
keesokan paginya . .
tak tak tak... zoya berlari kecil dari kamar menuju pintu utama...
" zo...."
" iya ayah.."
" kamu mau kemana?"
" hari ini aku mau menjenguk ibu panti ku..."
" em....." ayah zoya bergumam
" ayah tau... ibu panti keracunan loh..."
" kamu tau darimana?"
" karena dia koma setelah di operasi ginjal nya .." zoya
" oh..."
" dan ayah tau... aku mengirim semua tagihan rumah sakit kesini loh..."
" kenapa?" ayah
" ayah pasti tau aku ini anak ayah kan..... bukan seperti boneka bonekaan ayah..." ucap zoya penuh senyuman...
bon bon yang berada di belakang tuannya tersentak kaget...
" tapi yah... aku gak masalahin racun itu... tapi jika ada yang menyakitinya lagi... akan ku buat dia menemani ibu panti..." zoya melirik bonbon...
" baiklah kamu bisa pergi" ayah
" iya ayah... bye... bye.... muah..." zoya melambaikan tangan nya pada ayahnya...
" putriku... putriku..." ayah menggelengkan kepalanya
"tuan... apakah nona sudah mengetahui nya..." bonbon
" tentu... dan itu peringatan untuk kamu..."
" ah..." bonbon
" sudahlah bon... bon apakah aku terlalu memanjakannya...?"
" menurut saya tidak tuan... tapi nona memang punya kekuatan lebih bahkan saat dia sendirian"
" dia memang seperti ibunya... sangat menakjubkan..."
"tuan maaf saya mau menyampaikan sesuatu"
"apa ?"
" kemarin nona bertanya tentang tuan?"
"emmmm"
" dia meragukan anda sebagai ayahnya..."
" dia mewarisi sifat ibunya..."
" apa hal ini tidak akan mempengaruhi nona??"
" jika waktunya tepat aku akan menjelaskan padanya..."
" bon... bawa aku kekamar" perintah .
" baik..."
di perjalanan zoya ke rumah sakit..
"triiiiinngggg..." hp zoya berbunyi
" pagi " seno
" pagi juga" zoya
" udah sarapan?"
" belum"
" yuk sarapan bareng? aku jemput"
" kamu berani jemput aku?"
" tentu... sekalian ketemu sama ketua frozz"
" ah.. kamu gila.."
" zo..."
" apa?"
" yuk kita sarapan bareng"
" kekeh banget sih..."
" iya dong ..."
" oke... sekarang aku lagi di jalan xxx aku mau makan disini..."
zoya berhenti di salah satu warung makan lesehan sederhana...
" oke... aku bakal temuin kamu tunggu aku..."
* chat berakhir*
" hahaha .. kita lihat apa kamu bisa makan di sini .." zoya tertawa sendiri...
^ zoya duduk lesehan di samping warung toko yang tidak terlihat dari depan..
" bang..." zoya memanggil abangnya...
" iya neng... eneng mau pesen apa?"
" nasi 2.. sama lauknya semuanya ya bang..."
" siap neng...." abang nya memberi hormat
" hahaha..." zoya tertawa cekikikan...
10 menit kemudian pesanan zoya datang... abang itu melihat mobil zoya...
" neng... itu mobil eneng..."
" bukan bang.. milik teman aku..."
__ADS_1
" haduh... kaya bener temen eneng.. mobilnya gilap pisan..."
" abang mau?"
" gak berani neng..."
" kenapa?"
" pajaknya pasti mahal itu..."
"hahaha.. abang bisa aja..."
" eneng makan semua ini sendirian?"
" nanti temen aku datang.."
" oh begitu..."
tiba tiba... suasana menjadi sepi ..
" ada apa ya bang kok sepi banget tadi kayaknya rame"
" gak tau neng... jangan jangan semua yang makan pada kabur lagi... haduh bisa bangkrut aku" abangnya menepok jidatnya...
tiba tiba seno dan felix muncul...
" eh... kalian ternyata..." zoya
" bang ambilin nasi 1 lagi sama air kelapanya 3"
"siap neng..." abangnya senyum ke girangan karena dagangannya habis..
" duduk..duduk..." zoya menyuruh dua orang itu duduk..
seno dan felix yang masih terheran heran melihat zoya yang makan di warung itu...
" kenapa?" zoya
" gak papa" seno
" kalau gak suka kalian boleh pulang"
" kenapa gak suka?" seno duduk di depan zoya
" dan kamu lix..." zoya
" gak masalah... se enggaknya makanan ini gak akan kamu racunin..." felix
" hahaha... kamu masih aja ngebahas itu... aku gak sekejam itu kali..."
" terus...?" felix.
"ya bisa lebih kejam sih..." ucap zoya santai
" ah... kamu... kita kan teman.."
" gak gak aku bercanda... udah kalian makan.."
" aku baru tau ada nona grup frozz yang bisa makan di tempat seperti ini..." seno
" dan juga kamu gak pernah nyangka juga kan wanita semanis aku bisa jadi anaknya mr.xx?"
" bener... dan bahkan bisa bekerja jadi pelayan dirumah aku .."
" ya tentu... semua bisa aku lakuin... kenapa gak... "
" ayo makan. . lix aku jamin ini gak beracun kok.."
