
Seno pun ikut naik ketempat tidur bersiap tidur....
"sen..." panggil Zoya
"apa?"
"besok kan aku dijadiin pengganti ayah."
"terus?"
"aku harus ngomong apa ya?" zoya
"ngomong apa, maksud nya?"
"aku ini sebenarnya gak pengin banget jadi penerus ayah..jadi gimana aku harus ngatur mereka..." Zoya beralih menghadap Seno
"kamu jalanin aja dulu.. aku bantu kamu kok. ."
"ya... tapi..."Zoya
"udah lah... kamu tidur dulu.. besok aku temani kamu ke sana.."
"baiklah.."
Zoya memejamkan mata nya
seno memeluknya .
"kamu jangan macam macam" ucap Zoya
"Kenapa?"
"apanya yang kenapa.."
"aku kan gak mau kamu kedinginan"
"aku ini bukan cewek yang bisa percaya kata kata gak bermutu... lepasin gak!" teriak Zoya
Seno memeluk Zoya semakin erat..
"lepasin... lepas..."Zoya berteriak sambil mencoba melepaskan pelukan Seno...
Seno memejamkan mata nya...
lama kelamaan Zoya capek sendiri ..karena kekuatan Seno lebih besar dari dia... akhirnya dia menyerah dan tidur...
"kenapa harus kamu zo... tapi aku gak akan bisa menemukan orang lain seperti kamu.." Seno mengelus rambut coklat Zoya. dan dia pun tidur memeluk Zoya
**************
keesokan paginya...
"selamat pagi...."Zoya membuka gorden kamar membuat cahaya matahari menyinari kamar itu dan Seno .
"iya selama pagi..."ucap Seno
"kamu cepat mandi... sarapan udah siap" Zoya
"kamu udah bikin sarapan?" ucap Seno melihat jam
"udah... cepet sana..."
"iya .iya. ." ucap Seno sambil bangun dari tempat tidur
Zoya pun membersihkan tempat tidur itu dan pergi ke ruang makan
10 menit kemudian Seno turun.
"kamu memang benar-benar seorang wanita"ucap seno
"apa pernah kamu pikir aku bukan wanita?" Zoya mengerut kan keningnya
"hahahah... ya mungkin pada awalnya aku sedikit ragu" canda Seno
"kamu tau piring ini bisa terbang kemanapun kan .?"
"iya..iya .aku tau..."ucap Seno sambil duduk
"aku hanya bikin nasi goreng... kalau kamu mau roti kamu bikin aja...",ucap Zoya
"tentu aku pilih nasi goreng lah.."ucap Seno
"oh iya... mulai hari ini aku udah bukan asistenmu lagi..."Zoya
"iya.. nyonya Seno ."
"bukan itu maksudku . .. aku bakal pergi ke perusahaan papa .. kalau soal grup nanti malam acaranya..."
"aku akan menemanimu nanti malam.."
"Kenapa? aku tidak perlu kamu temani... aku hanya berpamitan.."
"aku temani!"
__ADS_1
"tapi.."
"aku temani!" ucap Seno tegas
"iya.. iya udah..."
"oke... kalau begitu aku berangkat dulu ya..." ucap zoya
"aku antar kamu"
"gak usah...aku udah pesan ojek" Zoya bergegas pergi
"ojek?" seno mengernyitkan dahinya .
Seno melihat Zoya naik ke motor dan digandeng tukang ojek pergi.
"sial... dia benar benar sulit di taklukan..." Seno
*************
akhirnya Zoya sampai di perusahaan... semua orang melihat ke arah zoya yang sedang membayar tukang ojek itu..
"eh.. siapa itu ya...? gak banget... masak ke perusahaan Segedhe gini naik ojek..." bisik bisik karyawan.
"iya... iya.. apa standard kantor udah se anjlok itu..."bisik bisik lagi.
Zoya pun dengan santainya masuk ke dalam perusahaan.
"selamat pagi mbk,ada yg bisa saya bantu?" ucap satpam.
"saya mau ke ruangan direktur"
"anda siapa?" tanya satpam
"saya....." ucapan Zoya di potong
"kamu pasti wanita yang mau goda direktur ya... udah miskin kampungan.. penggoda lagi..." hina Lisa menejer di situ.
"em... jadi kamu kerja di bagian apa disini...?"
"aku menejer" berkata dengan sombongnya
"oh.. menejer...." ucap Zoya dengan senyuman
"kenapa kamu senyum.. apa kamu ****.. dihina malah seneng.."
