Mawar Hitam Milik Zoya

Mawar Hitam Milik Zoya
ayah atau hatiku...


__ADS_3

zoya terus di lab .... kemudian....


" YES....YESSSSS... MUAH.... ASYIKKKK....ASYIKKKKK..." zoya berteriak menciumi cairan dalam botol melompat penuh kegirangan...


" BRRRRAKKKKKK" pintu terbuka... bon bon dan beberapa anak buah masuk...


" ada apa nona?" bonbon...melihat sekeliling


" kenapa kamu ngagetin aku aja..." zoya


" maaf nona... saya mendengar anda berteriak teriak saya fikir ada hal yang terjadi..."


"ah... iya... bagaimana ayah?"


" tuan masih di tertidur di kamar... tapi kakinya makin memburuk.."


" oke... ayo kita kesana..."


mereka pun menuju kamar ayah nya...


" ayah..." zoya membangunkan ayahnya


" iya zo"


" aku mau suntik ayah... semoga ini bisa nyembuhin ayah..."


" iya..."


" tapi. .."


" tapi zoya punya 1 syarat..."


" ah...kamu ... sama orang tua sendiri harus pakai syarat..."


" iya dong... aku mau menyelediki masalah racun ini sendiri... ayah gak boleh ikut campur... dan gak boleh ada yang bertindak ke grup elang selama aku gak memerintah... "


" oke ayah setuju..."


' ini bisa jadi jalan dia memimpin grup ini...' pikir ayah zoya


zoya pun menyuntik ayahnya...


1 jam kemudian...


" gimana yah... apa yang kamu rasakan?"


" sepertinya tanganku mulai panas ... tidak dingin seperti kemarin..."


" syukurlah .. jika bereaksi..."


" tapi zo... kaki ayah... tidak bereaksi..."


" em......." zoya tidak bisa menjawab


" kenapa?"


"zoya belum tau obat ini bisa menyembuhkan kaki ayah apa tidak... karena racunnya menyerang syaraf di kaki ayah duluan..."


" baiklah ...mungkin memang ayah sudah harus beristirahat. .. dan bagaimana. dengan permintaan ayah dulu...?"


" kalau soal itu... bisakah aku berfikir dulu yah..."


" ayah beri kamu waktu 1 minggu..."


" baik ayah. ... sekarang anda istirahat dulu..."


zoya dan semuanya keluar...


" bon bawa aku ke wanita itu..."


" baik nona.."


mereka menuju penjara bawah tanah... .mereka sampai di sebuah sel...


" hey... kamu reyna..."zoya


" kamu...."


" ya... aku zoya ...."


" ternyata kamu masih muda sekali..."


" ya... tentu aku muda dan menarik... " ucap zoya penuh senyum


" kamu... memang menakutkan seperti yang orang orang bilang..."


" kamu salah... aku hanya menakutkan untuk orang yang menyakiti aku. .."zoya


" aku tanya terakhir... kamu di kirim siapa..."zoya


" aku dikirim oleh grup elang..."


" oke... bon... bawa anak itu kemari ..."


" anak apa." reyna mulai panik...


dari kejauhann...


" mama...mama...."


" rui... rui... kamu jangan kesini..."


" itu anakmu kan..."zoya


" kamu jangan lakukan apapun sama dia... bunuh aku aja..."


" baik aku beri kesempatan... "


" aku benar benar di kirim seno..."


"oke... bon bawa anak itu kemari..."


" kamu tau ini apa?" zoya memperlihatkan cairan di masukan kesuntikan..


" jangan..."


" ini racun yang kamu berikan ke ayah... "


" nona ini anak nya..."

__ADS_1


" rui rui sayang... kamu mau ketemu mama... ?"


" mau..."


" berarti rui rui harus nurut tante ya..."


zoya menyuntik anak itu... disaksikan oleh reyna yang tidak bicara karena mulutnya di lakban... reyna menangis...


reyna di lepaskan...


" kamu iblis... "reyna berteriak...


" mama kenapa berteriak...? ma... kepala rui rui pusing... tangan rui rui sakit..." rui rui menangis...


" kamu... berikan penawarnya..."


" aku bisa aja... tapi itu bukan kewajiban ku..."


" baik... aku katakan... ini bukan karena seno... ini semua di rencanakan oleh tuan jimmy..."


" em... akhirnya kamu mengaku... memang kamu lebih suka menyakiti anakmu dulu daripada mengaku dari awal..."


" baik... sekarang tolong sembuhkan anakku nona...


" bawa kesini... "


reyna menggendong anaknya ke hadapan zoya..


" kamu tau rey ..aku ini juga perempuan... aku tidak memberikan racun yang sama pada anakmu... kamu beruntung aku yang menangani ini... kamu bisa menebak apa yang akan bon bon lakukan jika hal ini dia yang melakukan..."


" terima kasih nona..."


zoya menyuntik anak itu sekali lagi..


" racun ini akan menghilang 1 hari..."


" nona apa yang akan kita lakukan pada wanita ini..." bon bon


" lepaskan ikatannya..."


