya... saya mau ada urusan sebentar kalian nikmati hidangannya..."
nyonya besar pun mengambil kotak dan membawa nya menemui zoya...
" zoya.." panggil nyonya
" iya tante"
" kamu mau pulang?"
" iya..."
" kenapa kok cepet banget pulang nya... maaf ya... tante gak bisa nemenin..."
" gak papa yang penting tante sehat "
" iya iya... sini in tangan kamu..." zoya menurut
nyonya besar memakaikan gelang giok merah ke tangan zoya
" apa ini tante" zoya
" ternyata ini memang cocok di tangan mu.......
"sepertinya saya gak pantas menerima hadiah berharga ini..."
" kalau kamu kembalikan tante akan merasa tersinggung loh..."
" tapi te?"
" udah kamu simpen aja..."
" baik kalau gitu terima kasih..."
" iya... seno anterin zoya..."
" tentu ma..."
akhirnya mereka pulang naik mobil .....
didalam mobil...
" zo..."
" apa?"
" kamu tau gak?"
" tau apa?"
" gelang itu..."
" kenapa?"
" itu gelang kesayangan mama.. karena itu hadiah dari papa..."
" benarkah .. apa aku balikin ya..."
" kenapa?"
" aku gak mau tambah salah paham"
" salah paham soal apa?"
" soal kita..."
" gak ada yang salah memang aku lagi ngejar kamu..."
" ya ampun.... bisa gak kamu jangan ngomonh gitu..."
" gak... aku takut kamu lupa"
" ah... kamu mulai gombal lagi..."
" lama lama aku bisa gila karena gombalan kamu...."
" gak masalah... aku bakal sembuhin kamu kalau kamu memang gila.."
" au' ah...." zoya memalingkan wajahnya...
tiba tiba.... ccciiiitttttt.... seno mengerem
" ada apa?"
zoya melihat ada wanita yang berdiri menghalangi mobil.
seno dan zoya turun... wanita itu berlari memeluk seno...
" seno... tolong aku..." melirik zoya
' cih. wanita ini' pikir zoya
" kamu kenapa??"
" aku takut sepertinya ada yang mengejarku seno tolong..." memeluk lebih erat dan menangis
" iya aku tolong..."
seno menelepon anak buahnya dan menyuruh mereka datang ke situ...
" udah tenang .. pengawalku akan segera datang..."
" kamu mau kemana?"
"aku mau pulang..."
" aku ikut kamu ya... "
" gak bisa..." seno
" apa gara gara wanita murahan ini... " menunjuk zoya
" hey... kamu hati hati ya kalau ngomong... aku gak ikut campur masalah ini..." zoya
" dasar wanita ******...".. mencoba menampar zoya
" hati hati kamu..." seno menangkap tangan wanita itu ..
" tapi seno... aku tulus mencintaimu... aku rela melakukan apapun untuk kamu. ..."
" diam kamu!!!!!" bentak seno
" udah... kamu ama dia aja..." zoya sambil berbalik masuk mobil
__ADS_1
" sen... wanita itu gak cinta sama kamu aku yang cinta..."
" kamu diam..." bentak seno..
"tidak aku tidak akan nglepasin kamu..." wanita itu memeluk seno erat...
senopun mendorong wanita itu...
" apa kamu gak punya malu..." ucap seno..
"tot.. tot..." zoya membunyikan klakson mobil
"hoeeeee... kalau pacaran cepet dong... aku mau pulang nih..." zoya
seno pun kembali ke mobil... wanita itu hanya bisa menatap mobil seno berlalu...
*****didalam mobil*****
zoya diam saja ..
" zo"
"apa?"
" kamu gak suka sama dia"
" itu semua gak ada hubungan ma aku"
" kamu cemburu?"
" gak"
"yakin?"
" 100%"
" terus?"
" apanya?"
"kamu kok diem aja.."
" lagi gak ada yang pengen di omongin" zoya
"emmmm..." seno tersenyum senyum...
" kamu kenapa senyum kaya gitu"
"aku ngerasa ada yang cemburu..."
" siapa yang cemburu juga... itu semua gak penting buat aku..."zoya
" aku gak bilang kamu kok..." seno
' ah... sial aku kejebak kata katanya' batin zoya..zoya diam sambil melihat ke jendela mobil...
" aduh....." seno memegang kepalanya
zoya tidak menggubris nya... tiba tiba mobilnya gak stabil.. zoya pun kaget...
" kamu kenapa?" zoya memperhatikan seno
" hatiku sakit zo..." seno memegang dadanya
"tadi kan yang sakit yang ini..." zoya menjitak kepala seno...
"ah.... " seno memegang kepalanya sambil tersenyum
"malah senyum senyum..." gerutu zoya..
" udah dong ... jangan marah lagi sayang..."
" siapa yang sayangmu"
" idih... jangan ngarep..."zoya
" udah dong..."
"heh....." zoya menatap jendela sambil marah...
tiba tiba..." kringggg...." hp zoya berbunyi
" halo"
" nona perusahaan kita di serang.. ada yang membuat perusahaan kita turun..."
saat zoya konsentrasi dengan telfonnya seno melihat titik merah di kepala zoya dari kaca depannnya. ..seno langsung menarik zoya kebawah dan "krrrrakkkk. " peluru menembus kaca depan mobil...
seno menginjak gas mobil itu dan melaju dengan kencang meninggalkan area itu...
