
kembali ke kantor.
"Tok tok tok ... maaf aku agak lama ini makanannya"zoya
"kamu beli makanan saja lama sekali..." seno
"ya... tadi terkena sdikit masalah di luar .. lain kali aku tidak akan mengulanginya lagi..."
"iya. sekarang kamu boleh pergi dulu"
"baik tuan"
zoya pun pergi meninggalkan ruangan itu .
didalam ruangan
"lix kamu fikir dia itu siapa ya? bisa merubah mukanya begitu cepat "
"tidak tau,yang pasti dia orang yang berbahaya..."felix
"ya . itu lah yang membuatnya menarik..."
"bos wanita seperti itu... kalau kamu tidak cepat pasti banyak orang yang menginginkannya."
"KAMU!"
"ya... aku kan cuma ngingetin... kalau bukan karena bos . aku juga pasti sudah mengejarnya..."
"kamu... potong gaji 2 bulan..."
"ampun bos.... aku cuma bercanda.."
di tempat lain zoya yang berada di kantin....
zoya mengambil makanan dan duduk sendirian karena belum punya kenalan. tiba tiba ada 3 orang lelaki tampan datang.
"nona cantik kok makan sendirian .. aku temenin ya..."
"tidak usah .. saya suka makan sendiri.."
"ah... jangan begitu... "
"ya sudahlah...tapi kamu jangan berisik ya..." ucap zoya manis
"iya nona..."ih... imutnya...
"ngomong ngomong kamu bekerja di bagian apa .. kok. aku baru lihat ini..."
" iya... aku asisten barunya pak seno..."
"oh... kenalin aku GM beni. ini lukas dan ini julian .."
"oke.. aku zoya..."
"kalian gak makan?"ucap zoya manis...
"ngelihat nona makan.. udah mebuat kami senang..."
"benarkah..." zoya melirik dengan tajam. hawa menakutkan menyergap 3 orang itu.
"iya..." mereka kaku... kenapa mata wanita ini dan auranya berubah seperti tuan seno' pikir mereka
"oke " jawab zoya ringan.. melanjutkan makan
" baik kalau begitu kami pergi dulu" ucap beni
"iya..."
"tapi ingat kalau kalian bicara sesuatu yang tidak benar ...."senyum zoya menakutkan
"baik kami mengerti..."
"pintar..." ucap zoya dengan senyum manis mempesona...
malamnya .. pulang dari kantor di mobil seno...
" sen..." felix
"apa..."
__ADS_1
"wanita itu benar benar hebat "
"kenapa?"
"hari ini seluruh kantor sudah mengenal nya dengan nama nona zoya "
"memang itu namanya".
"tapi.... sebagian orang mengatakan dia malaikat sebagain lagi mengatakan dia itu menakutkan...." felix
"sepertinya dia sudah mulai menyaingi ke populeran mu lix..hahahha" seno
"iya... sepertinya dia lebih menakutkan dari yang aku kira..."felix
"benar lix... dia sangat menarik..."ucap seno terbayang...
"oh iya sen.. aku tidak menyangka dia bisa mengalahkan orang orang kita dengan mudah ..tapi dia sangat ahli dan terampil. . mungkin dia masih di bawah kamu.. tapi untuk wanita dan memakai rok itu tidak mudah..." felix
"kamu terlalu merendahkannya... aku yakin dia lebih dari itu..." seno
KRRRRINNNNGGG... hp felix berbunyi.
"halo..."
"bos... mawar hitam menyerang kita bos..."
"siapa mawar hitam?"
"dia wanita gila..."
" baik aku kesana"
klik..telpon tertutup...
"sen .. ada yang menyerang grup elang..."
"kita kesana..."
******
"siapa yang menyerang...katakan"
"dia memberikan ini. .."
"sepucuk mawar hitam dan surat
tulisan di surat itu:
tuan... aku penasaran dengan anda.. luka ini aku yakin anda tidak keberatan aku membalasnya. muachhh...
"luka...?" mungkin dia salah satu dari orang waktu itu... " pikir seno
"kamu urus mereka semua..."
"baik..."ucap anak buah
3 hari kemudian🍃
"zoya. kamu ikut rapat"
"baik!" ucap zoya
mereka memasuki ruang rapat...
"pagi semu sapa zoya..." dengan senyum menawan
"pagi nona... "ucap mereka serentak.
"pfffff..." felix berusaha menahan tawa...
^orang yang menganggap zoya menakutkan kaget...^
"apa benar ini zoya yang kemarin kita temui..' pikir mereka
" kalian jangan terlalu banyak berfikir "ucap felix menatap mereka.
"baik tuan..."
"kalau kalian takut jangan mengganggunya.. atau kalian bisa dimakan" ucap felix sambil tertawa
__ADS_1
"buat apa takut dia hanya wanita..." ucap lukas.
"oh... ternyata GM lukas juga tertarik dengan nona itu..." felix
"aku akan buktikan dia itu cuma wanita seperti yang lainnya..."
"baik kita lihat...."ucap felix
sore harinya di kantor ...
"zoya... kamu tolong kegudang sebentar ada yang harus dikerjakan disana"
"baik..." "ya dari pada nganggur gak ngapa ngapain. ..."pikir zoya
sampai di gudang**
"kok sepi... sepertinya aku di jebak. "
"kamu gak di jebak kok sayang. ."
"kamu..."
"iya aku lukas....
"aku kangen kamu... aku rasa kamu bakal beruntung bisa menjadi milikku"ucap lukas .
"aku rasa kamu yang kurang beruntung " zoya
felix dan seno melihat dari kantor. mereka tau karena lukas mengatakan ini pada felix
lukas memeluk tubuh zoya dan mulai ingin menciumnya. ..
dikantor*
"krakk.... " bunyi bolpoin di tangan seno
"wah. .. adegan ini.. bisa diganti in aku gak ya pemain cowoknya..." ucap felix
*gudang...
"kamu benar benar ingin melakukan ini" ucap zoya manis.
"benar aku sudah tidak sabar..." lukas
zoya membalik posisi dia mencium lukas sekali dan sangat lama... dan lukas menikmatinya.
kantor***
felix hanya melongo ...
"wah beruntung sekali lukas... kalau aku bergabung gimana ya..." felix
"dasar cewek sialan...."ucap seno...
"sepertinya wanitamu yang kepanasan... atau kamu bos?" felix
gudang....
"baik... cukup... berikan kuncinya..." zoya berdiri mengambil kunci dan membuka pintu..
"da da.... lukas sayang...." ucap zoya.
bruggggh... tiba tiba... lukas ambruk... dan sudah tidak sadarkan diri.
kantor....
seno tersenyum...
" aku tidak jadi ingin ber adegan dengan dia " ucap felix
"kenapa?"seno
" dia sama menakutkannya dengan mu..." ucap felix.
keesokan hari nya kantor heboh karena lukas sedang koma dirumah sakit... tidak tau apa penyebab nya . ..
"wanitamu memang mengerikan... aku 100%mundur memperebutkannya..." ucap felix
"iya... dia itu sangat berduri.."
__ADS_1
bersambung🍁