Mawar Hitam Milik Zoya

Mawar Hitam Milik Zoya
kemunculan alex


__ADS_3

"bwahahahahaha.."Zoya tertawa terpingkal pingkal


"belum selesai kamu tertawanya?" tanya Seno jengkel


"maaf maaf, ini semua sangat lucu.." ucap zoya sambil menyeka air matanya, karena terlalu banyak tertawa


"jadi ini semua lucu? awas saja kalau sudah sampai dirumah" tanya Seno sambil tersenyum licik


"ha.. nggak nggak, nggak ada yang lucu kok" ucap Zoya yang sadar akan isyarat bahaya dari senyum licik Seno itu.


"baru saja kamu bilang lucu, kenapa berubah begitu cepat?" tanya Seno menggoda.


'heh, kalau kamu berani jawab saja, dan Aku pastikan kamu habis nanti malam' pikir seno


"itu hanya kesalahan" zoya menjawab dengan cepat, kemudian dia berusaha merapikan bajunya dan menjauhkan tubuhnya dari pandangan dan tubuh seno


'heh, ini bisa menjadi sangat berbahaya untuk kelancaran pekerjaanku besok' batin Zoya


'heh, wanita ini pasti sudah menebak apa yang ada di pikiranku.. mangkanya dia bisa langsung berubah hahaha..' batin seno


"benarkah?"


"benar benar" ucap Zoya sambil manggut-manggut meyakinkan.


"Hem. ."Seno tersenyum


"ahhh.... awassss!".. teriak Zoya


"cccciiiiittttttttt" suara rem mobi seno. hampir saja mobil itu menabrak 6 mobil berwarna putih yang menghalangi jalan mereka...


semua sopir dari mobil itu keluar...


"*******..." ucap Seno kesal


Seno dan Zoya pun langsung keluar dari mobil.


"siapa kalian?" tanya Seno


"maaf, apa anda nona Zoya?"tanya kepala sopir sopir itu


"ya aku Zoya, kalian mau apa?"


"kami di beri tugas untuk mengantarkan mobil mobil ini pada anda nyonya" ucap orang itu lalu mendekati Zoya


Zoya pun tersenyum


"ini nyonya surat untuk anda" orang itu memberikan surat kepada zoya,Zoya pun langsung menerimanya dan dengan sengaja sedikit menyentuh tangan kepala sopir itu .


kepala sopir itu langsung melihat zoya, Zoya tersenyum manis sekali.


"sekarang kalian pulang bawa semua mobil itu" ucap Zoya


"tidak bisa nyonya, mobil ini akan tetap begini jika anda tidak mau menerimanya" ucap kepala sopir itu


"tidak, bawa semua mobil itu pergi"


"maaf jika nyonya menolak, kami terpaksa membawa nyonya" ucap kepala sopir sambil menodongkan pistol dan di ikuti para sopir di belakang nya


"bagus sekali berani kamu melawan aku" ucap Zoya


"semua bawa nyonya... hek..." ucapan kepala sopir itu terputus dan dia langsung jatuh tak sadarkan diri.

__ADS_1


"sekarang kalian bawa dia pergi dan kalian minggir bawa semua benda itu pergi, sampaikan ucapan terima kasihku pada bos kalian tapi aku tidak membutuhkan hal itu" ucap zoya sambil masuk mobil bersama Seno.


para sopir itu langsung meminggirkan mobilnya dan memberi jalan pada mobil Seno dan Zoya.


"kenapa kamu tidak membiarkan aku menyelesaikan masalah itu?" ucap Seno


"jangan selalu menyelesaikan masalah dengan kekerasan ,karena berkeringat atau tidak yang penting hasilnya sama" ucap zoya


"benarkah berkeringat atau tidak akan sama, aku rasa tidak. yang berkeringat itu pasti asyik.." ucap Seno sambil tersenyum mesum


telinga Zoya memerah mendengar kata kata Seno


"kenapa kamu suka mengatakan hal yang ambigu seperti itu, apa kamu perlu di bawa ke psikiater?" ucap Zoya kesal tapi tidak berani memandang Seno..


"heh, sebenarnya kata kata ku tidak akan ambigu untuk kamu, karena kamu pasti tau maksudku" Seno menggoda zoya


"kamu..kamu jangan bicara macam macam" ucap Zoya mukanya memerah


"em.." Seno bergumam


"oh iya" Zoya teringat surat yang diterima nya tadi.