" tapi ini sangat berlemak.." felix
" kamu itu cowok apa cewek makan makanan berlemak aja takut?"
" huh.. kamu menghina aku.. aku bisa habisin ini semua kamu tau..."
" coba aja..."zoya menantang..
felix makan dengan lahap nya... sedangkan zoya dan seno makan dengan santai...
" zo... bisa gak kamu temenin aku ketemu ibu ku?" seno
"buat apa? emang ibumu marah... sampai harus minta temenin..."
" pfffff... hahaha... zo... kamu tau biasanya banyak wanita yang menawarkan diri pada laki laki ini.. sedangkan kamu meragukan tawarannya..." ejek felix
" benarkah?" zoya
" tentu... dan kamu wanita pertama yang ngajak aku kewarung seperti ini..." seno..
" wah .. aku mecahin rekor dong..." zoya
" benar zo... tapi aku gak nyangka juga masakan di tempat seperti ini enak juga.." felix
" iya lix... mangkannya kamu jangan makan di resto mulu...hahahaha " zoya tertawa
"kapan kapan bisa nggak kamu ngajak aku makan di tempat seperti ini lagi...?" felix
" tentu... asal kamu yang bayar..."
" gak masalah zo...."
" ehmm...."seno berdehm...
' ****** aku... ah... aku lupa sama si boss' batin felix
" jadi zo... gimana tawaran aku..." seno
" tawaran apa."
" ketemu ibu..."
" kapan?"
" hari ini kalau bisa..."
" oke... tapi aku mau jenguk ibu panti ku dulu.."
" biar aku temenin..."
" oke... gak masalah..."
setelah selesai makan mereka berpisah... zoya dan seno naik mobil yang sama..
sampai di rumah sakit...
" kamu gak bawain makanan buat ibu mu?"
" gak perlu..." zoya
__ADS_1
" apa aku pesenin..."
" kamu kok rempong banget... kan yang cewek aku..."
" ya .. biasanya... kan perempuan itu selalu bawa sesuatu..."
" udah gak perlu .. ibu panti sedang koma.. kamu bawain apapun dia gak akan makan..."
" oh begitu..." seno..
merekapun sampai di kamar ibu panti...
" bu... ibu... aku zoya bu... ibu cepet sembuh ya... zoya akan cari penawar racun nya buat ibu... bu ini teman ku seno..."zoya
" iya tante... saya seno calon zoya..."
" apaan sih kamu...." zoya
" emang kenapa..."
" jangan suka ngomong gitu..."
" kenapa?"
"gak papa... pokoknya jangan suka ngomong gitu..."
" ya sudah lah... aku nurut aja tuan putri ku .."
" udah gak usah lebay ayo kita pergi kalau begitu ..."
" baik tuan putri..."
" ih.. apaan sih... gaje banget kamu... "
" biarin..."
" tunggu... dari mana kamu bisa ngrayu gombal kaya gini...? setahu aku kamu itu dingin orangnya..." zoya
" ada...lah... ini usahaku yang pertama..."
" oh ya... lumayan kalau gitu..."
" benarkah..."
" ya... 70 lah nilainya..."
" gak masalah... aku akan lebih usaha..."
mereka mengobrol sambil meninggalkan rumah sakit...
mereka menuju mobil...
zoya melihat mawar hitam terselip di depan kaca mobil tersebut...
" jadi ini usaha mu yang ke dua?" ucap zoya sambil mengambil mawar hitam
" usaha ku yang ke 2?"seno bingung
" ini..." zoya. menunjukkan mawar hitam itu...
" bukankah kamu yang nyelipin ini di depan situ.."
seno langsung berfikir cepat...
" iya.. aku yang lakuin itu..." bohong seno..
" em... aku rasa kamu semakin ahli aja... hahaha" ucap zoya
" iya... aku kan usaha buat kamu..." seno melirik mawar itu...
" ya udah ayo pergi.." zoya
seno mengirim pesan untuk felix
" lix.. selidiki rekaman parkiran di rumah sakit xx"
" siap bos..."
*chat selesai
" ayo sen..." zoya
" iya.. iya... bentar..."
merekapun menuju kerumah ibu seno...
mereka sampai di pintu gerbang... para penjaga membuka pintu...
"selamat datang tuan..."
" iya... " seno menyerahkan kuncinya ke salah satu pelayan...
seno dan zoya berjalan kaki dari pintu utama melewati taman ..
" sen... ini taman rumah mu..."zoya
" iya ... kamu suka.."
" suka banget..." zoya melihat sekeliling
5menit mereka sampai ke pintu rumah...
" selamat datang tuan muda dan nona" sapa pelayan
"ibu ada?"seno
" ada... tapi dia sedang arisan "
" baik..."
seno menggandeng tangan zoya kedalam.. zoya mencoba melepaskan tangannya .. tapi di genggam seno makin kuat...
" kamu itu kenapa?"zoya
" udah kamu nurut aja..."
" ah.. kamu apa apaan.." protes zoya
tak tak tak... mereka menuju ruang pertemuan...
* sampai di ruang pertemuan. semua mata mata tertuju pada zoya dan seno...*
bahkan ibu seno ikut kaget...
" KAMUUUUU!!" ucap ibu seno
" maaf nyonya..." sambil berusaha melepaskan tangannya dari seno tapi tidak bisa...
__ADS_1
bersambung🍁