"udah aku gak level berdebat sama kamu" ucap Zoya
"kamu... wanita murahan berani sombong apa.." teriak Lisa sambil mengangkat tangan ingin menampar zoya
"kamu wanita menjijikkan.. dan bodoh." Zoya menghina Lisa sambil memandangnya sinis...
rasa ngeri menghampiri Lisa karena mamandang tatapan Zoya yang mengintimidasi
'wanita ini menakutkan' batin Lisa
"kamu siapa berani berkata seperti itu padaku..?" Lisa
"sudah... sudah .. jangan ribut..."satpam menengahi.
"panggilin Boni..."Zoya
"Boni siapa?" satpam
"memang ada berapa Boni di kantor ini?"
"tuan Boni... Asisten direktur?"
" iya" ucap Zoya
"baik tolong nona tunggu disini..." ucap satpam
10 menit kemudian Boni turun menemui Zoya
" nona" ucap Boni sambil membungkuk memberi hormat
semua orang kaget melihat kejadian itu...
"bon aku mau mulai mempelajari perusahaan ini..." ucap Zoya
"baik nona"
semua orang kaget melihat semuanya.
"untuk yang pertama.aku mau surat pengunduran diri kamu ada di ruangan Presdir besok pagi.."ucap Zoya
"tapi kamu siapa berani nya memerintah se enak nya." teriak Lisa
"plak......." Boni menampar Lisa
Lisa tersungkur
"tuan..." ucap Lisa
__ADS_1
"asal kamu tau dia adalah presdir baru disini" ucap bon bon
"ha..." Lisa terkejut
"iya.. kenapa kamu terkejut... ingat kalian semua harus memperlakukan semua orang dengan sama..."teriak Zoya
"baik" semua orang menyahut
Zoya pun beranjak pergi menuju keruangan ayahnya....
"nona... tolong maafkan saya" ucap Lisa memelas
"saya memaafkan kamu"
"terimakasih nona"
"tapi tetap. surat pengunduran diri kamu harus segera kamu serahkan" Zoya berjalan memasuki lift
"nona.." Lisa berteriak diluar pintu lift
semua orang tertawa pelan... takut dengan Lisa yang awalnya sangat sombong.
*didalam lift
"huft... jadi seperti itu karyawan ayah" gerutu Zoya
"maafkan saya nona saya tidak bisa mendisiplinkan mereka" bon bon
"itu bukan salah kamu bon... sifat manusia itu sulit untuk di tebak"
"terima kasih nona" ucap bon bon
"jadi bon .. apa hal dasar yang harus aku ketahui..?"
"nona... perusahaan ini bekerja di bidang properti,desain,semuanya dari bawah keatas" bon bon
"termasuk surat kepemilikan?" tanya Zoya
"iya nona semua hal itu..."
"oke. aku paham.terus sistemnya?"
"semua dikelompokkan dan di pegang divisi masing masing"
"oh... aku ingin bertemu semua ketua dari divisi itu dalam rapat besok" ucap Zoya
"baik nona"
"oh iya bon.. bagaimana keadaan ayah?"
"tuan baik baik saja. tapi...."
"tapi kenapa?"
"sepertinya ada sesuatu hal yang sedang tuan pikirkan..."
"apa itu?"
"kemarin lusa ada orang mengirimkan sebuah surat kerumah besar.. tapi tuan tidak membiarkan siapapun mengetahui nya.. mungkin surat itu berhubungan dengan nona karena ada mawar hitam di atasnya"
"dengan ku?" Zoya berfikir keras
'apa ini ada hubungannya dengan kejadian tadi malam' batin Zoya
"saya juga tidak tahu nona.. karena tuan langsung menyimpannya"
"oh.. begitu... baiklah. mungkin ada hal pribadi yang harus ayah sembunyikan.. jika saatnya tiba pasti aku juga akan tau juga"zoya
"iya nona..."
*tinggg... lift terbuka, Zoya sampai di lorong ruangannya.
"jadi ini ruangan ayah?"
"benar nona"
"baik besok aku mau kamu ganti semua ini. sangat membosankan melihat nya.."
"e......" bon bon bingung.
"bukankah ini perusahaan ayah?"
"iya"
"dan sekarang aku mengganti kan ayah dan ini ruangan yang akan kupakai bukan?"
"benar nona"
"berikan aku kertas dan pena" perintah Zoya.
10menit Zoya menulis...
"ini... besok jam 1 siang aku mau ruangan ini memiliki semua ini dan atur dengan baik. suruh divisi desain melakukannya dengan cepat"
__ADS_1
"baik nona"
bersambung 🍁