"em.. mawar hitam.. dia berarti mengenalku dengan jelas" ucap Zoya karena melihat ada mawar hitam yang telah di awetkan ada di depan sampul surat itu.


zoyapun membuka surat itu


"sotong, kamu jangan marah semua ini hanya hadiah aku tau kamu membutuhkannya , tunggu kedatangan ku ya sayang,


aku akan menepati janji kita, dan akan segera membawa mu pulang..


jangan biarkan seseorang mengacaukan janji kita ,karena aku tidak senang dengan hal itu sayang


Alex...


"sssstttt" Seno mengerem mobilnya


"kenapa kamu berteriak?"


"Hem.. apa benar Alex masih hidup" ucap Zoya


"kenapa apa kamu mau bersama dengannya lagi?" tanya Seno


"em..." Zoya hanya bergumam


"akan aku ikat kamu kalau sampai kamu mau kembali bersamanya lagi"ucap Zoya


"hey... apa kamu gak mau meminta aku untuk tetap bersamamu , kenapa malah mengancamku seperti itu...kamu laki laki yang aneh.." ucap Zoya


"kamu itu bukan wanita yang bisa di beri ucapan manis, buktinya orang tadi bicara manis dan mati" ucap Seno sambil melanjutkan perjalananya


"ya..mungkin benar juga kata kamu.." ucap Zoya sambil terdiam melamun agak lama


"hey..apa kamu benar benar akan bersama lagi dengan dia?" tanya Seno dengan berpura pura biasa


"em.. aku tidak tahu, tapi yang jelas sekarang aku ini istri kamu" ucap Zoya setengah melamun


seno tersenyum mendengar jawaban Zoya, dia membiarkan Zoya diam untuk berfikir.


'kamu sedang melamun, kamu mengucapkan hal itu, aku berharap kata kata itu muncul dari hati dan pikiranmu zo' batin Seno senang


merekapun sampai di rumah, dan ternyata tertidur. seno pun menggendongnya ke kamar..

__ADS_1


"sayang tidurlah dengan nyenyak, jangan berfikir terlalu banyak.. aku akan mengurus semuanya untuk kamu, aku tidak akan membiarkan siapapun mengganggu mu." ucap Seno lalu mencium kening Zoya


lalu seno meninggalkan kamar itu.


Zoya tersenyum..


lalu kemudian dia tidur lagi..


****


di ruang baca Seno.


seno menelpon Felix


"Lix, apa kamu sudah mengurus semuanya?" tanya Seno


"sudah bos, tapi ada beberapa yang menghalangi sepertinya mereka menantang kita"


"lakukan apa pun.. aku mau semua rencana ini segera selesai, aku tidak bisa menunggu terlalu lama" ucap Seno


"baik bos.."


"Tut.." Seno mematikan telponnya.


"ini semua hanya demi seorang wanita... oh.. Zoya.. Zoya.. hahaha" ucap Seno sambil menertawakan dirinya sendiri


malam itu Seno menatap wajah Zoya lekat.. seakan akan akan Zoya akan menghilang dari pandangan matanya jika sampai dia berkedip..


"aku tidak akan memberi kesempatan siapa pun mencuri hatimu zo, walaupun sedikit saja.." ucap Seno mengakhiri malam


malam itu Seno tidur dengan memeluk Zoya erat..


*************************


keesokan paginya.. alarm berbunyi....


"tringggggg⏰"


"klak.."Seno mematikan alarm itu


"kemana wanita itu kenapa alarm ini berbunyi" ucap Seno mengucek matanya dia melihat pukul 7


seno pun bangun dari tempat tidurnya dan menuju ke dapur, tapi dia tidak menemukan Zoya


"heh, kemana wanita itu?" gumam Seno.


lalu dia ke meja makan dan membuka penutup makanan Disana, ada surat di bawahnya.


**hey tuan yang bangunnya kesiangan, kamu cepat makan aku berangkat kerja duluan.. ada urusan di kantor.


catatan: aku hanya membuat telur dadar dan roti aku sudah terlambat bye...😋* tulis Zoya*


seno tersenyum


"rumah ini pasti sepi jika kamu pergi.." ucap Seno..


di kantor Zoya


"haciuuuuuuuuuu" Zoya bersin


"siapa yang membicarakan ku". ucap Zoya..

__ADS_1


bersambung 🍁


__ADS_2