" zo... kamu gak papa?"
" gak papa... sekarang kamu anterin aku ke rumah ayah..."
" ada apa?"
" ada masalah dengan perusahaan ayah..."
" baik..."
10menit kemudian mereka sampai ke grup frozz..
"seno kamu masuk..."ucap zoya
" kamu yakin ngundang aku masuk.."
" kamu sekarang lebih baik masuk dulu dengan ku... baru boleh pulang sendirian..."
" oke..."
mereka berduapun masuk ke dalam... semua orang terkejut melihat seno .. mereka bersiap dengan senjata masing masing...
" berhenti kalian dia tamu ku..."
semua orang menurunkan senjata nya.
"bon.. apakah ayah sudah tau masalah perusahaan?"
" belum nona"
"bon... ingat cowok ini tamuku... " memperingati jono
" baik nona.."
" aku mau ke ruang kerja sekarang!!"
" baik nona..."
" seno kamu tolong ikut aku... "
zoya seno bonbon masuk keruang kerja.
zoya mulai masuk ke jaringan dan menyelidiki
masalah ini.. 2 jam berlalu...
" ah.. ketemu.." zoya berteriak
semua melihat ke arah zoya...
__ADS_1
" sen .. tolong aku..."
"tolong apa?"
" aku bisa masuk dan mengendalikan jaringan.. tapi masalah saham aku gak bisa... "
" terus?"
"aku mau kamu bantu aku ya...!!!!" zoya
"oke... tapi aku ada syarat?"
"apa"
" mulai dari aku setuju bantuin kamu... kamu akan setuju dengan semua yang aku katakan dan bilang iya atas semua permintaanku .. sampai aku puas..."seno
" kamu jaga kelakuan kamu.. jangan keterlaluan ini tempat kami.. kami bisa...." ucapan bonbon di potong zoya.
" ushhhh... diam kamu bon..." potong zoya
" oke tapi aku mau permintaan kamu gak ada hubungan nya dengan grup dan bisnis ini juga nyawa orang lain..." zoya
" oke... aku setuju.. gimana dengan anak buahmu itu..." seno
" bon..." zoya
" baik karena nona setuju saya setuju..." bonbon
" deal!!!" ucap zoya
' sebenarnya apa yang orang ini rencanakan' pikir bonbon
seno pun mulai menghadap komputer serius...
" zo... kamu yang pantau harga pasar " perintah seno
" baik" zoya meng hadap komputer
" dan kamu kamu cek cctv di jalan xxx sejak 1 jam lalu..." menunjuk bonbon
"heh...." bonbon geram
" bon... ingat..." zoya
" baik..."
2jam berlalu ... 4 jam... 6 jam... tak terasa...
" gimana cctv nya tanya seno"
" ada laki laki yang sudah dengan persiapan mengincar mobil mu... "
" em... sudah ku duga... tapi kenapa dia mengincar zoya?" gumam seno
" jadi dia mengincar nona?"
" iya bon.. tadi aku diselametin dia" menunjuk seno
" maaf nona saya tidak berguna .." ucap bonbon
" tenang ... yang penting aku gakpapa kan..." ucap zoya dengan senyum.
" kalau begitu terimakasih telah menjaga nona kami... " bonbon
" oke gak masalah..." seno
" kalau begitu kamu cek data orang itu..." seno
" baik..." bonbon seperti menuruti perintah tuannya ..
"em..." zoya hanya bergumam dan berfikir tentang kejadian aneh barusan
" udah kamu jangan kebanyakan mikir..." seno
" baik..."
mereka pun terus bekerja 10 jam berlalu....
"tok tok tok.."
" masuk..." bonbon
" tuan tuan nona kalian semua di undang tuan besar makan pagi..."
" baik... kami segera turun " ucap zoya..
"seno...?" panggil zoya
" oke... tunggu sebentar..."
seno mengambil telponnya... dia me nelfon...
" halo..."
"iya sen..." felix
" kamu sekarang cepat pegang komputer "
"oke"
" buka pasar saham.. awasi perusahaan xxx"
" oke... tapi ini bukannya milik grup frozz?"
" iya..."
" buat apa?"
" udah kamu awasi aja... kalau ada apa apa kamu telfon aku..."
"siap bos... "
felix pun mulai bekerja...
mereka semua menuju ruang makan zoya di depan ... seno dan bonbon jauh di belakang
" zo "
" iya yah.." zoya mendekat
" aku dengar ada masalah dengan perusahaan..."
" iya .."
" kamu sudah berusaha keras... untuk hasilnya jangan takut.." mengusap kepala zoya
" dimana teman kamu ? aku mau berterima kasih..."
" aku disini tuan..." ucap seno..
muncul dari balik tirai pintu besar..
"kamu..!!!!" teriak tuan besar
" iya yah... maafkan saya... dia yang bisa saya andalkan untuk ini... dia juga telah menyelamatkan saya" ucap zoya memelas
" baiklah baiklah... kamu jangan pasang wajah seperti itu..." ucap tuan besar
" baik semua makan..." perintah tuan besar.
__ADS_1
semua makan termasuk seno dengan hening...
bersambung 🍁