" kenapa kamu melepaskan aku..." reyna


" apa kamu ingin mati?" zoya


" tidak..."


" aku yakin kamu ingin merawat anak ini..."


" iya. . "


" kamu bisa keluar darisini... tapi..."


" tapi apa?"


" kamu akan jadi pion ku... "


" baik nona... terima kasih... terima kasih..." reyna bersujud.


" kamu jangan berfikir bisa lari dari ku dan kembali ke jimmy ... kamu pasti tau resiko yang kamu tanggung... nyawa kamu dan anakmu hari ini selamat karena aku...jadi aku juga bisa mengambilnya..."


" baik nona saya paham..."


" baik nona..."


' nona memang pintar dan menakutkan.. dia pantas menggantikan tuan..."pikir bonbon


zoya melihat jam...


" jam 1 pagi..."


zoya menelpon seno...


" halo..." seno terbangun dari tidurnya


"sen... kita ketemu di club xxx sekarang.."


" iya. .."


tut... tuttt... zoya menutup telponnya...


" apa yang wanita itu mau lakukan di bar itu..."seno


seno dan zoya menuju bar yang sama dari tempat mereka masing masing... sampai di tempat itu...


"zo ... ada apa?"


"ini soal reyna. .."


" kenapa?"


"dia meracuni ayah... dia mengatakan dikirim oleh kamu..."


" memang ada banyak pihak yang akan untung jika kami bertengkar. "


" ini karena jimmy..."zoya


" jimmy....?" seno


" iya...siapa dia?"


" dia pamanku..." jelas seno


" oh... sekarang jelas... " zoya.


" biar aku urus masalah ini... ngomong ngomong kamu belum tidur??"


" kenapa? kelihatan ya???" zoya mengeluarkan kaca dari tas nya...


" kamu emang gadis hebat...zo"


" tentu... aku zoya .." ucap penuh semangat


"jadi besok kamu bisa masuk..?"


"tidak... aku butuh 2 hari lagi..."


" baiklah..."


" baik kalau gitu aku pergi dulu..." zoya

__ADS_1


" aku pikir kamu kangen aku..."


"narsis..."


zoya pun pergi meninggalkan seno...


seno hanya menatap zoya dari belakang...


kringggggg!!!!" hp zoya ber bunyi..


" apa?"


"nona... tuan mencari anda" bonbon


" iya... aku segera balik..."


zoya pun mengemudi mobil dengan cepat sampai di markas grup frozz..


"ada apa?"


" tuan mencari anda"


"baik.. ayo kita temui dia"


sampai di kamar...


" ayah..."


" aku sudah dengar tentang wanita itu..."


" iya yah...."


" apa kamu dekat dengan seno..."


" em...."


" jadi kamu memang dekat?"


" sebenarnya gak juga yah... dia bos aku sekarang..."


" kalau begitu kamu keluar dari pekerjaanmu... kamu urusi bisnis kita..."


" tapi yah..."


" gak ada tapi tapi an... "


"tunggu yah... biar aku atur jalanku dulu yah..."


" ingat aku beri waktu 1 minggu. "


" iya yah... aku paham...kalau begitu aku pergi dulu... ayah istirahat..."


" iya..."


zoya pun meninggalkan kamar itu


" bon" panggil ayah zoya


" iya tuan"


" kamu awasi anak itu.."


" baik tuan..."


" jangan sampai dia mendapat masalah..."


" baik.."


bon bon pun pergi dari kamar...


*didalam kamar zoya...


triiiiingggg... bunyi chat di hp zoya..


bagai angin di malam ini


walaupun singkat tapi tak terganti


penuh makna walau tak bersyirat


kurasa kertas berubah emas.." seno*.


" em.... apa benar ini dia... tapi setidaknya dia berusaha... hahaha..." zoya tersenyum senyum... memegang hp nya sampai tertidur..


di rumah seno....


"lix... apa ini yang kamu kirimkan?"seno marah marah


" bos bilang... buat wanita itu terkesan..."


" bukan berarti juga buat puisi..."


" zoya pasti akan terkesan bos..."


" benarkah? bukannya dia akan berfikir aku aneh..."


" wanita itu suka yang indah indah bos.."


" tapi dia itu bukan seperti wanita wanitamu"


" benar juga ya..." felix


"kalau sampai dia berfikir aku aneh.. akan ku potong gajimu..."


" ampun boss...."


" ah... kamu lix..." seno mengacak ngacak rambutnya.. dia terus memandangi foto zoya.


" ah.. bos aku rasa kamu mulai gila karena cinta..."


" mungkin itu benar lix.."


"hati hati bos... kamu bisa di makan cinta mu bos.."


" aku belum tau penawar racun di hatiku ini lix..."seno melamun...


" heh... bos... bos... orang yang gak pernah main hati.. sekali jatuh hati jadi gila.." felix bergumam sambil menggelengkan kepala dan pergi meninggalkan seno...


bersambung 🍁

__ADS_1


__ADS_2